VOUCHER DISKON DEEPUBLISH

TIPS MENGUCAPKAN KATA ‘’TIDAK’’

TIPS MENGUCAPKAN KATA ‘’TIDAK’’
toko buku kuliah
Date : 27 May 2015

Terkadang mengcapkan kata “Tidak” menjadi kesulitan tersendiri untuk sebagian orang karna dianggap sebagai penolakan yang kasar. Belajar untuk mengatakan “Tidak” dengan cara yang hormat tapi tegas adalah kunci keterampilan kita untuk dapat mengembangkan dan menangani permintaan yang diberikan kepada kita, berikut tips menolak terhadap sesuatu dengan mengatakan “Tidak” dengan cara yang cukup menghargai lawan bicara kita:

1. Tidak, Terimakasih

Keterusterangan tetap memiliki tempat tersendiri dengan dapat dinyatakan secara anggun. Menambahkan kata “terima kasih” untuk Anda yang ingin menunjukkan kata “tidak” dengan rasa hormat dan tetap menjaga hubungan adalah satu cara jujur yang berwibawa.

2. Saya Memiliki Kebijakan Pada Diri Saya

Meyampaikan penolakan dengan cara kedua yaitu dengan memiliki kebijakan atau komitmen terhadap diri sendiri. Contohnya seperti “Saya memiliki kebijakan untuk tidak pernah meminjamkan uang kepada teman atau anggota keluarga,” atau, “Saya memiliki kebijakan untuk tidak pernah melakukan pembelian signifikan tanpa terlebih dahulu berbicara dengan istri saya (atau suami, atau pasangan).” Ini adalah salah satu penolakan yang tegas terhadap pribadi dan orang lain.

3. Saya Memiliki Rencana Lain

Sebuah ungkapan sehari-hari yang dapat menegaskan kepentingan kita serta memberikan kita kekuatan tanpa merusak hubungan, seperti contohnya Aku sudah punya rencana,” atau, “Saya punya acara lain saya sudah berkomitmen untuk malam itu.”

4. Tidak Sekarang

Mungkin lain waktu. Ini akan melembutkan bahasa untuk megatakan “Tidak” saat kita mendapat permintaan. “Tidak sekarang” hanya boleh digunakan dalam kasus-kasus di mana tidak ada kemungkinan nyata untuk melakukan permintaan yang diberikan kepada kita.

5. Saya Lebih Memilih Untuk Mundur Dari Pada Melakukan Pekerjaan Yang Tidak Saya Suka

Ketika Anda menolak untuk melakukan pekerjaan yang menurut kita itu buruk, kita tidak hanya menegaskan kepentingan kita sendiri tetapi juga harus memperhatikan hubungan kita untuk tetap baik. Jika apa yang kita putuskan misalnya berkata “Iya” dan kemudian pekerjaan yang kita harus lakukan adalah jauh tertinggal dari apa yang kita harapkan justru itu akan memperburuk keadaan dan hubungan kita dengan orang tersebut.

kita harus mengetahui batasan diri kita sendiri, jika tidak ingin melakukannya lebih baik jangan dilakukan. Luangkan waktu kita untuk melakukan apa yang kita ingin lakukan dengan baik dan hal apa yang benar-benar terbaik untuk kita. Baik untuk kita akan baik pula untuk lingkungan sekitar kita dalam jangka panjang. Semoga bermanfaat!

 

By:

Rachmat Kozara

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang