Pengertian Antologi Puisi: Ciri-Ciri, Struktur dan Contoh

pengertian antologi puisi
toko buku kuliah
Bagikan

Pengertian Antologi Puisi – Seringkali, sebagai penikmat karya sastra berupa puisi kita kesulitan mencari kumpulan puisi yang memiliki tema serupa. Ketika teman-teman merasa kesulitan mencari puisi dengan tema serupa, antologi puisi bisa jadi solusinya.

Banyak yang belum tahu mengenai pengertian antologi puisi atau apa saja isinya sehingga banyak yang masih kesulitan mencari puisi dengan tema yang sama.

Pengertian antologi puisi merupakan sebutan bagi buku yang berisi kumpulan-kumpulan puisi. Adanya antologi puisi ini bisa dijadikan salah satu pilihan ketika pembaca atau penikmat puisi ingin menikmati karya sastra puisi dengan cara yang berbeda karena di antologi puisi, terdapat berbagai kumpulan puisi.

Pengertian Antologi Puisi

Lalu apa itu antologi yang terdapat di dalam antologi puisi? Secara harfiah, antologi yang terdapat di dalam antologi puisi berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘karangan bunga’ atau ‘sekumpulan bunga’.

Antologi di dalam antologi puisi adalah sebuah kumpulan dari karya-karya sastra atau istilah populernya disebut sebagai ‘bunga rampai’.

Sementara itu, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti dan pengertian antologi di dalam antologi puisi adalah kumpulan karya tulis pilihan dari seorang atau beberapa orang pengarang. Antologi memiliki arti di dalam kelas nomina atau kata benda, sehingga antologi dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Awalnya, definisi antologi yang terdapat pada antologi puisi memiliki definisi mencakup kumpulan puisi, termasuk di dalamnya yaitu syair dan pantun yang dicetak dalam satu volume.

Namun kemudian antologi di dalam antologi puisi atau antologi lainnya juga dapat diartikan sebagai kumpulan karya sastra lain seperti, cerita pendek, novel pendek, prosa, dan lainnya.

Dalam pengertian modern, pengertian antologi kemudian berkembang menjadi kumpulan karya musik oleh seorang artis, kumpulan cerita yang ditayangkan di dalam radio dan televisi juga termasuk bagian dari antologi.

Tujuan Antologi Puisi

Jika kata antologi di dalam antologi puisi berarti kumpulan dari karya-karya sastra atau bunga rampai, maka antologi puisi merupakan kumpulan puisi-puisi pilihan yang dijadikan di dalam satu buku. Jadi, bisa diartikan bahwa pengertian antologi puisi merupakan kumpulan puisi yang dihasilkan oleh beberapa orang penyair.

Biasanya, antologi puisi disusun dari berbagai puisi yang dibukukan menjadi satu buku. Sehingga yang dimaksud dengan antologi puisi adalah kumpulan dari berbagai karya puisi dan dijadikan satu menjadi satu buku. 

Antologi puisi juga biasanya terdiri dari berbagai karya puisi dari seorang pengarang atau beberapa pengarang yang disusun menjadi buku yang terikat irama, mantra, rima, dan penyusunan baitnya.

Meski demikian, karya-karya yang dimuat sebagai antologi puisi tidak boleh asal-asalan. Hanya karya-karya pilihan yang dijadikan satu menjadi antologi puisi.

Misalnya puisi karya Kahlil Gibran yang merupakan seorang seniman, ia memiliki banyak karya sastra berupa puisi. Namun tidak semua karya puisi milik Kahlil Gibran dimuat di dalam antologi puisi. Hanya beberapa karya pilihan milik Kahlil Gibran yang terpilihlah yang dimuat di dalam antologi puisi.

Ada pula antologi puisi campuran yang mana dalam satu buku memuat beberapa karya puisi dari banyak penulis. Misalnya di dalam buku antologi puisi tersebut memuat puisi karya Chairil Anwar, Kahlil Gibran, Sapardi Djoko Damono, Asrul Sani, dan para seniman lainnya.

Ciri-Ciri Antologi Puisi

Sebagai pembeda dengan antologi lainnya, antologi puisi memiliki ciri-ciri yang membedakan antologi tersebut merupakan antologi puisi. Di bawah ini merupakan ciri-ciri dari antologi puisi.

  1. Terdiri dari banyak puisi.
  2. Ditulis oleh satu pengarang atau bisa lebih dari satu pengarang.
  3. Karya-karya yang dimuat merupakan karya sastra puisi pilihan.
  4. Memiliki tema yang sama atau terpadu.

Unsur Antologi Puisi

Selain memiliki ciri-ciri sebagai pembeda antologi puisi dan antologi lainnya, antologi puisi juga memuat unsur-unsur yang membangun sebuah antologi puisi.

Di bawah ini merupakan unsur-unsur yang terdapat di dalam antologi puisi. Ada dua unsur yang terdapat di dalam antologi puisi yakni unsur ekstrinsik dan unsur intrinsik.

Unsur Ekstrinsik Antologi Puisi

Unsur ekstrinsik yang ada di antologi puisi biasanya ada tiga macam.

1. Biografi

Biografi memuat tentang riwayat hidup penyair atau sastrawan yang menulis atau menciptakan puisi di dalam antologi puisi tersebut.

2. Nilai

Antologi puisi juga biasanya memuat mengenai nilai atau amanat yang terdapat di dalam karya puisi yang dibukukan. Nilai yang dimuat di dalam antologi puisi misalnya nilai adat istiadat, nilai sosial, nilai ekonomi, dan nilai lainnya.

3. Kemasyarakatan

Di dalam antologi puisi juga mungkin memuat bagaimana situasi yang terjadi saat kumpulan puisi tersebut dibuat atau disusun menjadi antologi puisi.

Unsur Intrinsik Puisi

1. Tema

Tema yang terkandung di dalam antologi puisi diartikan bahwa dalam karya tersebut berisi mengenai gagasan yang menjadi pokok bahasan atau hal-hal yang dapat dikomunikasikan penulis melalui karya yang ia ciptakan. Di dalam antologi puisi ini, puisi yang disusun biasanya memiliki tema yang sama atau relevan.

Misalnya mengenai cinta, sejarah, dan lain sebagainya.

2. Tipografi

Unsur yang terdapat di antologi puisi selanjutnya adalah tipografi. Tipografi merupakan tatanan dari unsur-unsur dari puisi kemudian dapat disebut sebagai ukiran bentuk puisi yang diciptakan atau disusun atau mudahnya merupakan susunan bentuk fisik dari puisi.

Tipografi biasanya berhubungan dengan tatanan larik, bait, kata, frasa, kalimat, atau bunyi yang terdapat di dalam puisi. Semuanya membantu suatu wujud fisik dari sebuah puisi yang mampu menggambarkan rasa, suasana, dan isi di dalam puisi tersebut.

3. Nada

Nada yang terdapat di antologi puisi merupakan sikap penyair atau pengarang terhadap penonton atau pendengar karya puisinya. Misalnya, nada diciptakan untuk meyakinkan atau mempengaruhi sikap dari penonton dan juga memberi nasihat dan nilai di dalam puisi yang ingin disampaikan pada penonton atau pendengar.

4. Amanat

Amanat yang terdapat di dalam antologi puisi merupakan mandat atau pesan yang terkandung di dalam puisi dan diciptakan saat penyair atau pengarang tersebut menulis puisinya. Amanat juga biasanya sebagai motivasi atau pendorong bagi penyair atau pengarang dalam menulis puisinya.

5. Enjambemen

Salah satu unsur antologi puisi adalah enjambemen. Enjambemen merupakan pengulangan frasa atau kalimat di dalam larik yang kemudian diturunkan dari kalimat di akhir baris sebelumnya. Kalimat ini atau pemotongan enjambemen digunakan untuk dapat memberikan kendali atas umpan atau bagian tertentu di dalam puisi tersebut.

Daftar Reseller Buku

Selain memberi kendali atas umpan di bagian puisi tertentu, enjambemen juga digunakan sebagai penghubung antara suatu bagian dengan bagian sebelumnya atau bagian sesudahnya yang ditulis.

6. Perasaan

Perasaan atau feeling yang merupakan unsur antologi puisi yang dituangkan melalui sikap penyair atau pengarang terhadap tema yang ia angkat di dalam puisinya. Misalnya perasaan bahagia, sedih, bimbang, simpatik, dan lain sebagainya.

Perasaan yang dituangkan penyair atau pengarang tersebut juga biasanya ia jabarkan secara eksplisit di dalam karya sastra puisinya.

7. Verifikasi atau Rima

Verifikasi atau rima di dalam antologi puisi merupakan bagian dari puisi yang terdiri dari rima dan ritma. Rima merupakan persamaan bunyi pada bagian tengah, bagian awal, maupun di bagian akhir puisi. Sementara ritma adalah panjang-pendek, tinggi-rendah, serta kuat-lemahnya bunyi di dalam puisi.

8. Citra atau Imaji

Citra atau imaji di dalam antologi puisi merupakan gambaran imajinasi atau angan-angan penyair atau pengarang puisi. Setiap gambar dari angan-angan atau imajinasi dari penyair atau pengarang disebut sebagai istilah imaji.

9. Gaya Bahasa

Tak hanya di dalam karya sastra lainnya, di antologi puisi juga memiliki gaya bahasa yang khas. Gaya bahasa di dalam antologi puisi merupakan majas atau kiasan yang digunakan oleh penyair untuk menunjukkan makna konotasi sesuai dengan isi yang ingin ia sampaikan melalui puisinya.

10. Diksi

Diksi di dalam antologi puisi merupakan pemilihan kata-kata yang digunakan oleh penyair atau pengarang di dalam menulis sebuah puisi.

11. Akuilirik

Terakhir, unsur yang terdapat di dalam puisi merupakan akuilirik. Akuilirik merupakan sosok yang berperan sebagai tokoh ‘aku’ di dalam puisi. Yang mana dalam hal ini adalah penulis puisi itu sendiri.

12. Kata Konkret

Di dalam antologi puisi juga terdapat kata konkret. Kata konkret di dalam antologi puisi berisi merupakan bagaimana penggunaan kata-kata yang tepat atau diksi yang baik atau bermakna denotasi oleh penyair atau pengarang puisi.

Nah, semoga penjelasan tentang pengertian antologi puisi diatas dapat dipahami dengan jelas dan bermanfaat untuk pengetahuan kalian semuanya. Nih ada rekomendasi buku antologi puisi yang bisa kamu baca pastinya.

Manfaat Menulis atau Menyusun Antologi Puisi

Sudah tau ciri-ciri dan pengertian antologi puisi kan, nah lanjut kebagian menyusun Antologi ya. Tentu saja menulis atau menyusun antologi puisi, terdapat manfaat yang bisa diambil oleh penyair atau pengarang tersebut. Berikut ini merupakan manfaat menulis atau menyusun antologi puisi.

1. Mendapat Ilmu Menulis

Menulis antologi puisi bagi penyair atau pengarang memiliki ilmu yakni mendapat ilmu menulis. Hal ini karena penyair atau puisi yang terlibat di dalam antologi puisi tentu dari berbagai ragam latar belakang. Ada yang sudah berpengalaman menulis, ada pula yang baru mulai menulis atau masih belajar menulis.

Oleh sebab itu, menulis atau menyusun antologi puisi bisa jadi ajang untuk berbagi ilmu antarpenulis. Misalnya mengenai detail teknis di yang diinformasikan mengenai karya puisi, penggunaan tanda baca yang tepat, review karya dan genre buku, dan masih banyak lagi.

2. Melatih Kesabaran dan Motivasi

Menulis atau menyusun antologi puisi juga mendorong penyair atau penulis melatih kesabaran dan motivasi diri masing-masing. Tak jarang, penyair atau pengarang merasa bosan, malas, dan menemui jalan buntu karena kurangnya semangat dan motivasi di tengah-tengah menulis.

Akhirnya, tenggat waktu yang ditentukan bisa tertunda atau bahkan tidak selesai karena ada peserta antologi puisi yang belum atau bahkan tidak menyelesaikan atau mengirim naskah. Oleh sebab itu, terlibat di dalam penyusunan antologi puisi sebaiknya dijadikan motivasi mengembalikan mood dan semangat untuk menulis.

Penyair atau pengarang puisi juga didorong memiliki kesabaran karena buku yang akan diterbitkan pasti melalui proses panjang meliputi penyutingan, pembuatan cover, antre di penerbit, hingga menanti buku tersebut terbit.

3. Promosi Antarpenulis

Antologi puisi ini juga dijadikan ajang promosi antarpenulis untuk mempromosikan karya sastra atau karya lainnya yang ia tulis. Hal ini karena bergabung atau terlibat dalam pengerjaan antologi puisi pasti menambah teman baru di dunia menulis. Tak jarang, para penyair atau pengarang kemudian berkenalan dan terjalinlah komunikasi yang bisa memberi peluang promosi.

4. Portofolio untuk Penyair

Terlibat di dalam penyusunan antologi puisi juga menjadi kesempatan emas untuk menambah portofolio bagi penyair atau pengarang. Ketika nama penyair atau pengarang ada di buku antologi puisi, maka ia dapat memasukkan keterlibatan tersebut di dalam portofolionya.

Struktur Buku Antologi Puisi

Buku antologi puisi juga memiliki struktur atau bagian-bagian yang harus ada di dalam sebuah buku agar dapat dikaitkan sebagai sebuah antologi puisi yang lengkap. Di bawah ini merupakan struktur buku antologi puisi yang perlu diketahui.

1. Cover

Cover untuk antologi puisi biasanya memuat judul buku antologi dan beberapa ilustrasi yang menggambarkan bagaimana isi di dalam buku tersebut. Cover didesain semenarik mungkin untuk menjadi strategi pemasaran serta bertujuan untuk menarik minat pembaca atau khalayak umum untuk membaca buku antologi puisi tersebut.

2. Kata Pengantar

Kata pengantar di dalam struktur antologi puisi biasanya berisi tentang rasa syukur, ungkapan terima kasih, serta beberapa kalimat penunjang lain yang digunakan para penyair atau pengarang untuk mengantarkan pembaca membaca ke dalam isi bukunya.

3. Daftar Isi

Terdapat pula daftar isi di dalam struktur antologi puisi yang berisi petunjuk bagi pembaca untuk mengetahui konten isi buku secara keseluruhan serta di mana letak halamannya.

4. Isi

Selanjutnya, adalah bagian terpenting dari antologi puisi yakni berisi kumpulan-kumpulan puisi pilihan dari satu atau lebih pengarang yang terkumpul di dalam buku antologi puisi.

5. Identitas Penulis

Di akhir buku antologi puisi, biasanya tercantum identitas penyair atau pengarang buku tersebut.

Tips Membuat Antologi Puisi

Tidak ada salahnya menyusun atau membuat antologi puisi. Terlebih bagi penyair atau pengarang yang sudah membuat karya terbaiknya. Para penyair atau pengarang pasti ingin selalu menghasilkan karya terbaik dan antologi puisi yang harapannya dapat diterima banyak orang.

Bagi pemula yang ingin membuat antologi puisi, banyak jalan yang harus dilakoni terlebih dulu agar menghasilkan antologi puisi yang baik dan mampu bersaing dengan antologi puisi lainnya. Berikut ini adalah tips membuat antologi puisi bagi pemula.

Baca Rekomendasi Buku Puisi: 7 Rekomendasi Buku Antologi Puisi

1. Mengumpulkan Karya Puisi

Penyair atau pengarang harus lebih dulu mengumpulkan puisi-puisi pilihan, baik dari satu atau lebih penyair atau pengarang yang menarik dan berpotensial disukai banyak orang. Puisi yang biasanya dipilih melalui puisi terbaik dari pengarang tersebut.

Jika ingin menggunakan puisi hasil karya sendiri, juga diperbolehkan.

Berapa pun jumlah penyair atau pengarang di dalam antologi puisi juga tidak akan jadi masalah. Bahkan, semakin banyak penyair atau pengarang, tak menutup kemungkinan antologi puisinya menjadi lebih unik dan menarik.

2. Menentukan Tema

Pilih tema yang diangkat pada buku antologi puisi yang sama atau relevan. Misalnya tema pendidikan, cinta atau asmara, sejarah, sosial budaya, dan lain sebagainya. Tema yang dipilih akan menjadi dasar untuk mengelompokkan dan memilih puisi yang sudah dikumpulkan.

3. Illustrasi dan Layouting

Cari bantuan profesional atau ahli yang sudah terbiasa membuat ilustrasi atau layout untuk membantu pembuatan buku antologi puisi yang akan dibuat demi meningkatkan daya tarik buku antologi puisi agar banyak peminat atau banyak yang tertarik membeli dan membaca buku antologi puisi tersebut.

4. Cari penerbit

Yaps, langkah selanjutnya adalah mencari penerbit yang bersedia menerbitkan buku antologi yang telah kamu susun dengan baik itu. Oh iya, apabila kalian ingin menerbitkan buku antologi, bisa banget di Penerbit Deepublish sebagai Penerbit Buku terbaik dan berkualitas.

5. Publikasikan antologi puisi

Terakhir terbitkan dan pastikan semua orang tau tentang karya yang disusun dengan cara berbeda dan menarik untuk menaikkan pangsa pasar.

Referensi Buku Antologi Puisi

Belajar jualan online
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang