Pengertian Ilmu Ekonomi Terapan: Pembagian, Cara Kerja dan Contoh-contoh

ilmu-ekonomi-terapan

Ilmu Ekonomi Terapan : Pengertian, Cara Kerja dan Contoh – Saat mempelajari ilmu ekonomi, maka kamu pasti mempelajari tentang ilmu ekonomi terapan juga. Keduanya saling terkait dan tidak terpisahkan. Ilmu ekonomi terapan tergolong ke dalam pembagian ilmu ekonomi. Makanya nggak heran bila mahasiswa yang mengambil jurusan ekonomi, belajar keduanya karena memang menjadi dasar pengetahuan yang harus dipahami.

Nah, apakah kamu adalah mahasiswa jurusan ilmu ekonomi? Atau kamu memang ingin mempelajari ilmu ekonomi?

Setelah memahami pengertian ilmu ekonomi, kini kamu harus belajar juga tentang ilmu ekonomi terapan nih. Siam penjelasannya berikut ini, ya.

Pembagian Ilmu Ekonomi

Sebelum melangkah ke pengertian ilmu ekonomi terapan, sepertinya pemahaman ini perlu ditanamkan terlebih dahulu Jadi ilmu ekonomi itu terbagi menjadi tiga. Menurut Alfred W. Stonier dan Douglas C. Hague, ilmu ekonomi terdiri dari a) ilmu ekonomi deskriptif, b) ilmu ekonomi teori, c) ilmu ekonomi terapan.

Baca juga : Pengertian Ilmu Ekonomi : Macam-Macam, Manfaat dan Tujuan Mempelajarinya

1. Ilmu Ekonomi Deskriptif (Descriptive Economic)

Pembagian pertama, llmu ekonomi deskriptif adalah analisis ekonomi yang menggambarkan kondisi sebenarnya berdasarkan kondisi fakta dalam perekonomian. Ilmu ekonomi deskriptif bertujuan agar pekerjaan manusia dalam memecahkan berbagai masalah ekonomi menjadi lebih mudah. Penggambaran fakta yang ada di lapangan menjadi data bisa dilakukan dengan menggunakan ekonomi deskriptif.

Menurut Alfred W. Stonier, ilmu ekonomi deskriptif merupakan ilmu di mana individu mengumpulkan semua kenyataan yang penting yang berhubungan dengan suatu persoalan ekonomi atau topik tertentu. Contoh ilmu ekonomi deskriptif yaitu sistem pertanian, dan perkembangan sektor industri tertent, gambaran kondisi krisis moneter di Indonesia yang terjadi pada tahun 1998.

Baca juga : Contoh ekonomi deskriptif dalam kehidupan sehari-hari

2. Ilmu Ekonomi Teori (Economics Theory)

Jenis kedua ilmu ekonomi, ilmu ekonomi teori. Ilmu ini adalah analisis ekonomi yang berusaha menjelaskan dan mencari pengertian, hubungan sebab dan akibat, dan cara kerja sistem ekonomi. Ilmu ekonomi teori ini masih dibagi lagi menjadi dua yakni ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro. Apa yang dimaksud dengan ekonomi mikro dan ekonomi makro?

Baca juga : 9 Tujuan Mempelajari Ilmu Ekonomi dan Jenis-jenisnya

a. Ekonomi mikro

Ilmu ekonomi yang mempelajari bagian kecil atau aspek individual dari kegiatan perekonomian. Ekonomi mikro dalam menganalisis kegiatan ekonomi menggunakan analisis konsumen dalam menggunakan pendapatannya dan produsen dalam menawarkan barangnya di pasar.

Ekonomi mikro juga disebut sebagai teori harga karena inti dari ekonomi mikro adalah penentuan harga. Contoh ekonomi mikro: keputusan pengusaha dan konsumen, terbentuknya harga barang atau jasa dan faktor produksi tertentu di pasar, dan alokasi sumber daya ekonomi.

b. Ekonomi makro

Ekonomi makro adalah ilmu yang mempelajari keseluruhan perilaku ekonomi yang berkaitan dengan penggunaan faktor produksi yang tersedia secara efisien.

Tujuan ekonomi makro adalah mencapai kemakmuran masyarakat yang maksimal. Ekonomi makro disebut juga sebagai teori pendapatan karena inti ekonomi makro adalah penentuan tingkat kegiatan ekonomi yang diukur dengan pendapatan. Contoh topik ekonomi makro: produk dan pendapatan nasional, tingkat harga, laju inflasi dan deflasi, kredit bank, pembelian masyarakat, dan sebagainya.

Baca juga : 5 Permasalahan Ekonomi Makro di Indonesia

3. Ilmu Ekonomi Terapan (Applied Economics)

Pembagian yang ketiga adalah ilmu ekonomi terapan. Inilah ilmu yang bakal kamu pelajari lebih dalam dalam artikel ini. Secara singkat, dapat diartikan sebagai ilmu ini berkaitan dengan analisis ekonomi teori untuk merumuskan kebijakan-kebijakan dan pedoman yang tepat untuk menangani masalah ekonomi tertentu.

Jadi, ilmu ekonomi terapan lebih bersifat praktis dengan menerapkan pengertian ekonomi pada bidang-bidang atau masalah-masalah tertentu. Misalnya, ekonomi di perusahaan, ekonomi moneter, ekonomi perbankan dan sebagainya.

Pengertian Ilmu Ekonomi Terapan

Ilmu ekonomi terapan adalah sebagai salah satu cabang ilmu ekonomi yang menelaah atau mempelajari tentang kebijakan-kebijakan yang perlu dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan yang muncul dalam perekonomian. Ilmu ini disebut juga dengan applied economy.

Ada pula yang menyebutkannya dengan ilmu ekonomi kebijakan. Jadi ilmu ini mengambil konsep dalam teori ekonomi. Kemudian mencoba menerapkannya dalam kebijakan ekonomi dengan tetap memperhatikan pada data dan fakta yang dikumpulkan oleh ekonomi deskriptif. Jadi ilmu ekonomi terapan masih berhubungan erat dengan dua jenis ilmu ekonomi lainnya.

Pendapat lainnya mengungkapkan, ilmu ekonomi terapan merupakan E cabang ilmu ekonomi yang menggunakan hasil kajian teori ekonomi untuk menjelaskan fakta-fakta yang dikumpulkan ekonomi deskriptif. Definisi ini tidak jauh berbeda dengan definisi sebelumnya. Definisi ini semakin menguatkan relasi antara ilmu ekonomi terapan, ilmu ekonomi deskriptif, dan teori ilmu ekonomi.

Ekonomi terapan tidak berdiri sendiri. Ilmu ini menggunakan beberapa ilmu teori ekonomi seperti pengukuran, metode analisis statistik dan ekonometrika. Penggunaan ilmu lain ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena ekonomi dan untuk menginformasikan kebijakan ekonomi dengan akurat. Untuk itu, ilmu ekonomi terapan dianggap sebagai sarana untuk solusi bagi masalah-masalah praktis.

Dinukil dari kompas.com, ilmu ekonomi terapan merupakan ilmu ekonomi yang mengkaji ekonomi teori untuk diterapkan dalam kehidupan nyata. Ilmu ekonomi terapan bersifat praktis. Ini berarti ilmu ekonomi terapan dapat diterapkan dalam berbagai bidang.

Jadi dapat disimpulkan, secara sederhana ilmu ekonomi terapan merupakan terapan dari teori ekonomi. Apa maksudnya?

Kerangka-kerangka pengertian dari analisis ekonomi teori dipakai untuk membuat atau merumuskan kebijakan- kebijakan, pedoman-pedoman yang tepat untuk mengatasi masalah ekonomi tertentu. Sehingga sesuai dengan namanya, ilmu ini memang bisa diterapkan dalam untuk mengatasi permasalahan yang ada dan bermunculan di tengah kehidupan masyarakat.
Agar masalah ekonomi tidak berlarut-larut, dibutuhkan solusi.

Nah, solusi ini biasanya menggunakan teori ekonomi dengan berkaitan dengan masalah yang muncul. Dengan demikian, ekonomi terapan bersifat praktis karena menerapkan pengertian dan teori ekonomi untuk memecahkan masalah-masalah tertentu. Untuk tujuan spesialisasi, ilmu terapan terbagi menjadi beberapa cabang. contohnya ekonomi koperasi, ekonomi pembangunan, ekonomi moneter, ekonomi dan manajemen perusahaan, ekonomi internasional, ekonomi pertanian, dan lain-lain.

Merujuk pengertian diatas, maka tidak heran kalau ada yang berpendapat bahwa ilmu ekonomi terapan merupakan ilmu ekonomi yang lebih berfokus pada pemanfaatan ilmu ekonomi secara praktis. Ilmu ini dapat digunakan oleh individu untuk mengambil dan menentukan kebijakan, pedoman, atau standar tertentu dengan tujuan mengatasi masalah ekonomi yang terjadi.

Ilmu ekonomi ini memang bermanfaat untuk menyelesaikan masalah ekonomi dengan berdasarkan data dari ilmu ekonomi deskriptif dan teori ilmu ekonomi baik yang makro maupun mikro. Dengan menggunakan dari dua teori ekonomi tersebut, maka penerapan atau penyelesaian masalah ekonomi yang terjadi bisa diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat secara nyata. Misalnya masalah dalam lingkup perusahaan, ekonomi moneter, dan perbankan.

Cara Kerja Ilmu Ekonomi Terapan

Berdasarkan pengertian ilmu ekonomi terapan sebelumnya, kamu bisa mendapatkan sedikit gambaran mengenai cara kerjanya. Jadi ilmu ekonomi terapan melibatkan eksplorasi teori ekonomi untuk mengembangkan pertanyaan tentang situasi tertentu. Untuk itu, ilmu ini juga menggunakan teori ekonomi. Para ekonom memanfaatkan sumber daya data dan kerangka referensi lain untuk membentuk jawaban yang masuk akal atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Sebagai contoh nih, ada seorang konsumen hendak membeli barang mewah. Sayangnya ia tidak mempunyai sumber daya yakni uang yang cukup alias terbatas. Sebelum keputusan diambil, konsumen dapat mempertibangkan beberapa teori ekonomi. Sehingga ia mendapatkan penilaian yang tepat tentang biaya dan dampak jangka panjang dari pembelian barang mewah tersebut. Nah, itulah yang dimaksud dengan ilmu ekonomi terapan.

Contoh lain yang menggambarkan cara kerja ilmu ekonomi terapan. Seorang ahli bekerja di perusahaan yang menawarkan bonus pembayaran yang sama untuk semua pekerja. Tawaran itu tidak bersifat bebas tanpa syarat apapun termasuk pengalaman. Dengan ilmu ekonomi terapan,pekerja tersebut mendapatkan gambaran manfaat jangka panjang dari tawaran tersebut.

Maka dengan ilmu ekonomi terapan, pekerja akan berpikir demikian: sebuah perusahaan memberikan bonus 6 juta pada akhir setiap kuartal kepada setiap karyawan, ini mungkin memiliki pengaruh penting pada pekerja yang mendapat upah rendah. Tetapi, dalam kacamata ilmu ekonomi terapan, ketika karyawan telah memperoleh gaji tetap yang lebih tinggi, bonus semacam itu kurang signifikan terhadap pendapatan mereka.

Contoh-contoh Ilmu Ekonomi Terapan

Melansir laman Universitas Airlangga , ada beberapa contoh ilmu ekonomi terapan. Berikut ini contoh-contohnya. Contoh-contoh ini dirangkum agar kamu lebih mudah memahami tentang ilmu ekonomi terapan.

1. Ekonomi perusahaan

Contoh ilmu ekonomi terapan adalah ekonomi perusahaan. Dalam ekonomi perusahaan, kamu akan mempelajari secara detail tentang kenyataan ekonomi dan gejala-gejala yang dialami oleh sebuah perusahaan. Setiap perusahaan tentunya memiliki masalah serta tantangan nya masing-masing. Maka ada dua kemungkinan yakni perusahaan gagal atau perusahaan berhasil bertahan.

Nah, upaya-upaya yang dilakukan untuk menjalankan dan mempertahankan perusahan itulah yang dipelajari. Misalnya saja upaya tersebut melibatkan banyak bidang dan keilmuan seperti ilmu ekonomi, ilmu politik, ilmu sosiologi, dan sebagainya. Semua keilmuan tersebut diterapkan dalam membangun perusahaan dan pastinya mempengaruhi juga kebutuhan dan perilaku manusia terhadap hubungan ekonomi tersebut.

2. Ekonomi moneter

Selanjutnya, contoh ekonomi terapan lainnya adalah ekonomi moneter. Ekonomi moneter merupakan cabang ilmu ekonomi yang menjelaskan secara khusus tentang fungsi, sifat dan bagaimana pengaruh dari uang terhadap semua kegiatan ekonomi. Ekonomi moneter juga mencakup hubungan mata uang dengan tingkat pengangguran. Selain itu membahas pula bagaimana cara pembayaran di perdagangan internasional.

3. Ekonomi perbankan

Contoh lainnya adalah ilmu ekonomi terapan dalam dunia perbankan. Ilmu perbankan merupakan cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang keuangan, produksi dan pendistribusian uang ke masyarakat.

4. Ekonomi kesehatan

Ilmu ekonomi terapan juga dapat diaplikasikan dalam dunia kesehatan. Bila menggunakan ilmu ekonomi terapan, maka semua hal yang berkembang dan memiliki hubungan dengan kesehatan akan dikaji dan dibahas di dalam kacamata ekonomi-kesehatan. Gabungan ilmu ekonomi dan kesehatan ini mencakup kesehatan masyarakat dan individu di dalam sebuah negara.

5. Ekonomi pembangunan

Kemudian ada pula ilmu ekonomi terapan dalam pembangunan. Ilmu Ini merupakan cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang aspek-aspek ekonomi. hasil dari ilmu ekonomi terapan dalam pembangunan adalah terjadinya pembangunan di berbagai negara. Gunanya ilmu ekonomi terapan adalah mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan tersebut.

6. Ekonomi pasar bebas

Selain itu, ekonomi pasar bebas ini juga termasuk dalam contoh ilmu ekonomi terapan. Pasar bebas adalah pasar yang menganut sistem liberalisme. Jadi kegiatan ekonomi mengedepankan produksi serta penjualan produk barang atau jasa tanpa adanya campur tangan pihak pemerintah. Sistem pasar bebas menerapkan prinsip ekonomi berdasarkan hukum permintaan dan penawaran.

Referensi Buku Ilmu Ekonomi Terapan

Berikut daftar buku pegangan untuk kamu yang tengah mendalami kuliah di jurusan ilmu ekonomi :