pojok Reseller deepublish

Tempat Para Reseller Belajar Jualan buku

Memulai Bisnis Online dari Nol beserta Tipsnya

cara memulai bisnis tanpa modal dari nol
Bagikan

Berikut adalah ulasan cara memulai bisnis online dari nol beserta tips-tips memulai bisnis untuk pemula sampai menjadi pebisnis berhasil dan sukses.

Untuk memulai langkah baru sebagai seorang pebisnis, tentu banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dilakukan. Di zaman yang seperti ini, bisnis online dirasa sangat menjanjikan dan juga menguntungkan. Akan tetapi tentu Anda harus mengetahui bagaimana cara memulai bisnis tersebut dengan tepat.

Jika Anda ingin memulai bisnis online tetapi dimulai dengan modal sedikit, pasti ada rasa khawatir bahkan minder, apakah kelak, bisnis Anda akan sukses. Tapi Anda tak perlu khawatir! Meski dengan modal yang kecil, Anda tetap bisa memulai sebuah bisnis online dan juga mendapatkan hasil yang menguntungkan, tak kalah dengan bisnis yang sudah mulai berjalan bertahun-tahun.

Untuk mengetahui bagaimana cara memulai bisnis online dari nol, ada beberapa hal yang perlu diketahui dan juga dipelajari. Perlu diketahui bahwa memulai bisnis apa pun itu, baik bisnis online maupun bisnis offline dengan mendirikan toko, tentu Anda harus memiliki bekal dan juga trik yang tepat.

Oleh sebab itu, artikel kali ini akan membantu menjawab berbagai pertanyaan dan kekhawatiran Anda terkait, apakah bisa memulai bisnis online dari nol?

Baca juga: Perbedaan Reseller dan Dropshiper

Cara Memulai Bisnis Online dari Nol

Sebenarnya untuk memulai bisnis online, tidak ada panduan atau aturan yang mutlak harus dilakukan. Karena biasanya pebisnis memiliki cara dan strategi masing-masing untuk memulai sebuah bisnis dengan ciri khas dan kemampuan masing-masing. Akan tetapi, di bawah ini adalah beberapa tips atau trik cara memulai bisnis online dari nol atau dengan modal yang kecil.

1. Sesuaikan dengan Hobi

Mulailah dengan hal yang Anda sukai. Salah satunya hal ini bisa diterapkan pada pekerjaan atau bahkan berbisnis online. Jika Anda suka dengan pakaian yang modelnya trendi, Anda bisa memulai berjualan atau berbisnis online yaitu menjual pakaian yang sesuai dengan keinginan Anda.

Jika Anda sangat menyukai aroma wewangian, Anda bisa mencoba berbisnis online dengan menjual parfum. Atau jika Anda suka dengan makanan instan, Anda bisa memulai bisnis online dengan berjualan makanan instan. Mengapa berbisnis online harus dimulai atau disesuaikan dengan hobi?

Ternyata mencari ide berjualan yang sesuai dengan hobi akan lebih mudah dan juga menyenangkan. Apalagi jika bisnis tersebut didukung dengan pengalaman yang baik atau bahkan kemampuan yang dimiliki. Dengan berjualan barang atau benda seusai apa yang Anda sukai, maka Anda akan lebih mudah menjelaskan produk tersebut kepada pembeli.

Daftar Reseller

Anda juga dapat memengaruhi pembeli untuk membeli barang tersebut karena kemampuan Anda yang baik dalam memasarkan dan menguasai produk yang akan Anda jual. Anda juga harus memahami betul apakah yang akan Anda jual tersebut sesuai dengan hal yang dibutuhkan saat ini atau tidak, agar tetap laku di pasaran dengan baik.

2. Riset Pasar

Setelah Anda memilih produk atau barang apa yang akan dijual secara online, Anda juga harus melakukan riset pasar. Riset pasar ini harus dijadikan modal paling utama dalam memulai berbisnis online dari nol. Caranya adalah Anda harus memahami produk apa yang Anda jual. Ada dua hal yang bisa dilakukan dalam teknik melakukan riset pasar untuk memulai bisnis online dari nol yaitu sebagai berikut.

a. Pangsa Pasar

Kemudian, Anda harus menentukan berapa harga yang akan Anda jual, apakah harga tersebut mampu bersaing di pasar atau tidak? Sesuaikan dengan kualitas produk dan juga buat agar produk Anda tersebut diminati pasar. Pastikan barang atau produk yang Anda jual akan mendatangkan banyak pembeli.

Anda kemudian bisa mencari di Google mengenai banyak atau tidak orang yang akan mencari produk yang Anda dagangkan tersebut, salah satunya menggunakan Google Keyword Planner dengan melihat berapa pencarian dari produk yang akan Anda jual. Dari situ Anda dapat mempertimbangkan harga, laba, dan lain sebagainya.

b. Strategi STP

STP merupakan singkatan dari Segmentation, Targeting, dan Positioning. Pada strategi ini, Anda bisa melakukan tiga tahap marketing atau penjualan yaitu sebagai berikut:

1) Segmentasi pasar. Anda dapat membagi beberapa pasar ke dalam kelompok yang lebih kecil untuk mengetahui minat pembeli pada produk yang akan Anda jual.

2) Menentukan target konsumen. Kemudian Anda bisa menemukan dengan mudah kira-kira target konsumen yang akan Anda sasar di dalam segmentasi pasar tadi seperti apa.

Daftar Open Reseller

3) Memposisikan produk Anda di pasar. Selanjutnya Anda akan dapat dengan mudah memposisikan bisnis Anda pada segmen pasar tersebut, dan menyesuaikan kualitas dan harga yang bersaing dengan kompetitor di pasar.

3. Membuat Perencanaan Bisnis

Anda juga dapat melakukan perencanaan bisnis online dengan baik. Ada berbagai hal yang bisa dilakukan, misalnya memilih platform jualan online yang tepat, melakukan optimasi SEO penjualan, memaksimalkan media sosial, dan lain sebagainya.

Misalnya, Anda dapat mendaftarkan produk Anda ke fitur Google Bisnisku, dengan demikian produk Anda akan mudah dicari dan dikenal.

Selain itu, Anda juga harus melakukan optimasi SEO untuk mengetahui persaingan bisnis pada produk sejenis yang Anda jual. Anda juga dapat memaksimalkan media sosial sebagai strategi penjualan untuk memasarkan produk.

Apalagi, saat ini media sosial menjadi hal utama bagi masyarakat untuk mencari produk. Oleh sebab itu, manfaatkan sebaik mungkin media sosial untuk lahan promosi, dengan memaksimalkan konten atau unggahan, rutin update informasi, dan lain sebagainya.

4. Menentukan Model Bisnis

Hal selanjutnya yang dapat Anda lakukan adalah mencari model bisnis yang sesuai dengan kemampuan Anda dan juga model bisnis yang sesuai dengan produk yang akan Anda jual. Hal ini perlu dilakukan karena dengan model bisnis yang berbeda, tentu akan banyak model bisnis berbeda yang dilakukan.

Ebook Panduan Jadi Reseller

Untuk menetapkan atau menentukan model bisnis yang akan Anda lakukan, Anda harus mempersiapkan berbagai hal teknis yang bisa dilakukan untuk menjalani bisnis online yang akan Anda jalankan. Misalnya menjualnya menggunakan marketplace apa yang sesuai atau menjual produk melalui website, dan lain sebagainya.

5. Produk yang Ingin Dijual

Kemudian, Anda harus menentukan produk atau barang apa yang akan Anda jual. Hal ini harus dilakukan secara matang oleh calon penjual karena dengan menentukan produk apa yang akan Anda jual, maka berbagai langkah lain akan lebih mudah dilakukan, mulai dari riset pasar, bersaing dengan kompetitor, atau menentukan target.

Salah satu cara menentukan atau mencari produk yang akan dijual bisa dilakukan dengan cara online, yaitu mencari produk apa yang biasanya dipasarkan melalui internet dan juga mempertimbangkan peluang dan juga risiko dari menjual produk atau barang yang sudah Anda pilih tersebut.

Setiap penjualan pasti ada keuntungan dan kerugiannya, akan tetapi pastikan bahwa Anda memilih produk dengan kerugian yang kecil dan keuntungan yang cukup atau bahkan tinggi. Salah satu produk yang bisa dijual adalah buku.

Untuk mengenal lebih dalam kalian bisa membaca artikel khusus, pada 12 Langkah Membangun Bisnis Buku Online Bagi Pemula

6. Keunikan Produk dan Cara Marketing

Setelah Anda memilih produk apa yang ingin Anda jual, selanjutnya tentukan keunikan produk dan cara Anda memasarkan produk tersebut. Meskipun banyak kompetitor yang menjual produk yang sama, akan tetapi tidak semua kompetitor memiliki ciri khas yang sama.

membuat pendahuluan penelitian

Oleh sebab itu, Anda harus memiliki keunikan atau ciri khas dalam menjual produk atau barang. Jadikan produk atau barang Anda sebagai komoditas di bisnis online Anda dengan keunggulan yang bisa ditonjolkan. Hal ini juga berhubungan dengan cara marketing atau cara penjualan yang Anda lakukan.

Misalnya, buatlah design packaging yang lebih kuat, mewah, tetapi dengan harga yang terjangkau dan dapat dijangkau banyak kalangan. Anda juga dapat menawarkan kecanggihan barang tersebut menggunakan teknik marketing yang menguntungkan dan juga menarik hati para calon pembeli.

7. Pelayanan yang Baik

Tak hanya menjual produk yang baik dan juga strategi penjualan yang baik, sebagai pebisnis Anda juga harus memberi pelayanan terbaik bagi pembeli Anda. Usahakan menangkan hati para konsumen, sehingga Anda dapat mempertahankan pelanggan setia Anda untuk membeli produk yang Anda pasarkan.

Ada berbagai cara untuk memberikan pelayanan yang baik, misalnya dengan memberi diskon, menawarkan promo, dan lain sebagainya. Biasanya, pembeli akan senang jika diperlakukan dengan baik oleh pemilik produk atau pebisnis yang barangnya mereka beli.

Misalnya dengan memberi diskon, promo, atau voucher, bahkan bonus secara cuma-cuma. Strategi tersebut tidak akan membuat bisnis Anda merugi, malah Anda bisa mendapatkan keuntungan yang menjanjikan jika memberikan pelayanan tersebut.

Meski demikian, Anda harus menentukan dampak jangka pendek dan dampak jangka panjang ketika memberikan pelayanan berupa diskon atau promo. Perhatikan apa minat pembeli saat akan membeli barang. Kebanyakan, konsumen atau pembeli lebih tertarik dengan potongan harga dibandingkan dengan voucher dan lain sebagainya.

Dengan demikian, mereka akan mencari produk apa yang memiliki potongan harga yang besar dan lain sebagainya. Jika sudah memberikan potongan harga, tawarkan voucher kepada calon konsumen, salah satunya yaitu dengan cara memberikan minimal pembelian, dan lain sebagainya.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, misalnya sebagai berikut.

a. Memberi Dedikasi Customer Support untuk Pembeli

Dengan melakukan apresiasi tersebut, Anda dapat mengembangkan komunitas yang kuat dalam strategi penjualan dan juga menjaga serta mendukung produk yang Anda jual.

b. Beri Loyalty Card

Anda juga dapat menawarkan loyalty card bagi pelanggan atau pembeli yang bergabung dengan komunitas yang Anda buat sebagai upaya memberi pelayanan terbaik bagi pembeli. Kartu tersebut dapat digunakan dengan baik dan diberikan penawaran spesial, misalnya bagi anggota komunitas pemegang kartu tersebut akan mendapat diskon secara rutin.

Atau bisa saja setiap pembelian akan mendapatkan poin yang kemudian poin tersebut dapat digunakan sebagai potongan harga dan lain sebagainya. Dengan demikian akan banyak yang bergabung di komunitas yang Anda buat dan penjualan Anda akan meningkat.

8. Meningkatkan Kualitas Produk

Dalam melakukan bisnis, terutama bisnis online, Anda harus terus meningkatkan kualitas produk yang Anda jual dengan cara melakukan inovasi atau terobosan baru. Akan percuma jika riset dan juga penjualan Anda maksimal, akan tetapi kualitas produk Anda tidak ada peningkatan, maka penjual akan beralih pada kompetitor yang berinovasi.

Dengan demikian, Anda harus terus melakukan inovasi dengan cara misalnya meluncurkan produk-produk baru setiap musim, meningkatkan kualitas produknya, melakukan eksplorasi terhadap produk, meningkatkan pelayanan, terus update terhadap perkembangan dan pangsa pasar, dan lain sebagainya.

Sebagai penjual, Anda juga harus memberikan katalog yang lengkap dan memperbaharui katalog tersebut secara rutin agar pembeli semakin tertarik menemukan dan memilih toko Anda sebagai toko yang akan dipilih dan dibeli produknya. Selalu bagikan promo menarik setiap musim atau setiap beberapa waktu agar pembeli juga semakin tertarik.

9. Evaluasi Produk dan Cara Marketing

Setelah semua tips atau langkah di atas dilakukan dengan baik, sebagai seorang pebisnis Anda harus melakukan evaluasi produk dan cara marketing Anda dengan rutin. Hal ini sangat penting dilakukan untuk menjaga kestabilan produk dan penjualan barang. Tidak bisa dipungkiri, dalam berbisnis pasti ada pasang surut yang akan dihadapi oleh pebisnis.

Baca juga: Cara Jualan Online Tanpa Modal dan Stok Barang

Oleh sebab itu, selalu rutin lakukan evaluasi baik itu untuk produk yang dijual atau cara marketing yang dilakukan. Evaluasi ini bisa dilakukan jika penjual juga dengan rutin melakukan update tentang barang apa yang dibutuhkan oleh pasar dan apakah strategi penjualannya selama ini efektif.

Anda juga bisa belajar dari kompetitor dan juga mengambil hal baik dari yang dilakukan oleh kompetitor saat berjualan dan menerapkannya dengan melakukan inovasi. Hal ini karena evaluasi tak melulu mencari kesalahan langkah atau strategi, akan tetapi juga bisa dengan menambahkan berbagai inovasi atau bahkan masukan jika dibutuhkan.

Oleh sebab itu, penting bagi penjual atau pebisnis untuk membuka layanan customer care yang menerima saran dan masukan dari pembeli untuk meningkatkan penjualan dan juga dilakukan melalui tahap evaluasi ini.

10. Membangun Komunitas yang Kuat

Jangan hanya fokus dengan barang jualan dan juga strategi penjualan saja! Anda juga harus bergabung dengan komunitas bisnis yang kuat. Hal ini penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Anda dalam berbisnis. Ada banyak komunitas yang bisa Anda ikuti dan tentu saja sesuai dengan apa yang Anda butuhkan.

Di komunitas tersebut, Anda dapat saling berinteraksi dengan tujuan mengembangkan bisnis online yang Anda bangun dan sedang dijalankan. Akan banyak seminar dan juga berbagai kolaborasi yang selain mendapatkan ilmu bermanfaat, tetapi juga menguntungkan bisnis Anda. Akan tetapi ada beberapa tips dalam membangun komunitas untuk mengembangkan bisnis, yaitu sebagai berikut.

a. Cari Komunitas yang Tepat

Anda harus bergabung dengan komunitas yang tepat, misalnya yang memang berhubungan dengan bidang bisnis yang Anda tekuni, siapa saja orang yang bergabung di dalamnya. Jangan takut jika semua merupakan pebisnis baru, Anda justru bisa saling tukar pengalaman dan juga banyak hal lain.

b. Memiliki Prinsip Memberi dan Menerima

Ini penting agar Anda tidak bergabung di komunitas yang hanya menguntungkan salah satu pihak saja. Dengan komunitas yang memiliki prinsip tersebut, Anda dapat membantu para anggota lainnya mencari penyelesaian masalah dan begitu pula sebaliknya, Anda juga akan dibantu dengan baik.

c. Proaktif

Tidak hanya bergabung saja, Anda juga harus proaktif sebagai anggota. Misalnya ramah, mengajak berbincang anggota lain, memberi bantuan, bertanya dan memberi masukan, dan lain sebagainya. Dengan demikian, komunitas tersebut akan lebih hidup dan timbul persaingan sehat di dalamnya.

11. Mencari Relasi Baru Antar Pebisnis

Meski sudah memiliki atau bergabung dengan komunitas, jangan sungkan untuk berkenalan atau mencari relasi baru lagi yang lebih luas. Misalnya, jika Anda hadir di dalam acara yang diselenggarakan komunitas tersebut, jalinlah hubungan baik dengan para anggotanya agar Anda memiliki jaringan yang luas dan juga baik.

Salah satu relasi yang bisa terbentuk adalah dengan komunitas. Apabila Anda ingin bergabung menjadi reseller buku di Deepublish, maka kamu akan bergabung juga komunitas dari Deepublish dimana mereka sudah mendapatkan omset ratusan juta rupiah setiap bulannya. Apabila berminat, Yuk daftar sebagai reseller disini : Open Reseller Buku Deepublish

Share This Post

More To Explore

belum Menjadi Reseller Deepublish?

ambil peluang besarmu sekarang

daftar reseller