VOUCHER DISKON DEEPUBLISH

Pengertian Subjek Penelitian : Perbedaan dengan Objek dan Contoh

subjek-penelitian
toko buku kuliah

Pengertian Subjek Penelitian : Perbedaan dengan Objek dan Contoh – Barangkali kalian sedang melakukan penelitian? Mulai mengerjakan laporan penelitian?

Atau masih dalam tahap awal dan itu mengerjakan outline penelitian?

Lalu sampailah pada menentukan subjek penelitian

dan bingung apa yang dimaksud dengan subjek penelitian?
Apa saja contohnya? Apa bedanya dengan objek penelitian?

Tenang, ayo baca artikel berikut ini.

Pengertian Subjek Penelitian

Subjek penelitian adalah :

“batasan penelitian dimana peneliti bisa menentukannya dengan benda, hal atau orang untuk melekatnya variabel penelitian”.

Pengertian ini berdasarkan buku yang ditulis oleh Suharsimi Arikunto berjudul : “Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik” tahun 2016.

Buku Suharsimi ini cukup populer karena dikutip oleh banyak mahasiswa Indonesia untuk skripsi. Tidak hanya itu, tulisannya dikutip sejak 1998 dan diperbarui lagi selama beberapa kali.

Menentukan dan menata subjek penelitian sejak awal penelitian itu penting.

Hal ini dikarenakan penting bagi peneliti untuk mengetahui apa atau siapa yang akan memberikan peneliti data dan informasi.

Sederhananya begini, kalau peneliti hendak melakukan penelitian,
maka sebelumnya dipastikan sudah memiliki data awal,
yang membuat mereka memilih topik tersebut untuk diteliti.

Sumber data awal ini bisa menjadi subjek penelitian.

Dari uraian di atas, subjek penelitian dapat diartikan :

“sebagai baik benda, hal, atau orang yang memberikan peneliti data atau informasi”.

Teknik Pengumpulan Data

Lantas bagaimana cara mendapatkan data dari subjek penelitian?

Pertanyaan tersebut dapat dijawab menggunakan teknik pengumpulan data.
Menurut Sugiono dalam bukunya :

“Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D” tahun 2008, ada empat teknik pengumpulan data :

1. Wawancara

Metode ini dapat dilakukan dengan menggunakan wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.

Perbedaannya, dalam wawancara terstruktur :

berarti peneliti sudah mempersiapkan pertanyaan sebelum memulai wawancara narasumber atau subjek penelitian

Baca juga : Contoh Daftar Pustaka dari Buku, Makalah, Jurnal, Internet dan Wawancara

2. Observasi

Metode ini dilakukan dengan menggunakan panca indera peneliti untuk melihat, mengawasi lingkungan atau situasi penelitian.

Data yang didapat dari metode ini berupa ruang (tempat), waktu, pelaku, kegiatan, peristiwa, dan perasaan.

3. Dokumentasi

Metode ini sifatnya sebagai komplemen hasil penelitian. Artinya data yang didapat dari teknik ini berfungsi mendukung penelitian.

Bentuk data dari teknik ini adalah sumber tertulis, film, foto atau gambar, karya-karya monumental, yang dapat mendukung tujuan peneliti.

4. Gabungan / Triangulasi

Peneliti mengumpulkan data dan sumber yang sudah ada sebelumnya.

Peneliti tidak hanya mengumpulkan data melalui subjek penelitian, tetapi juga sekaligus menguji kredibilitas data.

Misalnya dengan menggunakan observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan sekaligus

Cara Menentukan Subjek Penelitian

Sebelum melaksanakan pengumpulan data,

seperti yang sudah disampaikan di atas, kalian perlu menentukan subjek penelitian.

Bagaimana menentukan atau memperoleh subjek penelitian?

1. Tentukan individu atau kelompok individu

yang menurut kalian bisa memenuhi topik dan tujuan penelitian dengan teknik sampling

2. Meminta izin subjek penelitian
Dengan cara menghubungi mereka, Setelah mendapatkan izin dari subjek penelitian, kalian sudah bisa melaksanakan pengumpulan data.

Menggunakan teknik pengambilan data yang sudah kalian pilih.
Ketika subjek dan objek penelitian sudah ditentukan,

proses penelitian kalian akan lebih mudah tentunya,

Karena dua komponen krusial dalam penelitian sudah kalian tetapkan.

Apa itu Objek Penelitian?

Hubungan subjek dan objek penelitian ini tidak dapat dipisahkan.
Menurut Suharsimi Arikunto : objek penelitian adalah variabel atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian.

Sedangkan subjek penelitian merupakan tempat dimana variabel melekat.

Oleh sebab itu, meskipun artikel ini membicarakan tentang subjek penelitian,

tetapi perlu juga untuk mengingatkan pentingnya komponen lain dalam penelitian yaitu objek penelitian.

Perbedaan Subjek Penelitian dengan Objek Penelitian

Supaya tidak keliru, kalian perlu mengetahui perbedaan subjek dan objek penelitian.

Maka, apa bedanya subjek penelitian dan objek penelitian?

Tentu saja berbeda.

Subjek penelitian berarti :

siapa atau apa yang bisa memberikan kalian informasi dan data untuk memenuhi topik penelitian kalian.

Sedangkan objek penelitian berarti :

masalah yang kalian teliti.

Misalnya kalian akan meneliti penyebab banjir di suatu daerah. Subjek penelitiannya adalah masyarakat yang tinggal di daerah tersebut.

Objek penelitiannya adalah masyarakat jika kalian sebagai peneliti melihat masyarakat sebagai masalah.

Objek penelitian lainnya bisa jadi faktor-faktor non manusia yang menyebabkan banjir.

Hal ini dikarenakan dalam penelitian sosial,

masyarakat bisa menjadi keduanya, baik objek maupun subjek penelitian.

Contoh Subjek Penelitian

Mungkin kalian butuh beberapa contoh subjek penelitian lainnya?

Untuk lebih memahami subjek penelitian. simak beberapa contoh subjek dalam beberapa penelitian berikut :

1. Dalam penelitian fenomena pendapat pemustaka tentang kinerja pegawai perpustakaan suatu universitas,

Subjek penelitian dalam kasus ini adalah mahasiswa dari universitas tersebut

2. Meneliti peraturan pemerintah nomor tertentu
tentang pemberian dana kesejahteraan untuk meningkatkan kinerja pemerintah tersebut.

Dari topik tersebut, subjek penelitiannya dapat diambil dari beberapa pegawai pemerintah di daerah tersebut.

Peneliti dapat menggunakan ketiga teknik pengumpulan data untuk sumber data yang sama.

Sehingga jika memiliki 10 subjek penelitian, maka dilakukan 10 wawancara, observasi, dan dokumentasi

3. Contoh Subjek Penelitian mengenai upaya pengelola sebuah PAUD dalam membangun lembaganya agar berkarakter.

Subjek penelitian dari topik ini adalah pengelola PAUD tersebut, pendidik, dan orang tua.

Pengumpulan dapat dilakukan secara bersamaan.

Meskipun ada murid-murid PAUD, dalam penelitian ini tidak bisa digolongkan sebagai subjek penelitian.

Hal ini dikarenakan pada prinsip subjek penelitian :

yang mana subjek penelitian dipilih berdasarkan apakah bisa memenuhi tujuan penelitian atau tidak.

Melakukan penelitian bisa menjadi tugas yang menantang dan terlihat sulit untuk kalian,

yang belum pernah melakukannya atau yang belum terbiasa.

Proses penelitian melewati berbagai tahap dan dilakukan secara terstruktur.

Terutama bagi para mahasiswa yang sejak awal masuk kuliah, sudah dihadapkan pada tugas penelitian.

Kalian akan disodori setidaknya tugas untuk membuat makalah di setiap mata kuliah sejak semester pertama.

Melalui tugas tersebut, kalian sudah mulai melakukan penelitian pada lingkup yang kecil.

Tingkat kesulitannya cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya semester kalian.

Skripsi! Pada akhirnya kalian akan menulis skripsi sebagai syarat kelulusan.

Jika kalian sudah belajar tentang metode penelitian dan membiasakan penulisan laporan penelitian yang baik,

kalian cenderung akan lebih mudah dalam mengerjakan skripsi…

….setidaknya dari segi memahami metode penelitian dan penulisan laporan penelitian.

Jadi, jangan coba-coba kalian mengabaikan atau menyepelekan tugas membuat makalah ya!

Baca Juga : Perbedaan makalah dan proposal

Jika kalian masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut tentang:

kalian bisa membaca berbagai referensi yang ada Blog Deepublish ataupun buku metodologi penelitian.

Tetapi jika kalian membutuhkan tuntunan atau penjelasan yang lebih menyeluruh mengenai pengertian subjek penelitian, kalian bisa membaca rekomendasi buku berjudul “Metode Penelitian Kualitatif”.

Ditulis oleh Iwan Setiawan, S.Kom., M.Kom., Ariansyah, S.Kom., M.Kom., dan Yuntari Purbasari, S.Kom., M.Kom. Buku ini menjelaskan setiap komponen yang ada dalam laporan penelitian, khususnya penelitian kualitatif. Penjelasannya yang ringkas tapi rinci akan sangat membantu kalian yang hendak melakukan penelitian.

Sehingga selain bisa memahami lebih jauh tentang subjek penelitian, kalian juga bisa belajar tentang penulisan laporan penelitian kualitatif secara menyeluruh. Oleh sebab itu, tidak hanya dari penelitian, buku ini juga bisa mendampingi proses penulisan laporan penelitian kalian. Selamat membaca dan mempelajari subjek penelitian, ya. (Ana W, Ridwan Karim)

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang