Cara Mencari Judul Skripsi, Panduan Untuk Semua Jurusan

cara-mencari-judul-skripsi
toko buku kuliah

Cara Mencari Judul Skripsi — Siapa nih yang lagi pusing mikirin skripsi? Nggak apa-apa, wajar kok. Apalagi bila kamu tergolong mahasiswa semester akhir.

Memang sudah waktunya untuk memikirkan dan mengerjakan skripsi. Tergolong karya tulis ilmiah, skripsi adalah jenis tulisan yang dijadikan sebagai tugas akhir dan syarat kelulusan mahasiswa.

Jadi kalau belum mengerjakan skripsi, maka kamu nggak akan bisa wisuda dan lulus.

Tapi nggak jarang, proses pengerjaan skripsi itu susah. Bahkan beberapa mahasiswa membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya. Lantaran skripsi emang memerlukan tenaga, pikiran, finansial, dan kesiapan mental.

Agar bisa merampungkan skripsi, keempat faktor tadi harus stabil. Salah satu proses yang cukup sulit adalah awal pengerjaan skripsi nih. Saking bingung dan pusingnya cari topik skripsi, terkadang mahasiswa terjebak pikiran sendiri. Akhirnya skripsinya nggak jalan dan makin lama selesai.

Cara Mencari Judul Skripsi Semua Jurusan Kuliah

Agar kamu nggak sampai berlarut-larut dalam kebingungan, ini dia tips mencari judul skripsi.

Dengan mengikuti langkah-langkah mencari judul skripsi di bawah ini, kamu akan menemukan topik skripsi ataupun karya ilmiah lain yang tepat.

panduan-mencari-judul-skripsi

Jadi, langsung saja cek tipsnya, ya :

Kendala Menulis Skripsi

Tahukah kamu kalau ada tiga kendala yang paling kerap dihadapi mahasiswa saat menulis skripsi?

…Berdasarkan riset kecil-kecilan nan sederhana, kendala pengerjaan skripsi itu diantaranya:

1. Kebingungan dalam menentukan atau mencari topik skripsi

Kendala ini sangat wajar terjadi. Soalnya mencari judul skripsi memang tidak mudah. Memilih satu topik dari sekian banyaknya topik itu cukup membingungkan.

Mungkin ada beberapa mahasiswa yang mengangkat topik serupa dengan laporan magang atau PKL. Namun tidak semua mahasiswa dapat menggunakan cara itu.

Sebab dalam proses pengerjaan skripsi juga melibatkan dosen pembimbing. Ada kemungkinan usulan topik yang diajukan tidak sesuai dengan disepakati saat kamu diskusi dengan dosen.

2. Kesulitan menghadapi sikap dosen pembimbing

Mengikuti alur bimbingan dosen terkadang juga melelahkan lo. Apalagi setiap dosen memiliki karakter yang berbeda-beda. Belu lagi dosen memiliki jadwal yang tidak menentu. Sehingga mahasiswa harus menunggu waktu bimbingan yang lama. Karena semua itu, nggak sedikit mahasiswa yang kewalahan. Alhasil proses pengerjaan skripsi pun berhenti.

3. Kesulitan dalam manajemen waktu

Kendala lain yang kerap ditemui mahasiswa saat mengerjakan skripsi adalah manajemen waktu.

Mengatur waktu untuk menggarap skripsi itu juga terkadang nggak mudah. Tak semua mahasiswa terbiasa dengan manajemen waktu yang baik sebab manajemen waktu itu dibentuk dengan sengaja dan rutin.

Dibutuhkan kedisiplinan yang tinggi dan manajemen diri yang bagus agar manajemen waktu yang dibuat dapat dijalankan. Makanya itu, beberapa mahasiswa cukup lama menyelesaikan skripsi gara-gara kesulitan mengatur waktu.

Sementara itu menurut J.J. Siang, hambatan mahasiswa dalam mengerjakan skripsi itu dapat dikategorikan menjadi dua yakni faktor internal dan faktor eksternal.

Seperti yang dijelaskan Siang dalam penelitian Julita yang berjudul “Faktor-faktor Penghambat dalam Penyelesaian Skripsi Mahasiswa di Jurusan Kesejahteraan Keluarga” berikut ini:

“Hambatan yang terdapat dalam penyelesaian skripsi terdiri dari dua yaitu faktor internal meliputi kurangnya minat atau motivasi dalam diri mahasiswa dan kemampuan akademik yang rendah dalam menuangkan masalah atau ide. Faktor eksternal yaitu sulitnya materi atau judul skripsi yang dikerjakan, sulitnya pencarian literatur atau data dan permasalahan dengan dosen pembimbing saat konsultasi skripsi.

Ada beberapa poin dari penjelasan J.J Siang tersebut. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri individu. Faktor ini mencakup motivasi, minat, keinginan, tujuan, persepsi, dan sebagainya.

Kurangnya minat atau motivasi dalam diri mahasiswa dan kemampuan akademik yang rendah dapat menjadi penyebab seorang mahasiswa terhambat dalam pengerjaan skripsi.

Umumnya motivasi memiliki pengaruh yang besar terhadap proses pengerjaan skripsi. Menurut Djaali, motivasi adalah keadaan yang terdapat dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan aktivitas tertentu guna pencapaian suatu tujuan.

karena memiliki peranan strategis, motivasi adalah sesuatu yang krusial dalam proses belajar seseorang. Tanpa adanya motivasi, seseorang akan kesulitan belajar. Hal ini pun berlaku dalam konteks pengerjaan skripsi. Tanpa adanya motivasi, mahasiswa akan kesulitan merampungkan skripsi.

Selain faktor internal, ada pula faktor eksternal yang telah disinggung sedikit oleh Siang. Misalnya kesulitan menentukan judul skripsi. Kesulitan ini pun bisa dipengaruhi banyak hal mulai dari sulitnya mencari literatur sampai sulitnya menemui dosen pembimbing.

Sehingga membuat mahasiswa harus mengganti judul skripsi berkali-kali.

Langkah-langkah Mencari Judul Skripsi

Seperti yang telah dibahas di atas, artikel ini akan fokus pada masalah eksternal yang dihadapi mahasiswa saat menulis skripsi.

Faktor eksternal yang akan dikulik lebih dalam adalah kesulitan mencari judul skripsi atau lebih tepatnya menentukan topik skripsi.

Biar kamu nggak bingung-bingung lagi nih saat mencari topik skripsi, coba ikuti langkah berikut ini deh.

1. Paling pertama, kenali minat dan ketertarikanmu

Langkah pertama ini sangatlah penting. Kamu nggak akan bisa mengerjakan skripsi kalau nggak tau apa yang sukai atau minati!.

Minat dan ketertarikan menjadi faktor besar dalam proses pengerjaan skripsi. selain itu, kalau kamu menulis skripsi yang sesuai dengan ketertarikanmu selama ini maka proses penyelesaian skripsi makin mudah lo. Soalnya kamu mengerjakan apa yang kamu sukai.

Jadi mulai sekarang, coba pikirkan topik kuliah apa yang paling kamu sukai Tanyakan pada dirimu berkali-kali.

Contohnya nihh, ada mahasiswa bernam Alia. ia jurusan Manajemen di sebuah universitas terkemuka. Selama kuliah, ia paling suka dengan topik manajemen media. Makanya saat mengambil skripsi, ia mengangkat topik manajemen media. Penelitian skripsinya berhubungan dengan manajemen media Tempo.

Selain mempertimbangkan minat dan ketertarikan, kamu juga harus memikirkan sisi menarik dari topik yang kamu pilih. Jadi bukan asal tertarik saja, ya. Kamu pun perlu mempertimbangkan urgensi dan sisi menarik dari topik tersebut.

Pondok Djawara Deepublish

Sehingga ketika kamu berdiskusi dengan dosen pembeimbing, kamu bisa menyakinkannya kalau topik tersebut memang layak untuk diteliti. Hal ini juga memudahkanmu nanti saat ujian seminar proposal maupun ujian komprehensif. Kamu nggak perlu bingung lagi ketika alasan memilih topik tersebut dehh..!!

2. Selalu mencari informasi terbaru

Langkah selanjutnya agar mudah mencari topik skripsi adalah selalu update informasi terbaru. Ini menjadi salah satu kunci untuk membuat judul yang menarik.

Dari isu dan fenomena terbaru, kamu bisa menemukan topik-topik yang menarik untuk diteliti. Tapi hati-hati terjebak banyak nya informasi, ya.

Semacam dilema nih, banyak informasi juga membuat kebingungan karena kamu akan semakin ragu dan bimbang memilih topik yang mana.

Terpenting, dari banyak informasi yang baru, kamu perlu mengerucutkan semua informasi menjadi beberapa isu.

3. Baca semakin banyak literatur

Untuk menambah wawasan, kamu juga perlu membaca literatur baik media online maupun Buku Pendidikan.

Mengerjakan skripsi tidak bisa dilepaskan dengan kegiatan membaca sebaba membaca adalah kunci utama. Seperti yang diamini bersama selama ini, kemampuan menulis selalu beriringan dengan kemampuan membaca.

Seseorang yang menulis harus mampu membaca banyak buku atau literatur. Mengapa demikian?

Dengan membaca maka kamu akan mendapatkan banyak bahan tulisan. Sehingga tulisan dihasilkan berisi dan kaya informasi.

Kalau kamu nggak punya banyak bacaan di kos atau rumah, coba kunjungi perpustakaan. Kamu bisa menemukan banyak bacaan yang sesuai dengan ketertarikanmu.

Dari membaca, kamu bisa mendapatkan ide untuk menentukan topik skripsi. Dengan membaca, pikiranmu akan lebih terbuka dan cara pandangmu pun akan bisa bertambah banyak serta baru.

Dampaknya kamu bisa menentukan topik yang baru dan menarik.

Kamu bisa mulai dengan mendaftar tempat-tempat yang menyediakan referensi atau literatur. Ada banyak perpustakan seperti perpustakaan kampus, perpustakaan kampus lain, perpustakaan daerah, atau perpustakaan kota.

Bila di sekitar tempat tinggalmu ada perpustakaan umum, nggak apa-apa lo mengunjungi sekali-kali. Sehingga kamu bisa mendapatkan berbagai bahan bacaan.

Jadi kamu nggak bergantung pada satu perpustakan saja. Cara ini juga cukup jitu mengatasi kebosanan lho.

Suasana perpustakaan kampus mungkin cukup monoton dan sering kamu kunjungi. Nah, untuk mencari suasana baru, kamu bisa mendatangi perpustakaan lain. Bisa jadi kamu juga menemukan bahan bacaan baru yang menarik.

4. Lakukan pengamatan

Bagaimana bila kamu belum juga mendapatkan ide untuk topik skripsimu? Padahal kamu sudah membaca banyak buku dan mencari informasi terbaru secara rutin. Sepertinya kamu perlu melakukan pengamatan nih.

Coba deh, kamu berjalan-jalan di sekitar tempat tinggal. Keluarlah ke tempat umum atau publik yang ramai dikunjungi orang. Lihatlah apa yang terjadi di sekitarmu.

Dari pengamatan langsung semacam itu, besar kemungkinan kamu akan menemukan ide menarik yang bisa diangkat menjadi topik skripsi. Kamu juga bisa berbincang dengan warga sekitar untuk mendapatkan lebih banyak informasi.

Namun hasil pengamatan ini bersifat sangat dasar ya.

Artinya kamu perlu memperkuat hasil pengamatan dengan data dari literatur. Jadi kamu bisa mempertahankan argumentasi soal topik yang kamu angkat dari hasil pengamatan tersebut.

5. Ikuti diskusi atau seminar

Seminar atau diskusi biasanya banyak diselenggarakan di kampus. Nah, kamu bisa mengikuti acar tersebut untuk menambah pengetahuan.

Siapa tahu dari seminar atau diskusi yang kamu ikuti, ada topik menarik yang bisa diangkat menjadi topik skripsi.

Tak ada salahnya untuk mengikuti setiap seminar terutama yang yang berhubungan dengan minat dan ketertarikanmu.

Jadi jika tema skripsi sesuai dengan bahasan seminar atau diskusi, kamu bisa ikut nimbrung nih semba mendengar uraian pembicara.

6. Ajak teman atau kakak tingkat untuk diskusi judul skripsi

Cara berikutnya untuk mencari judul skripsi adalah berdiskusi dengan teman atau kakak tingkat.

Diskusi ini akan membuka peluang bagi kamu untuk mendapatkan ide.

Dari bertukar pikiran dengan orang lain, kamu bisa melihat hal-hal menarik yang bisa diangkat dari suatu topik tertentu.

Usahakan kamu mengajak teman atau kakak tingkat yang telah mengerjakan skripsi dulu.

Sehingga kamu bisa mendapatkan gambaran dari mereka tentang skripsi itu seperti apa. Kamu pun bisa meniru langkah-langkah mereka ketika mencari topik skripsi.

7. Konsultasikan dengan dosen pembimbing Skripsi

Ketika kesulitan mencari judul skripsi, jangan sungkan menghubungi dosen pembimbing dan ceritakan kesulitanmu tersebut. Fungsi dosen pembimbing salah satunya adalah membantumu menemukan topik dan judul skripsi.

Jadi dosen memberikan arahan-arahan agar kamu bisa keluar dari kebingungan selama ini mengenai keinginan mencari tahu cara cepat selesai skripsi.

Sulit menemukan topik skripsi itu wajar terjadi dan masalah yang lumrah dialami mahasiswa.

Dosen pembimbing pun memakluminya. Agar kamu makin pusing, bangunlah dialog dengan dosen pembimbing.

Kalian bisa berdiskusi tentang topik skripsi yang menarik.

Itu dia tips panduan mencari judul skripsi yang bisa diterapkan untuk semua jenis jurusan yang bisa kamu terapkan. Semoga membantu yaa!

Kontributor : Ana Widiawati

Editor : Ridwan Karim

Pondok Djawara Deepublish
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang