Perbedaan Penelitian Skripsi Kualitatif dan Kuantitatif

perbedaan penelitian skripsi kualitatif dan kuantitatif
toko buku kuliah

Kuasai Perbedaan Penelitian Skripsi Kualitatif dan Kuantitatif – Jika sebelumnya sudah mengulas tentang manfaat dan metode penelitian skripsi. Maka pada kesempatan kali ini akan mengulas tentang jenis penelitian skripsi. Ada yang belum tahu jenis penelitian skripsi itu aada apa saja sih? tenang, kita akan simak satu persatu di bawah ini

Jenis Penelitian Skripsi Kualitatif dan Perbedaannya Dengan Kuantitatif

Sedangkan yang disebut dengan jenis penelitian skripsi kualitatif adalah metode penelitian melakukan penelitian secara eksploratif. Sifat penelitiannya deskriptif atau menjelaskan, tentu saja menjelaskan menggunakana nalisis. Karena sifatnya penelitian ini adalah riset deskriptif, maka bersifat subjektif, dengan tetap mengunakan teori-teori. 

Dikatakan penelitian deskriptif karena dari cara penyampaian peneliti mengambarkan penemuan data yang ditemui di lapangan. Dimana pelaporan ini berdasarkan penilaian subjektivitas dari si peneliti. Meskipun subjektif, tetap dari ulasan atau analisis tetap dikomparasikan dengan teori yang ada. 

Jika terjadi perbedaan antara realitas dan teori, maka penulis dituntut untuk menemukan solusi atas masalah yang terjadi. Umumnya metode kualitatif lebih cocok digunakan untuk jenis penelitian yang sifatnya sosial. Misalnya meneliti perilaku, sikap di suatu masyarakat atau kelompok tertentu. atau meneliti tentang pola-pola nilai adat disuatu daerah tertentu. 

Baca juga : Apa Itu Metodologi Penelitian? Jenis, Contoh dan Kegunaannya

Karena jika dipaksanakan menggunakan metode kuantitatif dalam penelitian sosial, misal mempelajari hukum adat, akan sulit. Cocok dan pas-nya ya memang menggunakan jenis kualitatif. Karena dapat diteliti lebih menyeluruh dan lebih dalam. Dari segi hasil sekalipun, jenis penelitian skripsi kualitatif bisa mempelajari hubungan dan nilai yang berlaku di suatu kelompok atau daerah itu sendiri. 

1. Karakteristik jenis penelitian skripsi kualitatif 

Penelitian kualitatif disebut dengan metode fenomenologis atau metode post positivistic atau metode impresionistik. Adapun karakteristik dari penelitian kualitatif. Diantarannya menggunakan pola pikir induktif atau menggunakan pole pikir empiris dan rasioonal (bottom-up).

Karakteristik penelitian ini didasari pada peroleh data, bukan berdasarkan hipotesis. Itu sebabnya penelitian kualitatif bersifat subjektif. Penelitian yang menggunakan hipotesis adalah penelitian kuantitatif. 

2. Prosedur Penelitian Skripsi

Salah satu prosedur yang dilakukan lebih bersifat fleksibel. Secara garis besar wajib membuat rumusan masalah sebagai fokus penelitian, mengumpulkan data , menganalisis data, membuat rumusan hasil studi, dan menyusun kesimpulan. 

3. Jenis penelitian skripsi kualitatif 

Pada dasarnya ada banyak sekali jenis penelitian skripsi kualitatif. Diantarannya ada feonomenologi, etnografi, studi kasus, metode teori dasar, dan metode historis. Dimana dari masing-masing jenis tersebut memiliki kelebihan dan kelemahannya.  

4. Tahap Penelitian Skripsi Kualitatif 

Karena jenis ini berbeda dengan penelitian kuantitatif, maka terdapat pula tahapan dalam penelitian kualitatif. Diantarannya wajib untuk mengangkat permasalahan, memunculkan pertanyaan penelitian, mengumpulkan data yang relevan dan melakukan analisis data. Termasuk pula melakukan menjawa pertanyaan peneliti. 

Baca juga : Cara Membuat Kata Pengantar Skripsi Disertai Contohnya

Jenis Penelitian Skripsi Kuantitatif dan Perbedaan dengan Kualitatif

Jenis penelitian skripsi kualitatif adalah metode penelitian yang dilakukan secara terstruktur dan terperinci. Karena data atau penelitian sifatnya harus bisa di ukur, maka identic dengan penggunaan angka, tabel, diagram ataupun grafik. 

Penelitian Kuantitatif adalah penelitian yang cocok digunakan untuk sasaran penelitian yang memiliki fragmental, memiliki kecenderungan tetap dan bermensi tunggal. Maka jenis penelitian kuantitatif ini adalah solusinya. Cocok pula digunakan untuk penelitian yang variabelnya dapat diidentifikasi sekaligus dapat diukur. 

Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan rasional – empiris (top-down) atau yang menggunakan pola berfikir deduktif, jadi kebalikan dari penelitian kualitatif. Nah, buat kamu yang masih juga binggung, penelitian kuantitatif ini cocok untuk model penelitian yang menjelaskan fenomena bersifat umum menjadi lebih khusus. 

Sedangkan logika yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan logika positivistik atau objektif. Dari segi penelitian pun dilakukan mengikuti prosedur yang sudah dirancang. Oh iya, penelitian kuantitatif memposisikan peneliti terpisah dari objek penelitian, tujuannya agar tidak melahirkan subjektifitas dari dalam si peneliti. 

1. Prosedur Penelitian Kuantitatif

Karena metode ini berbeda dari metode penelitian kualitatif. Maka penelitian Kuantitatif pun juga memiliki prosedur tersendiri. Lantas prosedur apa saja yang harus dipersiapkan sebelumnya?

Pertama perlu dibuat identifikasi permasalahan, kedua perlu studi literatur terlebih dahulu, ketiga baru mengembangkan kerangka kosep dan keempat dilanjutkan dengan proses identifikasi dan definisi variabel, membuat atau menjawab pertanyaan dan membuat hipotesis. Kelima, lakukan pengembangan desain penelitian dan lakukan teknik sampling. 

Barulah masuk poin ketujuh adalah proses pengumpulan dan kuantifikasi data. Disertai dengan analisis data dan interpretasi dan komunikasi hasil penelitian. Setidaknya cara pada penelitian kuantitatif lebih terukur.

2. Tipe Penelitian skripsi Kuantitatif

Seperti halnya penelitian kualitatif yang memiliki beberapa tipe penelitian. Pada penelitian Kuantitatif juga memiliki rancangan atau design dalam melakukan penelitian. Ada penelitian deskriptif, penelitian korelational, penelitian kausal komparatif, penelitian tindakan, penelitian perkembangan dan penelitian eksperimen. dimana dari masing-masing tipe tersebut kamu bisa memilihnya. 

3. Metode Penelitian Skripsi Kuantitatif

Metode penelitian kuantitatif ada istilah yang disebut proses logico-hypothetico-verifikatif yang harus mengikuti beberapa langkah seperti wajib terdapat perumusan masalah dan penyusunan kerangka berfikir. Kerangka berfikir inilah yang dapat digunakan sebagai penyusunan hipotesis dari argumentasi yang nantinya akan menjelaskan hubungan yang akan diteliti. 

tidak hanya itu, diperlukan pula perumuhan hipotesis dan pengujian hipotesis. Sebelum akhirnya masuk pada penarikan kesimpulan yang akan mengarahkan pada hasil hipotesis tersebut akan diterima atau ditolak.

Itulah dua jenis penelitian skripsi yang bisa kamu dalami untuk mematangkan metoe apa yang akan kamu ambil. Terkait dengan metode yang digunakan, sekali lagi perhatikan objek penelitian yang akan kamu ambil. Apakah akan fokus pada tema yang sifatnya sudah bisa di ukur? Atau ingin meneliti pada objek yang sifatnya tidak bisa diukur. 

Kelebihan dari masing-masing jenis penelitian skripsi di atas hanya perkara waktu dan proses pengambilan data di lapangan. Dari segi waktu, penelitian kuantitatif waktu bisa didesain berapa lama dan kapan penelitian akan berakhir. Semakin cepat pengambilan data, maka semakin cepat hasilnya. 

Sedangkan jika kamu mengambil penelitian kualitatatif relative memakan waktu lebih lama. karena di faktor proses observasi yang tidak hanya memakan waktu seminggu atau sebulan. Belum lagi jika nanti ada koreksi dan diperlukan pengambilan data observasi ulang. Maka waktu yang akan diperoleh pun juga akan lebih lama daripada normalnya. 

Baca juga : 6 Manfaat Penelitian Skripsi Yang Wajib Kamu Tahu

Nah, dari dua jenis penelitian skripsi di atas, jenis manakah yang paling cocok dengan keinginan dan target kamu menyelesaikan skripsi? Tentu saja jawabannya pun bervariasi. Karena setiap peneliti memiliki kemampuan dan kelebihannya sendiri-sendiri. Minimal kamu sekarang sudah mengetahui perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif bukan?

Nah, buat peneliti yang mual dengan pengolahan angka dan statistic secara berlebihan, bisa mengambil kualitatif. Sebaliknya, bagi peneliti yang suka dunia per-angka-an dan lebih senang efektivitas waktu, akkan memiliki jenis penelitian skripsi kuantitatif. 

Nah, semoga ulasan di atas memberikan banyak gambaran jenis penelitian skripsi yang pas dan sesuai dengan kamu. Selamat menyelesaikan skripsi, semoga selesai tepat waktu.

Baca juga artikel berikut ini :

Butuh Buku Referensi untuk Mengerjakan Skripsi? Dapatkan di Deepublish ! Kualitas Terjamin dan Stock Pasti Tersedia.

Pondok Djawara Deepublish
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang