fbpx

Butuh Panduan Riset? 2 Buku Metodologi Penelitian Ini Cocok Untukmu

Butuh Panduan Riset? 2 Buku Metodologi Penelitian Ini Cocok Untukmu – Akhir semester sudah waktunya untuk membuat laporan dan melakukan penelitian. Tentu saja di akhir semester bukan masa dan jamannya untuk main, hengout, atau kluyuran bersama geng kuliah kamu. Sekarang sudah waktunya fokus pada lembar kerja yang namannya skripsi.

Membicarakan proses penelitian membuat skripsi nih, apa sih yang paling kamu keluhkan? Pastinya sulit gimana sih mengambil data? Tidak tahu cara mengolah data? atau binggung cara mengawali menulis skripsi? Tenang, hal-hal semacam ini tidak hanya kamu yang merasakannya. Hampir semua pejuang skripsi semua merasakan masalah ini.

Memang saat kita menghadapi masalah, kita butuh solusi. Salah satunya membaca buku panduan metodologi penelitian. Tentu saja kamu tidak mau membeli skripsi hanya demi ijazah. Toh jika kita membeli skripsi, rasanya tidak afdol. Masak iya, kuliah bertahun-tahun akhirnya cuma beli skripsi. Kasihan orangtua kita yang menyekolahkan kita kan?

Sayang juga, karena ketika kita menerima ijazah tidak ada kepuasan dan kebanggaan atas kerja keras kita. Beda lo mengerjakan skripsi sendiri dengan beli. Nah, daripada saya ceramah panjang lebar, pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang buku panduan metodologi penelitian yang bisa kamu jadikan ikhtiar agar lebih mahir melakukan penelitian skripsi ataupun bentuk penelitian lainnya nih.

Buku Panduan Metodologi Penelitian – Meneliti Itu Tidak Sulit

Buku Meneliti itu

Buku pertama yang perlu kamu baca adalah buku karya Prof. Dr. Patrisius Istiarto Djiwandono. Buku berjudul meneliti itu tidak sulit ini menarik kamu baca. Setidaknya dari sisi judulnya, kamu akan diajak untuk mereset cara berpikir dan persepsi kita. Karena salah satu sumber hambatan dalam melakukan penelitian adalah persepsi dan pemikiran kita sendiri. Di dalam otak kita, sudah kita tanamkan bahwa meneliti itu sulit.

Sehingga, munculah rasa ketakutan-ketakutan baru yang muncul di dalam otak kota. Ketakutan-ketakutan baru yang kecil-kecil seperti inilah jika dikumpulkan, bisa menjadi besar. Dampaknya apa? Kita tidak percaya diri dan minder. Lah memikirkan aja takut, sudah pasti melangkah pun juga tidak berani. Oleh sebab itu, hilangkan pikiran negatif seperti ini. Hapus rasa takut dan lawan persepsi kamu. Karena pada dasarnya, kita hanya takkut pada pikiran sendiri.

Buku setebal 137 halaman ini menurut saya bagus dibaca. Setidaknya buku inilah yang ingin disampaikan oleh sang penulis. Buku ini mengajak kamu untuk menggali elemen-elemen utama dalam penelitian. Seperti yang kita tahu, ada banyak sekali aplikasi penelitian, ada skripsi, tesis, jurnal, dan masih banyak bentuk lainnya.

Sifat penelitian sebenarnya mencakup berbagai hal umum dalam ranah metodologi penelitian sosial. Jadi, buku ini pun bisa dinikmati oleh banyak kalangan. Mulai dari mahasiswa, dosen ilmiah dan buat kamu yang memang ingin memahirkan dalam melakukan enelitian.

Latar belakang dituliskan buku ini berangkat dari hal paling sederhana. Yaitu menemukan masalah penelitian. Nah, bagaimana trik dan tips membongkar itu semua? Kamu bisa dapatkanya langsung di bukunya. BUku bisa kamu dapatkan hanya di sini, harga dijamin ramah dompet.

Detail buku : 

Pengarang Prof. Dr. Patrisius Istiarto Djiwandono
Institusi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Ma Chung
Kategori Buku Referensi
Bidang Ilmu Sains & Teknologi
ISBN 978-602-280-651-6
Ukuran 15.5×23 cm
Halaman 137 hlm

Buku Panduan Metodologi Penelitian – Pendekatan Penelitian Kualitatif

Buku Pendekatan Penelitian

Buku Panduan Metodologi Penelitian yang kedua adalah karya Ajat Rukajat. Secara teori, pastinya kamu sudah sering mendengar macam penelitian yang bisa kamu gunakan bukan? Ada penelitian kualitatif dan ada penelitian kuantitatif. Nah, buku berjudul pendekatan penelitian kualitatif ini cocok buat kamu yang ingin mengenal metodologi ini.

Setidaknya buku ini membantu kamu semakin yakin akan menggunakan metodologi yang mana dan seperti apa langkah dan tindakannya. Pada umumnya, pendekatan penelitian kualitatif, waktu yang kita butuhkan lebih lama daripda menggunakan metodologi kuantitatif. Bisa mekan waktu lebih dari dua kali lamanya.

Karena metodologi kualitatif adalah metodologi penelitian yang sifatnya subjektifitas dari sampel atau objek yang kita teliti. Biasannya dari hasil laporan peneliannya pun lebih menarik, beragam dan berkembang. Jadi metodologi kualitatif ini memang cucuk buat kamu yang memiliki jiwa eksplore dan senang dengan proses.

Berbeda dengan penelitian kuantitatif digunakan buat penelitian yang proses penelitiannya lebih cepat dan yang pasti-pasti saja. Karena di sini kamu cukup melakukan penelitian di lapangan dan melakukan pengukuran. Jadi data yang didapatkan sifatnya objektif. Apa yang ditemukan, ya itulah yang dilaporkan.

Buku panduan metode riset kualitatif ini berjumlah 68 halaman. Meskipun tidaklah tebal, justru buku ini pas dan cocok buat kamu. Disana kita akan belajar tentang desain penelitan, mempelajari subjek penelitian serta teknik pengumpulan data.

Tentang pengumpulan data, kamu di sana akan dikenalkan banyak sekali metodologi, dari beberapa metodologi tersebut, kamu bisa memilih salah satu atau beberapa metodologi yang menurutmu pas dan cocok. Nah buat kamu nih yang saya singgung sebelumnya jika mengalami masalah binggung bagaimana meneliti, di buku ini juga dijabarkan dan dijelaskan langkah penelitian itu seperti apa.

Jadi, tidak perlu khawatir lagi skripsi kamu tidak selesai ya.
Mengingat menulis skripsi itu sangat baku dan dituntut untuk membuat analisa. Maka, kamu pun juga bisa mempelajari teknik analisa data di bab lima di buku ini. Termasuk juga kamu akan belajar bagaimana cara melakukan validasi hasil penelitian. Pokoknya dibab ini ada banyak poin menarik yang harus kamu kuasai.

Detail buku panduan : 

Pengarang Ajat Rukajat
Kategori Buku Referensi
Bidang Ilmu Pendidikan
ISBN 978-602-475-525-6
Ukuran 14×20 cm
Halaman viii, 68 hlm
Tahun Terbit  2018

Itulah dua buku pandauan metodologi penelitian yang bisa menjadi bahan referensi sekaligus sebagai penguat batin agar tidak ragu. Ingat, apa yang kamu rasakan bahwa kamu tidak bisa melakukan penelitian, tidak bisa menyelesaikan skripsi atau apapun itu. semuanya hanya rasa takut yang kamu tanam sendiri di dalam kognitif.

Tugas kamu hanya hilangkan, dan ubah mindset bahwa kamu bisa, meneliti itu mudah. Lawanlah rasa takut. Karena benar kata pepata di luar sana, musuh yang paling besar itu bukan melawan orang lain, tetapi melawan diri sendiri.

Baca juga : 6 Rekomendasi Buku Metodologi Penelitian

Nah, semoga dua rekomendasi buku panduan metodologi penelitian dan dengan selipan motivasi disetiap artikenlnya bisa membantu dan mengurangi rasa kekhawatiran kamu.

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang