Logo toko buku deepublish

10 Jenis-Jenis Akuntansi dan Detail Tugas

Jenis Jenis AKuntasi dan Tugasnya
Bagikan

Apabila tertarik untuk masuk ke jurusan akuntansi, maka perlu mengenal jenis-jenis akuntansi yang sangat banyak sekali bidangnya. Sebab akuntansi menjadi program studi atau jurusan kuliah yang memiliki banyak sekali konsentrasi keilmuan. 

Jadi, jangan menganggap jurusan akuntansi hanya bisa menjadi seorang akuntan atau keuangan di perusahaan. Tetap bergantung pada konsentrasi keilmuan mana yang diambil oleh calon mahasiswa akuntansi tersebut. 

Supaya konsentrasi keilmuan akuntansi yang dipilih sesuai dengan cita-cita dan profesi impian kamu. Maka kenali dulu semua jenisnya, sehingga bisa menentukan mana yang sesuai dengan minat, bakat, maupun passion yang dimiliki. 

Jenis-Jenis Akuntansi

Kamu yang merupakan anak IPS atau mungkin anak IPA yang justru merasa tersesat di jurusan tersebut semasa SMA. Maka bisa beralih ke jurusan IPS, dan salah satu jurusan yang banyak diminati adalah jurusan akuntansi. 

Sebelum lanjut dan memahami, pahami dahulu dasar tentang Apa itu Akuntansi?

Namun, sebelum memilih jurusan akuntansi kenali dulu jenis-jenis akuntansi di perguruan tinggi agar bisa menyesuaikan dengan cita-cita yang dimiliki. Secara umum jenis-jenis tersebut antara lain: 

1. Akuntansi Keuangan

Jenis yang pertama adalah akuntansi keuangan disebut juga dengan istilah financial accounting. Jenis atau konsentrasi ini berfokus pada seluruh transaksi finansial dan catatan transaksi finansial tersebut di sebuah perusahaan. 

Sehingga di jurusan inilah kamu bisa belajar bagaimana membuat laporan transaksi keuangan. Mencakup laporan laba rugi, neraca, dan juga laporan perubahan modal. Laporan keuangan ini dilaporkan internal ke perusahaan dan dibagikan kepada investor, pemegang saham, kreditur, dan kepada pemerintah (pihak eksternal). 

2. Akuntansi Manajemen

Jenis-jenis akuntansi selanjutnya adalah akuntansi manajemen atau Management Accounting. Berbeda dengan konsentrasi akuntansi keuangan yang mengarah pada kegiatan finansial dan laporannya. Pada konsentrasi ini fokusnya kepada kegiatan manajemen. 

Kegiatan manajemen yang berhubungan dengan keuangan dan rencana kerja dikerjakan oleh lulusan akuntansi manajemen. Hasil pekerjaannya bisa berupa laporan keuangan dan bisa juga berupa perencanaan program kerja. 

Daftar Reseller

Keduanya juga bisa dibuat oleh seorang akuntan manajemen, sebab sama-sama dibutuhkan untuk mengendalikan kegiatan operasional perusahaan, mengendalikan arus kas, dan juga untuk media penilaian alternatif dalam mengambil keputusan. 

3. Akuntansi Audit

Berikutnya ada akuntansi audit yang juga disebut sebagai akuntansi pemeriksaan. Sesuai dengan namanya, konsentrasi ini berfokus pada pemeriksaan laporan keuangan yang disusun seorang akuntan. 

Tugasnya di sebuah perusahaan adalah memastikan akurasi dan juga memastikan laporan keuangan sudah tervalidasi dengan baik dan sudah sesuai dengan ketentuan yang ada. 

Proses audit atau pemeriksaan yang dilakukan tentu sangat penting, karena bisa memastikan laporan keuangan yang diberikan ke perusahaan dan pihak eksternal bisa dipercaya. 

Laporan ini akan memberikan gambaran nyata dari kondisi keuangan perusahaan. Sehingga bisa menjadi acuan dalam menentukan strategi dan keputusan berikutnya, demi keberlangsungan perusahaan dan kebaikan semua pihak. 

4. Akuntansi Pemerintahan

Jenis-jenis akuntansi tentunya akan mencakup akuntansi pemerintah atau governmental accounting. Sesuai dengan namanya, konsentrasi akuntansi ini akan fokus mempelajari penyusunan laporan keuangan di pemerintahan. 

Sekaligus melakukan audit atau monitoring terhadap laporan keuangan di pemerintahan. Sehingga nantinya akan bertugas atau memiliki dinas di Dirjen Pajak, BPK, BPKP, dan juga di departemen keuangan serta lembaga pemerintahan lainnya. 

Daftar Open Reseller

Jadi, tidak hanya perusahaan swasta yang membutuhkan akuntan. Pemerintah juga membutuhkan akuntan profesional untuk menyusun laporan keuangan negara dan melakukan pengawasan atau audit. Sehingga keuangan negara bisa diketahui kondisinya dan bisa diketahui juga ada tidaknya indikasi korupsi. 

5. Akuntansi Anggaran

Berikutnya ada konsentrasi akuntansi anggaran atau budgetary accounting yang fokusnya menyusun anggaran pendapatan dan juga biaya-biaya dasar. Sesuai dengan namanya, tugasnya adalah menyusun anggaran pemasukan dan pengeluaran. 

Tujuan dari penyusunan anggaran adalah untuk mengatasi atau mencegah pengeluaran yang berlebihan dan tidak diperlukan. Pembuatan anggaran pengeluaran akan membantu mengontrol pengeluaran agar tidak berlebihan. 

Sedangkan pembuatan anggaran untuk pendapatan bertujuan untuk mengetahui prediksi pendapatan perusahaan. Bisa dilihat dari laporan keuangan pada unsur pendapatan yang dicantumkan di dalamnya. 

Bisa juga melihat kondisi keuangan dari neraca maupun jurnal terbaru atau periode terbaru.Sehingga bisa diketahui kisaran pendapatan dan kemudian menyusun daftar biaya-biaya umum atau rutin. 

6. Akuntansi Pendidikan

Jenis-jenis akuntansi selain yang sudah disebutkan, juga masih ada jenis lainnya. Berikutnya adalah akuntansi pendidikan atau educational accounting. Yaitu konsentrasi akuntansi yang berfokus pada pelajaran akuntansi secara keseluruhan. 

Ebook Panduan Jadi Reseller

Kemudian tugas dari akuntansi pendidikan mencakup pengolahan data transaksi keuangan dan juga penyajian laporan keuangan di sebuah lembaga pendidikan. Jadi, yang namanya sekolah dan kampus tentu membutuhkan akuntan. 

Siswa dan para mahasiswa yang membayar biaya pendidikan tentu dana ini perlu dikelola dan dimasukan ke dalam laporan keuangan. Tugas ini diserahkan kepada akuntan pendidikan, yang paham bagaimana susunan laporan keuangan di lembaga pendidikan. 

Suatu lembaga pendidikan kemudian bisa mengetahui kondisi keuangannya terbilang bagus atau sebaliknya. Sehingga bisa mencari solusi, atau mencari penyebab kenapa pengeluaran terlalu besar. 

7. Akuntansi Biaya

Jenis akuntansi yang selanjutnya adalah akuntansi biaya atau cost accounting. Adapun pengertian akuntansi biaya adalah bidang akuntansi yang mencatat dan menghitung serta menganalisis sebuah data biaya pada suatu perusahaan industri dalam usaha menentukan besarnya harga pokok produksi suatu barang atau produk. 

Setiap kegiatan perusahaan maupun suatu lembaga tentu mengeluarkan biaya dengan nominal tertentu. Biaya-biaya ini tentu perlu dilaporkan jika memang dilakukan untuk keperluan internal yang menguntungkan perusahaan. 

Biaya-biaya ini kemudian disusun menjadi laporan biaya yang berbentuk laporan keuangan dan sejenisnya. Lewat laporan inilah sebuah perusahaan bisa mengetahui biaya dari suatu kegiatan, misalnya kegiatan produksi. 

Jika kegiatan produksi sudah diketahui berapa modal keseluruhan yang dikeluarkan. Maka akan memudahkan proses menghitung kebutuhan modal dan menghitung harga jual dari produk tersebut ke pasaran. 

Laporan biaya-biaya yang disusun juga bisa dimanfaatkan untuk membantu mengontrol dan mengawasi pengeluaran. Sehingga dalam proses produksi tidak diketahui adanya pemborosan dan penumpukan bahan baku yang menggerus modal berlebihan. 

8. Akuntansi Pajak

Jika membahas mengenai jenis-jenis akuntansi maka di dalamnya juga akan dibahas mengenai akuntansi pajak. Akuntansi pajak adalah konsentrasi akuntansi yang fokus pada kegiatan yang menentukan objek pajak. 

Kenapa objek pajak perlu ditentukan? Dalam lingkungan suatu perusahaan ada beberapa objek yang termasuk objek pajak dan ada yang sebaliknya. Objek pajak bagi perusahaan adalah beban, seperti lahan dimana perusahaan berdiri. 

Maka ada beban pajak bumi dan bangunan yang perlu dibayar perusahaan secara rutin. Besaran nilai pajak ini disesuaikan dengan ketentuan undang-undang perpajakan. Seorang akuntan pajak akan lebih mengetahuinya. 

Sehingga tugasnya adalah mengecek semua aset yang dimiliki perusahaan dan meneliti mana yang termasuk objek pajak. Kemudian menghitung kisaran biaya, lalu mengurus pembayaran pajaknya, dan menyusunnya dalam laporan keuangan. 

Berhubung setiap objek pajak memiliki nilai pajak yang berbeda-beda, maka seorang akuntan pajak wajib paham tentang undang-undang yang berlaku. Sehingga tidak keliru dalam memperkirakan beban pajaknya dan bisa ditangani oleh perusahaan dengan baik. 

9. Sistem Informasi Akuntansi

Berikutnya dalam jenis-jenis akuntansi ada sistem informasi akuntansi yang merupakan konsentrasi gabungan antara ilmu akuntansi dengan ilmu teknologi. Tugasnya adalah membuat sistem informasi tentang akuntansi yang lebih modern. 

Sehingga bisa dibuat laporan keuangan yang sifatnya menggunakan sebuah program komputer. Kemudian disini, mahasiswa akan mempelajari proses pembuatan laporan keuangan dengan menggunakan sejumlah aplikasi. Misalnya Myob atau yang lainnya. 

Selain itu, juga fokus mempelajari membuat aliran sistem informasi keuangan yang baik. Sehingga bisa menyusun laporan keuangan dengan baik juga yang akan memastikan laporannya valid dan membantu perusahaan mengambil keputusan. 

10. Akuntansi Internasional

Selanjutnya adalah akuntansi internasional yang dari namanya bisa ditebak jika fokusnya ke arah perdagangan internasional. Dalam dunia internasional setiap negara melakukan kegiatan transaksi perdagangan. 

Misalnya Indonesia yang menjual batubara untuk negara Malaysia, dan negara Thailand menjual produksi berasnya ke Indonesia. Ada banyak komoditi diperdagangkan oleh seluruh negara di dunia. 

Proses ini tentu menciptakan aliran uang dan kemudian perlu disusun laporan keuangannya. Maka akuntansi internasional berfokus pada pembuatan laporan keuangan untuk kegiatan ekonomi antar dua negara atau lebih. 

Jenis-jenis akuntansi sesuai penjelasan di atas memang sangat beragam, dan masing-masing punya fokus atau konsentrasi yang berbeda. Jadi, bisa dijadikan pilihan untuk mencari akuntansi yang sesuai dengan kemampuan atau mungkin passion.

Rekomendasi Buku Akuntansi

Untuk melihat buku akuntansi lainnya, bisa kunjungi produk-produk buku Akuntansi hanya di Buku Akuntansi Deepublish.

Baca Materi Penting Lainnya