Logo toko buku deepublish

Hukum Bisnis: Pengertian, Sumber dan Contoh

Hukum binis dan contohnya
Bagikan

Pengertian hukum bisnis adalah aturan yang mengatur bisnis supaya tetap sesuai dengan hukum dan adil. Hukum bisnis menjadi ilmu yang sedang banyak dicari. Hal ini didukung banyaknya masyarakat yang ingin menjadi seorang pengusaha.

Barangkali kamu salah satu yang ingin menjalankan sebuah bisnis? Ada satu landasan penting jika ingin menjalankan usaha bisnis. Tentu saja harus tahu hukum bisnis. Lantas apa sih pengertian dari hukum bisnis? langsung saja kita simak ulasannya sebagai berikut.

Pengertian Hukum bisnis

Secara umum hukum bisnis adalah aturan yang mengatur kegiatan bisnis agar tetap berjalan sesuai dengan koridor dan adil. Hukum bisnis itu sendiri dibuat secara tertulis yang bertujuan untuk melindungi, mengawasi sekaligus mengatur segala hal aktivitas perdagangan industri di bidang jasa maupun barang. 

Salah satu pentingnya mengetahui hukum bisnis adalah, memudahkan pebisnis pemula mengetahui yang benar. Jadi hukum bisnis ini semacam mengarahkan pelaku bisnis agar bersikap dan berperilaku sesuai dengan kode etik pebisnis. 

Setidaknya bagi pebisnis pemula bisa tahu apa yang harus dilakukan dalam menjalankan sebuah bisnis. Ketika mendalami hukum bisnis, maka akan diarahkan pada hukum perdata dan hukum dagang. Kedua hal ini adalah dasar yang wajib diketahui oleh seorang calon pebisnis. 

Setidaknya ketika dalam menjalankan sebuah bisnis mengalami permasalahan, tahu hukum dasarnya. Ilmu ini pulalah yang akan membantu pebisnis pemula untuk membuat keputusan atau kesimpulan secara tepat.

Baca juga: Apa itu Komunikasi Bisnis?

Promo Skripsian

Hukum bisnis menurut para ahli

Setelah mengintip pengertian hukum bisnis secara umum, sudah ada gambaran bukan? Lantas, apa pengertian hukum bisnis menurut para ahli? Berikut ulasannya.

1. Munir Fuady 

Hukum bisnis menurut Munir Fuady merupakan upaya penegakan hukum, yang mana mengatur tentang tata cara pelaksanaan urusan ataupun aktivitas perekonomian.

Meliputi perdagangan, keuangan, industri dan segala hal yang berkaitan dengan terjadinya pertukaran barang dan jasa. Orang yang menjalankan bisnis dan yang memicu terjadi perputaran uang adalah para entrepreneur. 

2. Dudung Amadung Abdullah 

Daftar Reseller

hukum bisnis menurut Dudung Amadung Abdullah adalah aturan yang fokus mengatur segala hal yang berkaitan dengan kegiatan bisnis.

Dimana aturan-aturan ini dibuat agar bisa dijalankan secara adil. Hukum bisnis dapat pula diartikan sebagai hukum yang bersumber pada kebiasaan, perjanjian/kontrak, aturan perundang-undangan dan menurut para ahli. 

5. Bestuur Rechts 

Hukum bisnis menurut Bestuur Rechts diartikan sebagai segala hal aturan hukum yang disampaikan secara tertulis maupun tidak tertulis, yang mana mengatur tentang hak dan kewajiban para pelaku bisnis. Termasuk hukum perjanjian dan perikatan dalam menjalankan sebuah bisnis. 

4. Abdul Saliman 

Berbeda dengan pendapat abdul saliman yang mendefinisikan hukum bisnis segala hal yang mengatur peraturan hukum. Termasuk mengatur hukum tertulis dan tidak tertulis. Disebutkan juga jika hukum bisnis juga mengatur hal-hal seperti hak dan kewajiban bagi para pelaku. 

5. UU No. 8 tahun 1999 

Hukum bisnis dalam UU No. 8 Tahun 1999 menunjukan bahwa seorang pelaku bisnis penting sekali menguasai hukum. Karena hukum bertanggungjawab untuk mengatur bisnis agar tetap berjalan secara aman, tertib dan tidak memihak atau merugikan siapapun.

6. Dr. Johannes Ibrahim 

Berbeda dengan pendapat Johannes Ibrahim yang mendefinisikan hukum bisnis sebagai seperangkat kaidah hukum. Dibuatnya hukum bertujuan untuk membantu mengatasi problem solving atau permasalahan yang muncul dalam kegiatan dibidang perdagangan yang dilakukan oleh manusia.

Itulah beberapa hukum bisnis menurut para ahli. Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa hukum bisnis adalah aturan yang mengatur segala yang masih ada kaitan dengan bisnis. Hukum ini juga bertujuan melindungi masalah hukum yang dialami oleh pelaku bisnis. 

Daftar Open Reseller

Sumber hukum bisnis

Ditinjau dari sumber hukum bisnis dapat ditinjau menjadi dua sumber, yaitu sumber hukum materiil dan hukum formil. Berikut ulasannya. 

1. Sumber Hukum Materiil

Jadi yang dimaksud dengan sumber hukum materiil adalah sumber hukum yang terbentuk dari sumber hukum materiil. Bentuk hukum materiil itu yang seperti apa sih? Misalnya masalah tentang kondisi geografis, tradisi, situasi sosial ekonomi, hubungan sosial, perpolitikan dan penelitian ilmiah yang pernah dilakukan. 

2. Sumber Hukum Formil 

Sementara yang dimaksud dengan sumber hukum formil adalah sumber hukum yang mendapatkan yang disebabkan karena adanya peraturan hukum formal yang disepakati. Bentuk sumber hukum materiil terdiri dari traktat atau perjanjian yang pernah dilakukan oleh antar negara, ada nya undang-undang, kebiasaan masyarakat, traktat yang berlaku, adanya yurisprudensi dan adanya doktrin. 

Fungsi Hukum Bisnis

Belum afdol jika kamu belum tahu fungsi hukum bisnis. terutama bagi para pebisnis pemula. Kenapa demikian? Karena ada beberapa fungsi penting saat mendalami ilmu hukum bisnis. Sebagai berikut. 

  1. Sumber Informasi praktis 

Fungsi hukum bisnis bagi pemula tidak sekedar sebagai aturan saja. Tetapi sebagai sumber informasi yang dapat dimanfaatkan sebagai para pelaku pengusaha, mulai dari pemula sampai yang sudah profesional. 

  1. Memberitahu Hak dan Kewajiban Seorang Bisnis 

Salah satu tujuan hukum bisnis adalah memberikan arahan atau membantu dalam memahami hak dan kewajiban seorang pebisnis. Terutama bagi pelaku pebisnis pemula. Banyak diantara mereka yang tidak tahu hak mereka apa, dan tidak tahu apa yang seharusnya mereka lakukan. Karena alasan itulah, calon pebisnis pemula wajib mempelajari tentang hukum bisnis saat ini. 

Ebook Panduan Jadi Reseller
  1. Menciptakan Perilaku dan SIkap Yang Adil 

Ada banyak pelaku bisnis yang menjalankan usaha mereka dengan cara yang beragam. Mulai dengan cara curang, namun banyak juga yang menjalankan bisnis mereka dengan sehat, dinamis dan berkeadilan. Nah, kehadiran hukum bisnis ini tidak lain untuk mendorong pelaku bisnis untuk menjalankan aktivitas mereka dengan sehat. Karena jika mereka melakukan dengan cara yang nakal dan curang, mereka akan mendapatkan sanksi dan mendapatkan punishment.

Setidaknya dari fungsi hukum bisnis di atas, dapat dijadikan real menjalankan usaha bisnis. Setidaknya setiap pelaku bisnis menjalankan bisnis tidak secara asal-asalan, tetapi berdasarkan pada jalur.

Baca juga: Analisis SWOT dan Manfaatnya

Contoh hukum Bisnis

Ketika membicarakan tentang contoh hukum bisnis, sebenarnya ada banyak sekali. Kamu pun sebenarnya sering menemuinya, atau bahkan menjadi bagian di dalamnya. Berikut beberapa hukum bisnis. 

  1. Contoh dalam bidang Perkreditan 

Contoh hukum bisnis yang sering kita temukan, mungkin juga kamu pernah terlibat di dalamnya, yaitu perkreditan. Bentuk perkreditan ini pun ada banyak konteksnya. Ada yang berbentuk perkreditan yang ditawarkan dari Bank untuk para pelaku usaha dengan menawarkan bunga lebih kecil. 

  1. Contoh di dunia Hukum Perjanjian 

Bentuk hukum bisnis dalam hal ini pun juga ada banyak sekali peruntukannya. ada yang diperuntukan untuk kontrak bisnis. Oh iya, berbicara hukum perjanjian itu sendiri, ada banyak jenis kontrak loh. Dimana setiap perjanjian di dalamnya ada syarat sah perjanjian dan ada pula yang disebut dengan asas hukum perjanjian kontrak. 

  1. Contoh di dunia Perikatan 

Istilah perikatan terjadinya hubungan hukum antara dua orang atau lebih yang didasarkan pada salah satu pihak yang mengajukan tuntutan kepada pihak lain. Secara umum, sumber perikatan ini pun didasarkan pada KUHP perdata, yang mana berisi berisi tiga sumber, yaitu sumber perikatan yang muncul dari perjanjian, perikatan yang muncul dari perundang-undangan dan perikatan yang bukan perjanjian.

Dari ketiga contoh hukum bisnis diatas hanya sebagian kecil saja. Ada banyak sekali contoh hukum bisnis lain. Seperti Asuransi, hukum anti monopoli, hak kekayaan intelektual, hukum perbankan, kewajiban pembukuan, jaminan hutang dan masih banyak lagi. 

Dari semua contoh-contoh di atas, ada satu hal paling penting dan mendasar yang wajib dikuasai oleh seorang pebisnis, yaitu mengetahui aturan hukum bisnis agar tidak terjerat masalah atau kasus akibat ketidaktahuan dalam menjalankan bisnis.

Sampai di sini, apakah kamu masih ingin menjadi seorang pebisnis? Menjadi seorang pebisnis itu bukan hal yang sulit, selama memiliki kemauan. Semoga sedikit ulasan ini bermanfaat. (Irukawa Elisa)

Baca juga artikel penting lainnya di Toko Buku Online Deepublish berikut.

Baca Materi Penting Lainnya