Meredam Amarah dengan Menggambar

toko buku kuliah

Meredam Amarah dengan Menggambar – Daniel Goleman, penulis buku Emotional Intelegence (1995) menjelaskan pemicu marah yang paling umum adalah perasaan bahaya atau terancam. Ancaman yang dimaksud bukan saja berupa ancaman fisik langsung, melainkan seperti yang sering terjadi, berupa ancaman simbolik yang menyinggung harga diri atau martabat, misalnya diperlakukan tidak adil, dikasari, dicacimaki, diremehkan, frustrasi setelah mengejar target penting.

Profesor Edward Suarez dari Duke University di North Caroline , dalam jurnal Brain Behaviour and Immunity yang diulas oleh Reuters Health edisi 30 Maret 2007 . mengatakan bahwa Pria yang bertemperamen buruk dan mengalami depresi mempunyai risiko penyakit jantung, diabetes, atau hipertensi yang lebih tinggi. Namun, bila perilaku tersebut dapat mereka perbaiki, maka risiko untuk terkena berbagai penyakit tersebut pun dapat dikurangi

Menurut Prof. Sandra P. Thomas, dosen ilmu keperawatan dari Universitas Tennesse di Norkfils, AS, dan penulis buku Women and Anger, marah akan menjadi masalah bagi wanita bila sering muncul dan mengekspresikan marah tersebut dengan meledak-ledak akan beresiko terkenapenyakit jantung.

Bagaimana Meredam Amarah dengan Menggambar ?

Sebuah terapi alternatif untuk menghapus kemarahan yang terpendam pada masa lalu dan menanamkan nilai-nilai kesabaran. Bisa digolongkan kedalam art therapy.

Metodenya

Metodenya menggabungkan rileksasi, imajinasi , menggambar, warna, dan sugesti.

Hasilnya

Hasilnya akan sangat bergantung pada keseriusan setiap orang dalam mengikuti setiap tahapan dalam proses terapi. Setiap orang berbeda-beda kadar kemarahan terpendamnya, jadi hasilnya pun berlainan setiap orang. Tidak ada hasil yang seketika, tapi pelahan lahan akan kelihatan perbedaannya. Perlu keseriusa dan kesabaran menjalani terapi dan latihan mandiri setelah terapi untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca Juga : Menghindari Rasa Malas

Yang perlu disiapkan

Diperlukan motivasi dari dalam diri , sebuah buku gambar dan satu set crayon di tambah waktu luang kira-kira 1,5 jam.

Langkah pertama :

Duduk dengan posisi senyaman mungkin

Rileks kan semua anggota badan. sekarang

Pejamkan mata anda dalam hitungan ke tiga.

satu dua tiga..

Pejamkan sekarang.

Dengarkan aba aba

## membimbing anda memasuki pikiran anda sendiri.

Saat ini coba bayangkan sebuah pintu.

Pintu yang di depannya ada sebuah lampu penerangan sehingga anda bisa dengan jelas

Anda melihat nama anda di pintu tersebut.

Sudah melihatnya..

ayo sekarang bersama kita masuk ke dalam pintu itu. saya buka gagang pintunya.

Terbuka sekarang .

Ayo masuk.

Saya masuk dan anda juga ikut serta.

Sudah masuk ke dalamnya .

Sekarang kita berada dalam sebuah ruangan dengan cahaya putih yang tidak menyilaukan

Anda aman bersama saya. di depan sana ada sebuah pintu lagi.

Lihat pintu itu juga bertuliskan nama anda.

Mari kita menuju ke sana.

Saya membuka gagang pintunya. saya buka. anda masuk dan saya akan masuk lalu Menutup pintu ini.

Kita sudah di dalam sekarang.

Pemandangan saat ini siang hari di sebuah halaman rumah.

Pondok Djawara Deepublish

Kita berada di depan sebuah pintu gerbang rumah .di gerbang tersebut tertulis,

“selamat datang di rumah nama anda tertulis disana “

Ini rumah anda. ayo kita buka gerbangnya.

Anda menyimpan kunci gerbangnya dalam saku anda sekarang. coba anda ambil

Kuncinya dari dalam saku dan buka gerbang ini.

Sekarang ini kita berada di sebuah halaman yang luas di areal rumah anda.

Lihatlah ke sekeliling.

Halaman dengan rumput yang hijau di siang hari.

Anda bisa melihat pagar rumah di sekelilingnya.

Dan tentunya rumah anda yang megah di dalam areal properti ini.

Lalu sekarang saya akan menemani anda membangkitkan kemarahan terpendam yang ada Dalam diri anda.

Dimana letak kemarahan terpendam itu?

###

Lihatlah sekelilingnya. ada rumput yang hijau dihalaman. tapi di mana letak kemarahan terpendam anda ?

Kita harus memanggilnya.

Caranya adalah dengan memanggil kemarahan terpendam yang ada dalam jiwamu

Dengan kalimat yang akan saya tuntun , ikuti kata kata saya:

” aku memanggil kemarahan terpendam yang ada dalam jiwa dan pikiranku” 2x

Lalu lihatlah ke tanah di bawah anda.

Dari dalam tanah itu akan muncul sebuah pohon kecil yang

Lama-lama menjadi besar. biarkan saja.

Lihat dan perhatikan sampai pohon itu berhenti tumbuh.

Lihat seberapa besar batangnya. bentuknya, rimbun daunnya, lalu

Lihatlah akan muncul buah berwarna merah kehitaman di seluruh pohon itu.

Itu adalah buah kemarahan. lihat saja . biarkan.

Setelah itu gambarkan bagaimana rupa pohon kemarahan anda.

—– menggambar 1. pohon kemarahan

 

langkah kedua :

Setelah mengetahui pohon kemarahan anda. sekarang anda saya beri keranjang kosong. tugas anda adalah memetik buah kemarahan yang ada di pohon tersebut. masukkan ke dalam keranjang sampai penuh. boleh langsung dengan tangan atau pakai alat.

Terserah anda yang penting ambil buahnya dan masukkan ke dalam keranjang.

Jika sudah penuh satu keranjang itu.

Gambarlah sebuah lingkaran untuk mewakili keranjang itu dan pindahkan isi buah dalam Keranjang ke dalam lingkaran, dengan cara memenuhi lingkaran tersebut dengan warna. sampai penuh.

Lakukan …

gambar dua … (lingkaran)

lakukan sampai tiga kali …

(Cinthia Morris Sartono).

Baca juga : 

Marketing in Crisis: Marketing Therapy

Sumber

Pekalongan, Edy. Anger Management: Melalui Terapi Menggambar untuk Remaja dan Dewasa.

Pondok Djawara Deepublish
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang