fbpx
flash sale toko buku deepublish

Manfaat Membaca Bagi Mahasiswa

manfaat membaca bagi mahasiswa
toko buku kuliah

Manfaat Membaca Bagi Mahasiswa – Apakah kamu termasuk orang yang suka dengan hobi membaca? Jika iyaa, sudahkan kamu mengetahui manfaatnya dari kegiatan yang sering kamu lakukan itu. Katanya sih..

Membaca itu menambah wawasan.

Membaca itu menambah pengetahuan.

Dua kalimat di atas kerap kali kita dengar. Entah dari orang tua, guru, dosen, atau teman. Kita selalu ditekankan untuk membaca karena dengan membaca kita akan menemukan pengetahuan yang mungkin belum kita ketahui sebelumnya. Belum lagi nih, kata-kata bijak para tokoh terkenal yang sering dipakai untuk menggambarkan betapa pentingnya membaca.

Seperti kata Dr. Seuss, penulis dan pengarang buku anak-anak ini:

The more that you read, the more things you will know. The more that you learn, the more places you`ll go

Jadi, sudahkah kamu membaca hari ini?

Manfaat Membaca Buku Bagi Mahasiswa

Dari dulu, mungkin sejak kita mulai mengenal bangku pendidikan, kita diajarkan untuk rajin membaca sebab kegiatan ini memang mendatangkan banyak manfaat. Dua kalimat pertama dari tulisan ini adalah dua manfaat paling umum.

Ketika membicarakan tentang manfaat membaca buku maka dua manfaat tidak pernah ketinggalan. Apalagi manfaat membaca ini dapat dirasakan oleh semua kalangan. Termasuk manfaat membaca bagi mahasiswa.

1. Menambah Wawasan dan Ilmu Pengetahuan

Kamu, sebagai mahasiswa, pastinya juga kerap dianjurkan dosen untuk rajin membaca. Bisa jadi harus malahan. Syarat pertama untuk menguasai ilmu pengetahuan adalah membaca. Tanpa membaca, kemampuan menulismu juga tidak akan berkembang. Menulis dan membaca merupakan dua hal saling berhubungan. Hasil tulisanmu ditentukan oleh seberapa banyak bacaanmu. 

Bayangkan ini. Kamu mendapatkan tugas untuk menulis esai oleh dosen. Bertema kebijakan publik. Saat akan menulis, kamu memerlukan bahan tulisan. Nah, bahan tulisan ini didapat dari mana? Ya, betul sekali. Membaca.

Kamu tidak bisa menulis tentang kebijakan publik tanpa membaca literatur tentang kebijakan publik. Tanpa membaca maka tulisanmu `kosong` alias tidak berbobot. Untuk itu pentingnya menumbuhkan kebiasaan membaca. Dan, membaca tidak terbatas membaca buku saja. Sejalan dengan kemajuan zaman, semakin banyak sumber pengetahuan yang bisa dirujuk seperti media massa, jurnal, ebook, dan situs-situs daring kredibel yang menyajikan beragam pengetahuan.

2. Bagus untuk Meningkatkan Kecerdasan Intelektual dan Emosional

Selain dua manfaat yang telah disinggung sebelumnya, kira-kira manfaat lain dari membaca?

Mungkin tak banyak dari kita yang mengetahui ini. Jadi membaca tidak hanya meningkatkan kecerdasan intelektual tapi juga kecerdasan emosional.

Kecerdasan intelektual adalah kemampuan sseorang dalam menggunakan nalar, logika, bahasa, hingga pemecahan masalah. Kemampuan ini berhubungan dengan proses berpikir.

Sementara itu, kecerdasan emosional diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam mengelola emosi. Kecerdasan ini berhubungan dengan bagaimana seseorang menerima, memahami, dan mengendalikan emosi diri dan orang lain di sekitarnya.

Dalam laman Australian College, membaca dapat mempengaruhi kecerdasan intelektual, meliputi:

3. Meningkatkan konsentrasi dan fokus

Ketika membaca, otak akan terangsang untuk berpikir secara sistematis. Kita akan berusaha menemukan jalan informasi yang tertulis di sebuah buku, jurnal, koran, atau portal berita. Agar memahami apa yang dimaksud dan menemukan pesan yang terkandung, kita harus mengerahkan pikiran pada apa yang dibaca.

Nah, proses inilah yang mendorong kita untuk konsentrasi dan fokus. Dengan membaca, secara otomatis kemampuan konsentrasi dan fokus kian meningkat.

4. Meningkatkan ingatan

Manfaat lainnya, kemampuan kita dalam mengingat juga meningkat. Saat membaca, kita akan menemukan informasi dan detail-detail lainnya dalam tulisan.

Otak akan merekam apa yang kita dapatkan. Hal ini juga memicu ingatan jangka pendek. Membantu kita mengingat memori sebab setiap memori baru selalu menguatkan memori yang sudah ada.

5. Menambah kosa kata

Banyak baca maka perbendaharaan kosa kata kita semakin bertambah. Ketika membaca, kita akan menemukan kosa kata yang mungkin belum pernah kita dengar. Kita bisa mempelajari kosakata baru.

Baca juga ; Tujuan Membaca Cepat

6. Meningkatkan kemampuan analisis

Telah ditekankan bahwa membaca dapat meningkatkan kemampuan otak. Kegiatan membaca membuat otak kita berpikir. Terdapat proses mengelola informasi yang ditemukan. Menemukan keterkaitan tiap informasi dan mencari pemecahan masalah. Secara tidak langsung, kemampuan analisis kita terasah.

7. Mempertajam kemampuan menulis

Manfaat ini telah sedikit dijelaskan juga sebelumnya. Kita bisa mengamati gaya penulisan seseorang saat membaca tulisannya. Pengetahuan akan gaya penulisan kian banyak dan kita bisa belajar mengenai gaya penulisan. Selain itu, kita mendapatkan banyak informasi ketika membaca dan informasi tersebut dapat digunakan untuk bahan menulis.

Membaca juga bermanfaat untuk kecerdasan emosional manusia loh, yakni meningkatkan empati. Manfaat ini akan semakin terasa bila kita membaca buku fiksi. Tulisan fiksi membantu kita untuk memahami setiap karakter tokoh dan apa yang dialaminya. Kita diajak untuk belajar memakai `sepatu orang lain`, begitu istilahnya. Kita membayangkan bagaimana bila di posisi tokoh-tokoh tersebut.

Kita dihadapkan dengan peristiwa yang berbeda. Kita bisa belajar tentang penerimaaan dalam hidup. Kemampuan kita memahami dan merasakan apa yang terjadi pada orang lain (empati) pun meningkat. Membuat kita berpikir terbuka dan tidak mudah membuat penghakiman.

Reading is an exercise in empathy; an exercise in walking in someone else`s shoes for a while

-Malorie Balckman-

Baca juga : Pengertian Membaca: Arti, Tujuan, Manfaat dan Komponen Membaca

Pengaruh Membaca Terhadap Kesehatan Mental

Kabar baiknya tak sampai di situ, masih ada manfaat membaca lainnya. Siapa pun yang rajin membaca, termasuk mahasiswa, akan mendapatkan manfaat lainnya. Ada banyak manfaat membaca bagi mahasiswa mulai dari meningkatkan kemampuan otak, meningkatkan kemampuan analisis, hingga meningkatkan konsentrasi.

Dengan membaca mahasiswa akan semakin mudah mempelajari kajian studinya. Ia akan semakin mahir dalam menguasai apa yang dipelajarinya selama ini. Saat menyelesaikan tugas-tugas kuliah hingga skripsi, kebiasaan membaca sangat berpengaruh terhadap kelancaran studi. Selain berdampak baik untuk kegiatan akademik mahasiswa, membaca juga memberikan dampak baik untuk kesehatan mental.

Kesehatan mental, sama halnya dengan kesehatan fisik. Keduanya sama pentingnya. Kualitas hidup yang bagus ditentukan seberapa bagus kesehatan fisik dan kesehatan mental. Salah satu atau keduanya terganggu maka kita tidak bisa menjalani kehidupan dengan baik.

Dalam penelitian yang dilakukan peneliti pada tahun 2009, membaca dapat menurunkan stres. Membaca memberikan efek relaksasi yang membuat tubuh menjadi lebih santai. Dari laman Healthline, menyebutkan bahwa 30 menit dapat menurunkan tekanan darah, detak jantung dan perasaan tertekan.

Hebatnya lagi, membaca dapat mengurangi gejala depresi. Perasaan terasing dan terisolasi yang dialami oleh penderita depresi dapat dikurangi dengan membaca terutama membaca buku fiksi. Buku fiksi dapat membawa seseorang untuk hanyut dalam imajinasi. Cara ini bisa mengalihkan sementara penderita depresi dari pikiran-pikiran buruk.

Makanya tak sedikit para ahli dan praktisi kesehatan mental menganjurkan penderita depresi untuk melakukan kegiatan positif untuk mengurangi gejala depresi yang dirasakannya. Salah satu kegiatan positif tersebut adalah membaca. Utamanya membaca buku fiksi.

Baca juga : 8 Manfaat Membaca Buku Menurut Islam

Pungkasnya, segudang manfaat membaca bagi mahasiswa ini tentu tidak akan didapatkan bila kamu tidak segera melakukannya.

Kontributor: Ana Widiawati

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang