Buku Remember Me! (Manangkap Gagasan, Menuliskan di Kompasiana)

 

Penulis Irham WP
Institusi
Kategori Buku Umum
Bidang Ilmu Bahasa dan Sastra
ISBN 978-623-02-4714-9
Ukuran 20×29 cm
Halaman viii, 75 hlm
Ketersediaan Pesan Dulu
Tahun 2022

Rp 142.000

Pembelian bisa menggunakan beberapa cara berikut ini.

Deskripsi

Bagikan

Sinopsis Buku Remember Me! (Manangkap Gagasan, Menuliskan di Kompasiana)

Buku Remember Me! (Manangkap Gagasan, Menuliskan di Kompasiana)

Hubungan bilateral Indonesia-Singapura saat ini sedang memanas, meskipun hal tersebut merupakan hal yang lumrah dikaitkan dengan masalah sensitifitas politis dikarenakan politik ganyang Malaya atau konfrontasi antara Indonesia-Malaysia pada tahun 1963-1965. Saat itu Singapura masih belum memisahkan diri dari wilayah Malaysia.

Pada saat konfrontasi mencapai puncaknya, pada tanggal 8 Maret 1965, ada 3 (tiga) anggota marinir TNI AL yang mendapatkan perintah operasi militer di Singapura. Tujuannya adalah membebaskan Singapura dari Neo-kapitalisme dan imperialisme Inggris.

Mereka, Usman, Harun dan Gani bin Arup, berhasil masuk Singapura pada tanggal 10 Maret 1965 dan meledakkan McDonald House, 3 (tiga) tewas dan lainnya mengalami luka-luka. Setelahnya, Usman dan Harun lari melalui jalur pantai dengan perahu motor yang berhasil disergap patroli AL Singapura 13 Maret 1965, sementara Gani yang kabur melalui jalur lain selamat memasuki wilayah Indonesia.

Usman-Harun diadili di pengadilan Singapura dan dihukum gantung 17 Oktober 1968, dan sejak tanggal itu soeharto membekukan hubungan diplomatik dengan Singapura. Jenazahnya dikembalikan ke Indonesia dan dimakamkan di TMP Kalibata. Keduanya ditetapkan sebagai pahlawan nasional melalui Keputusan Presiden No 050/TK/1968. Pada 1973, PM Lee Kuan Yew menabur bunga di TMP Kalibata, mengakhiri hubungan dingin antara kedua negara.

Kini, muncul ketegangan diplomatik baru saat Singapura memprotes Indonesia saat penamaan sebuah Kapal Perang Indonesia (KRI) dengan nama Usman-Harun. Indonesia dianggap tidak memiliki sensitifitas bertetangga dan mengoyak luka lama. Singapura juga membatalkan undangan kepada 100 pejabat militer Indonesia dalam perhelatan 2014 Singapore Airshow. Singapura juga melarang KRI Usma-Harun masuk ke wilayahnya.

Buku yang berjudul REMEMBER ME! (Manangkap Gagasan, Menuliskan di Kompasiana), berisi 5 chapter dengan tema yang berbeda-beda. Tema-tema tersebut diambil dari kehidupan sehari-hari, seperti politik, ekonomi, lifestyle, humaniora, dan edukasi

Buku Remember Me! (Manangkap Gagasan, Menuliskan di Kompasiana) ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish.

Dapatkan buku-buku berkualitas hanya di Toko Buku Online Deepublish. Kami berfokus menjual buku-buku kuliah untuk Mahasiswa di seluruh Indonesia, dengan pilihan terlengkap kamu pasti mendapatkan buku yang Anda cari.

Kelebihan kami :

*Buku Baru
*Original
*Pengiriman Cepat
*Stok selalu tersedia
*Packing aman & rapi
*Garansi 100% jika produk rusak/cacat/tidak sesuai KAMI GANTI atau UANG ANDA KEMBALI

Informasi Tambahan

Berat 0,3 kg

Review

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Buku Remember Me! (Manangkap Gagasan, Menuliskan di Kompasiana)”
Tag Produk :