Logo toko buku deepublish

Contoh Perubahan Fisika: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis

Contoh Perubahan Fisika
Bagikan

Perubahan fisika tidak melulu berbentuk teoritis. Berikut pengertian, jenis-jenis, ciri-ciri dan contoh perubahan fisika.

Memang ada sekat pembatas saat mempelajari ilmu secara teoritis di bangku sekolah dengan fakta dan realita kehidupan sehari-hari. Nah, pada kesempatan kali ini kita tidak terlalu teoritis membicarakan tentang perubahan fisika. 

Jika kita mempelajari perubahan fisika didasarkan pada hal-hal yang dekat dengan hidup kita, akan lebih menarik. Nah, agar lebih lengkapnya, langsung saja simak ulasan berikut ini. 

Pengertian Perubahan Fisika

Perubahan fisika adalah perubahan zat menjadi zat lain. Berbeda memang sedikit berbeda antara perubahan kimia dan fisika. Jika perubahan kimia zat yang mengalami perubahan tidak dapat dikembalikan ke bentuk semula. Sementara perubahan fisika masih bisa dikembalikan ke bentuk semula. 

1. Latifah 

Perubahan fisika menurut Latifah adalah perubahan wujud zat yang bersifat mikroskopis, yang menimbulkan banyak siswa kesulitan memahami konsep tersebut. 

2. PEDIAA

PEDIA melansir bahwasanya perubahan fisika adalah perubahan wujud materi. Meskipun Terjadi perubahan tidak sampai mengubah komposisi kimia material itu sendiri. 

3. Petrucci 

Menurut Petrucci (2011) perubahan fisika adalah proses terjadinya perubahan penampilan fisis dari objek yang berubah bentuk.

Itulah beberapa pengertian dan pandangan terkait dengan perubahan kimia menurut para ahli. 

Ciri-Ciri Perubahan Fisika

Saya yakin, kamu pun sebenarnya sering menemukan salah satu ciri perubahan fisika dalam kehidupan sehari-hari. Nah, daripada penasaran, berikut ciri-cirinya. 

1. Bersifat reversible 

Ciri yang pertama perubahan fisika bersifat reversible, atau bisa dikembalikan. Nah, ada yang mudah dikembalikan ke wujud aslinya, ada juga yang sulit dikembalikan ke wujud aslinya. Contoh, Es lilin yang membeku menjadi cair. Saat sudah mencair, dapat dikembalikan lagi menjadi es lilin jika dimasukan ke dalam freezer. 

2. Perubahan bentuk yang terjadi tidak terbentuk zat baru 

Daftar Reseller

Jadi perubahan fisika kebalikan dari perubahan kimia. Pada perubahan fisika zat atau objek yang mengalami perubahan bentuk dari wujud aslinya, tetapi masih memiliki sifat yang sama dengan sifat aslinya. 

3. Tidak mengalami proses kimia 

Adapun ciri lain, objek atau zat yang mengalami proses fisika tidak menimbulkan zat yang berbeda secara mendasar. Jadi perubahan bentuk yang terjadi bukan disebabkan karena adanya proses reaksi kimia. 

4. Hanya terjadi perubahan fisik zat 

Jadi perubahan fisika lebih pada terjadi perubahan fisik zatnya saja. Misalnya berubah wujud, berubah warna, masa jenis, kekeruhan, kemagnetan dan masih banyak lagi.

Dari ciri di atas, maka dapat disimpulkan bahwa perubahan fisika dibatasi oleh perubahan tampilan namun tidak mengubah komposisinya.

Perbedaan Perubahan Fisika dan Kimia

Ada pertanyaan yaitu jelaskan perbedaan perubahan fisika dan perubahan kimia. Perbedaan perubahan fisika dan kimia sebenarnya memiliki memiliki beberapa perbedaan mendasar. Nah, untuk memudahkan dalam pemahaman, berikut tabel perbedaan perubahan fisika dan kimia. 

Perubahan FisikaPerubahan Kimia
Perubahan bentuk yang terjadi dapat dikembalikan ke bentuk semula. Perubahan bentuk yang terjadi tidak dapat dikembalikan ke bentuk semula 
Hanya mengubah bentuk menjadi satuan terkecil. Misalnya, batu yang pecah hanya menjadi lebih kecil dan berubah bentuk. Namun dalam bentuk satuan tetaplah batu Perubahan bentuk bersifat menyebar dan berbeda jauh. Misalnya yogurt, awalnya terbuat dari susu, setelah mengalami perubahan menjadi yogurt yang tidak hanya berbeda bentuk, tetapi juga berbeda sifatnya aslinya. 

Itulah dua perbedaan paling menonjol antara perubahan fisika dan kimia. Meski hanya dua yang disampaikan di sini, semoga memberikan pemahaman terkait perbedaan diantara keduanya.

Sebelumnya sudah kita bahas tentang perubahan kiia secara tuntas. Silakan baca disana ya untuk pengertian, ciri dan contohnya : Contoh Perubahan Kimia.

Daftar Open Reseller

Jenis Perubahan Fisika 

Di dalam perubahan fisika, zat yang mengalami perubahan bisa berubah wujud ke dalam beberapa jenis, tergantung dari pemicu atau penyebabnya. Berikut jenis perubahan fisika. 

1. Mencair

Mencair termasuk perubahan fisika. Contoh perubahan fisika satu ini adalah es batu yang terpapar energi panas akan mencair. Bisa juga mentega yang ketika terkena panas juga akan mencair. 

2. Membeku 

Jenis perubahan fisika yang kedua adalah membeku. Contoh air yang dimasukan ke dalam freezer akan membeku menjadi es. 

3. Mengkristal 

Sementara perubahan fisika juga dapat berubah wujud menjadi mengkristal akibat perubahan wujud dari gas menjadi padat. Kemudian zat tersebut melepaskan energi panas. Adapun contoh dari mengkristal yaitu berubahnya uap di udara menjadi salju 

4. Menguap 

Saya yakin kamu pun sudah sering menemukan proses penguapan yang terjadi. Menguap adalah proses terjadinya perubahan bentuk dari zat cair menjadi gas. Cara agar menghasilkan cara ini dilakukan dengan energi panas. Contoh saat kamu menjemur pakaian di bawah sinar matahari, baju akan menguap dan bajumu pun mengering. 

5. Menyublim 

Kamu pernah menggunakan kapur barus bukan? Kapur barus lebih sering disimpan dan digunakan untuk pengharum atau pengusir serangga. Kapur barus yang terlalu lama tersimpan, semakin lama semakin mengecil dan habis. Nah, proses inilah yang disebut dengan menyublim. 

Ebook Panduan Jadi Reseller

6. Mengembun 

Mengembun adalah proses perubahan bentuk dari gas menjadi cair yang disebabkan karena terjadi peristiwa pelepasan zat energi panas. Jika kamu perhatikan, saat udara panas dan kemudian berubah menjadi dingin, maka rumput atau tanaman akan mengeluarkan empun atau butiran air di ujung daun.

Aspek Perubahan Fisika 

Dilihat dari aspek perubahan fisika, terdapat beberapa aspek. Sebagai berikut. 

1. Aspek “apa yang berubah

Terjadinya perubahan berupa objek, ukuran, bentuk atau warna. Dimana perubahan yang ditimbulkan hanya mengubah ukuran objek saja, dan tidak mengubah secara zat kimia. Contoh : Perubahan batu besar yang pecah menjadi batu-batu ukuran lebih kecil

2. Aspek “penyebab perubahan 

Perubahan kimia yang dipengaruhi oleh aspek “penyebab perubahan” terjadi karena disebabkan perubahan fisika 

Didasarkan aspek “penyebab perubahan” ditinjau dari perubahan fisika adalah terjadinya perubahan yang disebabkan adanya perubahan suhu, adanya gaya ataupun terjadinya perubahan temperatur. Contoh : air yang dimasukan ke temperatur yang dingin akan menimbulkan pembekuan (padat : menjadi es batu). 

3. Aspek “Dapat kembali atau tidak” 

Ditinjau dari aspek “dapat kembali atau tidak” pada perubahan fisika wujud aslinya dapat dikembalikan ke semula dengan cara yang lebih sederhana. Misalnya dari es batu yang diletakan di suhu ruangan akan menjadi cairan.

Dimana air yang mencair dapat diwujudkan ke semula (menjadi es batu) dengan mengembalikan lagi ke freezer agar kembali. Namun ada juga yang tidak dapat dikembalikan seperti semula, karena sudah mengalami perubahan kimia.

Contoh Perubahan Fisika 

Contoh perubahan fisika yang sebenarnya sering kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari. 

  1. Saat kamu merasa marah karena mendapatkan tugas menulis. sudah mencoba beberapa kali menulis, tapi hasilnya gagal. Akhirnya kamu meremas kertas menjadi tak beraturan. (meremas kertas). 
  2. Ani suka memasak, dan hari ini ia ingin membuat makanan berbahan beras dengan kreasi barunya. Ani pun menumbuh beras sehingga menjadi tepung. (Beras yang ditumbuk mengalami perubahan fisika karena beras berubah bentuk). 
  3. Mela mendapatkan pesanan kain tenun. Ia pun akhirnya menganyam benang menjadi sebuah kain yang memiliki harga tinggi. (proses penenunan dari benang hingga menjadi selembar kain ini juga termasuk dalam perubahan fisika karena mengalami perubahan bentuk). 
  4. Arnol sebagai buruh bangunan. Pekerjaannya mencampurkan pasir, semen dan air menjadi satu untuk membuat adonan untuk merekatkan bata satu dengan bata lain. (proses mencampurkan semen, pasir dan air juga termasuk perubahan fisika karena mengubah bentuk aslinya). 
  5. Sebagai tukang kayu sekaligus seorang pengrajin, Delon sering memotong kayu menjadi bagian kecil-kecil dan kemudian diolah menjadi kursi, lemari, meja dan masih banyak lagi. (Proses pemotongan kayu menjadi barang lain ini juga termasuk perubahan fisika)
  6. Mirdad seorang pelukis. pekerjaannya adalah mencampurkan berbagai warna dan jenis cat dengan air, kemudian digunakan untuk melukis. (proses pencampuran warna cat dengan air juga termasuk ke dalam perubahan fisika). 
  7. Melelehkan belerang menjadi cair ternyata juga termasuk perubahan fisika, bukan perubahan kimia. Hal ini terjadi dikarenakan terjadi perubahan warna. Meskipun dari segi komposisi kimia sama sebelum maupun sesudah terjadi perubahan. 
  8. saat kita membuat minuman teh manis, kita mencampurkan gula, air dan teh. Nah, proses ini juga termasuk perubahan fisika karena menghasilkan bentuk atau zat yang berbeda.

Itulah beberapa ulasan tentang contoh perubahan fisika yang ternyata sangat akrab dalam kehidupan keseharian kita. Semoga sedikit ulasan ini bermanfaat. (Irukawa Elisa)

Baca Juga artikel tentang Materi Fisika Lainnya.

Baca Materi Penting Lainnya