VOUCHER DISKON DEEPUBLISH

15 Cara Menghindari Rasa Malas Yang Berlebihan

MENGHINDARI RASA MALAS
toko buku kuliah

15 Cara Menghindari Rasa Malas Yang Berlebihan – Rasanya banyak diantara kita yang mempunyai “penyakit suka menunda-nunda pekerjaan”. Penyakit ini, yang sebetulnya adalah kebiasaan. Seringkali disebabkan karena kita malas mengerjakan sesuatu. Malas bangun dari tempat tidur, malas pergi olahraga, malas menyelesaikan tugas kantor, dll.

Menurut penelitian, kebiasaan malas merupakan penyakit mental yang timbul karena kita takut menghadapi konsekuensi masa depan. Yang dimaksud dengan masa depan ini bukan hanya satu atau dua tahun kedepan tetapi satu atau dua menit dari sekarang.

Contohnya saja ketika malas bangun tidur, seseorang akan berkata dalam hati: “Lima menit lagi saya akan bangun”, tetapi kenyataannya orang tersebut akan berlama-lama di tempat tidur sampai akhirnya memang waktunya tiba untuk siap-siap pergi meninggalkan kasur.

Kebiasaan malas timbul karena kita cenderung mengaitkan masa depan dengan persepsi negatif. Menunda-nunda pekerjaan karena cenderung membayangkan setumpuk tugas yang harus dilakukan di kantor. Sayangnya, menunda-nunda pekerjaan pada akhirnya akan mengundang stres karena mau tidak mau suatu saat nanti tugas itu harus dikerjakan. Di waktu yang sama, juga mendapatkan banyak pekerjaan lainnya.

Dalam beberapa hal, mungkin kita akan kehilangan momen untuk berkembang ketika kita mengatakan “tidak” terhadap sebuah kesempatan yang telah diberikan oleh orang lain. Kita malas bertindak karena bayangan negatif tentang hal-hal yang nantinya akan memberatkan dalam hidup. Karena sudah menakutkan hal-hal yang negatif, akhirnya kesempatan itu tidak jadi diambil.

Cara Menghindari Rasa Malas Yang Berlebihan

Dalam artikel ini saya ingin memberikan solusi untuk mengatasi rasa malas. Solusi ini bisa kita praktekkan di tempat kerja ataupun lingkungan keluarga:

1. Ganti “Kapan Selesainya” dengan “Saya Mulai Sekarang”

Apabila kamu dihadapkan pada satu tugas besar atau proyek, sebaiknya kamu jangan berpikir mengenai rumitnya tugas tersebut dan membayangkan butuh waktu berapa lama menyelesaikan. Sebaliknya, fokuslah pada pikiran positif dengan membagi tugas besar tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Dengan bagian-bagian yang lebih kecil, kita akan mudah untuk menyelesaikannya. Ada pepatah yang bilang “Mulailah dari kecil karena semua yang besar dulunya juga kecil”.

Katakan setiap kali mulai bekerja : “Saya mulai sekarang”. Cara pikir ini akan menghindarkan kamu dari perasaan terbebani, stres, dan kesulitan. Kita membuat tugas didepan lebih sederhana dengan bertindak positif. Fokus kamu hanya pada satu hal, pada satu waktu, bukan pada banyak hal, pada saat yang sama.

2. Ganti “Saya Harus” dengan “Saya Ingin”

Berpikir bahwa kita harus mengerjakan sesuatu secara otomatis akan mengundang perasaan terbebani dan kita menjadi malas mengerjakannya. Kita akan mencari seribu alasan untuk menghindari tugas tersebut.

Satu cara yang bisa kita gunakan adalah mengganti “saya harus mengerjakannya” dengan “saya ingin mengerjakannya”. Pola pikir seperti ini akan menghilangkan mental dalam diri. Menerima bahwa kita tidak harus melakukan pekerjaan yang memang kita tidak mau mengerjakan. Kita mau mengerjakan tugas karena kita ingin mengerjakannya dengan tulus hati, bukan karena paksaan pihak lain.

Dalam hidup, kita selalu punya pilihan. Sebaiknya pilihan itu dipilih dalam keadaan sadar dan tidak merugikan orang lain. Intinya adalah tidak ada seorang pun di dunia ini yang memaksa kita untuk melakukan apa saja yang kita tidak mau lakukan.

Baca juga : 4 Cara Belajar Yang Efektif Untuk Mahasiswa

3. Kamu Bukan Manusia Sempurna

Berpikir bahwa kita harus menyelesaikan pekerjaan sesempurna mungkin akan membawa kita dalam kondisi mental tertekan. Akibatnya kita mungkin akan malas untuk memulainya. Kita harus bisa menerima bahwa kita pun bisa berbuat salah dan tidak semua harus sempurna.

Dalam konteks pekerjaan, kita punya kesempatan untuk melakukan perbaikan berulang kali. kita selalu bisa bernegosiasi dengan atasan untuk meminta waktu tambahan dengan alasan yang masuk akal. Mulai pekerjaan dari hal yang kecil dan sederhana, kemudian tingkatkan seiring dengan waktu. Berpikir bahwa pekerjaan harus diselesaikan secara sempurna akan membuat kita memandang pekerjaan tersebut dari hal yang besar dan rumit.

Saya harap tulisan ini berguna. Kemalasan merupakan sesuatu yang normal dalam hidup. Karena dia normal, maka dia pun bisa diatasi. Solusi diatas bisa menjadi awal untuk berpikir dan bertindak berbeda dari biasanya sehingga kita tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang hanya karena malas mengerjakannya.

Yakinlah bahwa tidak ada orang di dunia yang berhasil karena ia malas. Tidak usah berkecil hati lantaran kamu tidak pandai,  asalkan kamu rajin kamu juga bisa melakukannya.

4. Jangan Menunda Pekerjaan

Seringkali kita menunda-nunda pekerjaan, entah karena sibuk atau ada urusan lain yang menurut kita itu lebih penting. Namun, menunda-nunda pekerjaan justru akan membiasakan diri kita untuk bermalas-malasan, semisal saja dengan “mengerjakan tugas”.

Ketika kita menunda, “ah besok aja lah”. Itu akan mensugestikan kita bahwa besok aja tidak apa-apa, dan akan menjadi kebiasaan. Untuk itu lebih baik ketika ada pekerjaan yang bisa kita selesaikan sekarang, langsung kerjakan dan kita bisa fokus pada pekerjaan yang lain.

5. Miliki Tujuan

Cara menghindari malas yang selanjutnya adalah memiliki tujuan, banyak orang yang malas karena mereka tidak memiliki tujuan sehingga hidupnya tanpa arah dan terombang-ambing oleh arus kehidupan.

Ketika kita memiliki tujuan, langkah-langkah kita menjadi lebih jelas dan terarah. Kita tahu harus ngapain sekarang, dan kita punya rencana untuk masa yang akan datang.

6. Buat Chalange Untuk Diri Sendiri

Bagi sebagian orang tantangan akan membuat dirinya bekerja lebih keras lagi dan tidak malas-malasan. Chalange ini mirip seperti target, misal saja : Bulan ini aku harus dapat menghasilkan 100 juta rupiah. Maka orang tersebut akan berusaha keras untuk mencapainya, apalagi jika chalange itu dibagikan ke orang lain. Kita akan merasa bahwa ketika chalange itu tidak bisa kita capai, tentu akan malu bukan?

7. Makan Secukupnya

Mengapa makan dapat mempengaruhi malas atau tidaknya seseorang? Seringkali ketika kita sudah kekenyangan kita akan merasa ngantuk dan malas untuk menyelesaikan pekerjaan yang kita miliki.

Untuk itu sangat penting bagi kita agar tidak makan berlebihan, lebih baik makan secukupnya dan tidak sampai kekenyangan.

Baca juga : 5 Cara Menjadi Mahasiswa Berprestasi

8. Memotivasi Diri Sendiri

Motivasi akan membuat diri kita menjadi lebih bersemangat, apalagi kita tahu motivasi seperti apa yang kita butuhkan. Kita bisa memotivasi diri kita sendiri dengan cara membaca buku motivasi, mencatatnya di notes atau sekadar berbicara sendiri untuk memberikan semangat pada diri sendiri.

9. Buat Jadwal Rutin

Cara menghindari rasa malas yang selanjutnya adalah dengan membuat jadwal rutin. Jadwal rutin akan melatih kita pentingnya kedisiplinan dan membiasakan diri kita untuk selalu mengerjakan tugas dengan tepat waktu.

Kalian bisa mendisiplinkan diri sendiri, semisal dari jam 8 malam – 9 malam adalah waktu untuk belajar. Kemudian maksimal jam 11 malam harus tidur. Intinnya berlatih untuk selalu disiplin dan tepat waktu.

10. Kurangi Pemakaian Gawai

Gawai atau smartphone terkadang hanya membuat kita merasa malas untuk melakukan pekerjaan yang berfaedah seperti bisnis, ngerjain tugas, olahraga dan lain sebagainya.

Apalagi jika kita sudah ketemu dengan game, YouTube atau sosial media. Pasti sudah asik sendiri dan susah dipisahkan dari gawai yang kita miliki. Oleh sebab itu, untuk menghindari rasa malas akibat gawai yang melupakan adalah dengan mengurangi pemakainnya. Kamu bisa melakukan chalange dengan diri sendiri, bisa kok dimulai dengan tidak membuka gawai selama 1 jam.

11. Biasakan Untuk Selalu Rapi

Berantakan akan membuat orang lebih malas untuk melakukan sesuatu, ahhh berantakan malas belajar ahh. Berbeda ketika sesuatu itu selalu rapi, pasti lebih enak dilihat dan membuat mood kita untuk melakukan sesuatu itu lebih baik.

12. Bayangkan Orang Yang Kamu Sayang

Orang bilang cinta itu bisa merubah seseorang, yaa kekuatan cinta memang sangat besar. Kita bisa saja berjuang dengan sangat keras demi orang yang kita sayang seperti orang tua, istri ataupun anak. Bahkan bisa sampai ke tahap kita rela mati demi mereka.

Mungkin saja cara menghindari rasa malas yang ke-12 ini bekerja untuk kamu. Kamu bisa membayangkan orang-orang yang kamu sayangi, harapannya kamu akan lebih bersemangat dan termotivasi. Tidak lagi malas-malasan apalagi mau menyerah.

13. Selalu Bersyukur

Selalu bersyukur akan menghindarkan kita dari sifat “mengeluh” yang dekat dengan “malas”. Jika kita paham dan mensyukuri apa yang Tuhan berikan, pasti kita tidak akan menyia-nyiakan nikmat itu. Sebagai contoh ketika waktu/kesempatan adalah nikmatnya, maka kita tidak akan menyia-nyiakannya hanya karena malas.

Baca juga : 4 Cara Meningkatkan Minat Baca Untuk Mahasiswa

14. Lakukan Dengan Cara Yang Berbeda

Malas bisa saja timbul karena jenuh, bosan dan monoton. Sangat penting untuk berinovasi dengan cara yang berbeda dan hal-hal baru. Sehingga akan lebih bersemangat dan tidak malas-malasan.

15. Berdoa

Yang terakhir adalah kita berdoa kepada Tuhan pemilik alam semesta ini. Doanya agar kita dijauhkan dari sifat malas yang akan merugikan diri kita sendiri.

Demikian 15 tips menghindari rasa malas yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari, kamu bisa membaca artikel menarik lainnya hanya di Toko Buku Online Deepublish.

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang