VOUCHER DISKON DEEPUBLISH

Macam Teknik Analisis Data yang Wajib Dipahami

teknik-analisis-data
toko buku kuliah

Saat melakukan penelitian, mahasiswa pastinya akan melakukan proses analisis data. Teknik analisis data menjadi bagian penting dalam melakukan penelitian. Sejauh ada banyak macam teknik analisis data. Tanpa teknik analisis data, data yang didapat oleh peneliti hanya akan menjadi data mentah. Data tersebut tidak bisa disajikan untuk dipaparkan ke orang lain.

Untuk itu, proses analisis data menjadi bagian penting dari penelitian. Bagi mahasiswa, pembahasan mengenai analisis data terkadang menjadi bagian sulit ketika melakukan penelitian. Banyak yang mengalami kesulitan ketika menganalisis data. Selain itu, ada juga mahasiswa yang kesulitan menentukan metode atau teknik analisis data yang akan digunakan.

Sebenarnya, proses analisis data dapat kamu lakukan dengan mudah jika tahu seluk beluk tentang analisis data itu sendiri. Misalnya saja, kamu akan mudah melakukan analisis data jika tahu macam-macam teknik analisis data beserta penggunaannya. Untuk memudahkan kamu, artikel ini akan membahas tentang macam-macam teknik analisis data dan kegunaannya. Yuk, langsung saja simak di bawah ini.

A. Teknik Analisis Data Kualitatif

Teknik analisis data yang satu ini merupakan teknik analisis data yang tidak bisa dinumerikkan atau diangkakan. Teknik ini menggunakan deskripsi untuk hasil analisisnya. Teknik ini tidak bertumpu pada jumlah tetapi lebih pada penjelasan, penyebab, alasan dan hal-hal yang mendasari topik tersebut. Secara umum, teknik analisis data kualitatif diartikan sebagai teknik analisis data yang berusaha mencari tahu dan mendalami fenomena tertentu yang dilakukan secara alami atau biasa disebut sebagai natural setting.

Teknik analisis data kualitatif banyak digunakan dalam penelitian yang bertajuk pada pola pertanyaan kenapa dan bagaimana. Teknik ini sangat tepat dipakai dalam penelitian yang berusaha menggali bahasan penelitian secara mendalam. Misalnya saja, pada penelitian yang berusaha menjelaskan alasan munculnya perilaku manusia.

Di dalam teknik analisis data kualitatif, terdapat beberapa teknik atau metode lagi yang kerap digunakan. Setiap metode atau model memiliki kegunaannya masing-masing sesuai dengan tema dan tujuan penelitian. Langsung saja, kamu bisa membacanya di bawah ini.

Baca juga : Data Kualitatif dan Kuantitatif dalam Penelitian

1. Analisis Konten

Metode analisis konten digunakan ketika kamu harus memiliki pemahaman secara utuh atas data penelitian yang dimiliki. Pada penelitian yang mewajibkan kamu memahami keseluruhan data atau penelitian itu sendiri, maka perlu menggunakan teknik ini. Metode ini akan sangat membantumu. Dalam metode analisis ini, kamu bisa menggunakan kode warna pada tema tertentu.

Misalnya dalam penelitian milikmu, ada beberapa dimensi yang terkandung dalam teori utama. Agar lebih mudah, kamu bisa memberi tanda warna tertentu yang sesuai dengan dimensi tertentu. Sehingga nantinya, dalam analisis data, tiap dimensi yang berbeda akan langsung terlihat dari warnanya. Jadi kamu bisa dengan mudah untuk mengenali perbedaannya.

2. Analisis Naratif

Metode ini berusaha untuk menyampaikan data dengan narasi atau cerita. Tentunya memuat seluruh bagian penelitian terutama data yang terkait. Metode ini banyak digunakan dalam penelitian tentang penilaian, emosi, dan banyak lainnya.

Selain itu, metode ini berusaha untuk membuat data atau hasil penelitian nantinya mudah untuk dipahami. Hal ini ini karena metode naratif, disampaikan dengan bahasa yang menarik. Metode ini akan membantumu untuk menyusun suatu rencana tindak lanjut dari data yang dihasilkan oleh penelitian tersebut.

3. Analisis Wacana

Metode yang satu ini terbilang mirip dengan metode analisis naratif. Hanya saja metode analisis wacana lebih berfokus pada konteks sosial. Yang mana didalamnya terjadi interaksi antara subyek penelitian dan peneliti.

4. Analisis Kerangka Kerja

Metode ini bisa dikatakan sedikit lebih maju dan lengkap dibanding metode yang lain. Metode analisis ini terdiri dari beberapa tahapan. Antara lain sosialisasi, identifikasi kerangka kerja tematik, koding, charting, pemetaan dan penginterpretasian. 

5. Analisis Teori Beralas

Metode ini berasal dari analisis satu kasus atau kejadian guna menyusun teori. Untuk selanjutnya, beberapa kasus lainnya ditambahkan untuk dilihat apakah kasus tersebut dapat mendukung maupun berkontribusi terhadap teori. Metode ini membutuhkan konstruksi teori yang didasari dari proses pengumpulan data dan proses analisis data yang diperoleh. Hal ini menjadikan metode analisis Teori Beralas sebagai metode penelitian induktif.

Baca juga : Pengertian Studi Kasus

B. Teknik Analisis Data Kuantitatif

Teknik analisis data kuantitatif banyak digunakan pada penelitian yang datanya dapat diukur atau dinumerikkan. Data tersebut juga dapat diolah dengan teknik statistik dan komputasi. Statistika amat lekat dengan teknik analisis data kuantitatif. Sebagian besar, dalam melakukan teknik analisis data ini pasti selalu menggunakan ilmu statistika.

Teknik analisis data ini menghasilkan data yang lebih objektif, logis dan tidak bias karena hasil yang didapatkan berasal dari perhitungan kerangka kerja matematika. Selain itu, hasil yang didapatkan juga lebih mewakili populasi. Hal ini karena sampel yang diambil sudah melalui perhitungan tertentu yang dianggap sudah mewakili populasi. Ada beberapa metode dalam teknik analisis data kuantitatif, antara lain:

1. Analisis Statistik Deskriptif

Metode yang satu ini hasil akhirnya akan menggambarkan data yang sudah dikumpulkan tetapi tanpa membuat kesimpulan dalam menganalisis data. Akan tetapi, nantinya akan nampak variabel dependen dan variabel independennya. Setiap variabel penelitian akan diberikan deskripsi jika menggunakan metode ini.  Dimana nantinya setiap variabel akan memiliki nilainya sendiri.

Nilai ini meliputi nilai rata-rata, nilai minimum dan nilai maksimal yang dipaparkan dengan angka. Selain itu, standar deviasi tiap variabel juga akan ditampilkan. Nilai-nilai ini akan ditampilkan dengan berbagai tampilan seperti visual, tabel, ukuran tendensi sentral, ukuran letak dan ukuran penyebaran data.

Di dalam metode analisis statistik deskriptif sendiri, masih bisa dibagi lagi menjadi tiga metode. Ketiga metode tersebut antara lain analisis potret data, analisis kecenderungan sentral data, dan analisis variasi nilai. Analisis potret data digunakan untuk menghitung frekuensi nilai variabel. Untuk menghitung nilai rata-rata yang dimiliki variabel tertentu, kamu bisa menggunakan analisis kecenderungan sentral data. Jika kamu ingin mengetahui sebaran nilai dari seluruh variabel yang berasal dari nilai tengahnya, kamu bisa menggunakan analisis variasi nilai.

Baca juga : 7 Jenis Metodologi Penelitian dan Pengertiannya

2. Analisis Statistik Inferensial

Berbeda dengan analisis statistik deskriptif yang tidak membuat kesimpulan, dalam analisis ini kamu diharuskan membuat kesimpulan dari hasil penelitian. Analisis ini tepat digunakan jika penelitianmu mengambil sampel dari populasi yang lebih luas. Tidak hanya itu, metode analisis Statistik Inferensial juga menekankan pada proses generalisasi yang lebih luas lagi.

Metode ini dapat dibagi menjadi dua metode lagi. Pertama adalah metode korelasional, yang mana menjelaskan hubungan atau pengaruh dua atau lebih variabel. Sementara itu, metode komparasi akan membandingkan kondisi dari dua atau lebih variabel maupun kelompok yang terlibat.

3. Analisis Diskriminan

Analisis Diskriminan didefinisikan sebagai teknik analisis data yang melakukan pengelompokan atau klasifikasi pada data berdasarkan pengukuran variabel. Teknik ini dapat menemukan alasan yang menjadikan dua kelompok bisa berbeda. Selain itu, teknik ini juga dapat menemukan dan mengetahui hal baru dari pengukuran variabel tersebut.

Baca juga : Validasi Data Penelitian : Pengertian, Manfaat dan Contoh

C. Teknik Analisis Data Taksonomi

Macam teknik analisis data yang terakhir adalah teknik analisis data taksonomi. Teknik analisis ini bertujuan memberikan domain pada permasalahan sampel penelitian. Domain yang dimaksud dalam teknik analisis data taksonomi ini biasa kamu kenal sebagai variabel. Dalam penggunaannya, teknik ini membagi tiap variabel menjadi beberapa sub variabel. Hal ini dimaksudkan agar kamu lebih mudah dalam mendalami tiap variabel.

Sub bab tersebut juga masih bisa kamu bagi lagi jika dirasa masih bisa dipisahkan dan kurang rinci pembahasannya. Begitupun seterusnya, kamu masih bisa membaginya terus hingga dirasa variabel tersebut sudah terperinci dan tidak bisa dipisahkan lagi. Pada intinya, variabel akan dibahas per bagian secara terpisah agar kamu bisa membahasnya dengan terperinci.

Akan tetapi, teknik analisis data taksonomi tidak dapat kamu gunakan di semua jenis penelitian. Teknik ini biasanya digunakan untuk membantu penelitian kualitatif. Tidak sembarang penelitian kualitatif, teknik ini hanya bisa digunakan pada penelitian yang permasalahannya menjadi sasaran utama variabel penelitian tersebut.

Dalam pengumpulan data, teknik analisis data taksonomi menggunakan metode observasi, wawancara pada beberapa sampel dan dokumentasi. Dokumentasi dilakukan supaya data yang sudah kamu peroleh dapat kamu olah dengan lebih mudah. Sementara itu, hasil analisis data dengan teknik ini disajikan dalam bentuk diagram garis, kotak dan simpul.

D. Teknik Analisis Data Isi

Penelitian yang memperoleh data dari media massa akan menggunakan teknik ini yaitu teknik analisis data isi. Sumber data yang digunakan dalam teknik ini bisa berasal dari semua jenis media massa. Misalnya berasal dari koran, televisi, radio, artikel daring, dan media massa lainnya. Teknik analisis data isi biasanya menggunakan teknik koding simbol dimana ditentukan kode tertentu yang didalamnya terdapat penjelasan dari kode tersebut.

E. Teknik Analisis Data Domain

Teknik ini merupakan teknik analisis data yang menggunakan gambaran dalam pengumpulan data. Objek dari penelitian yang menggunakan teknik analisis ini biasanya lebih dinamis. Ini bisa dilihat jika dibandingkan dengan penelitian lain yang menggunakan teknik analisis data selain teknik ini. Teknik ini cocok untuk jenis penelitian yang membutuhkan eksplorasi mendalam. Karena hal tersebut, maka pada bagian kesimpulan kamu bisa hanya memberikan gambaran saja tanpa harus menuliskan deskripsi kesimpulan yang panjang.

F. Teknik Analisis Data Interaktif Miles dan Hubermen

Teknik ini banyak digunakan pada penelitian kualitatif. Dalam prosesnya, teknik analisis data interaktif milik Miles dan Hubermen ini memiliki tiga proses atau alur. Ketiga proses tersebut antara lain reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau menyusun kesimpulan.

G. Teknik Analisis Data Komparatif Konstan

Teknik analisis data komparatif konstan pertama kali dicetuskan oleh Berney G. Galaser dan L. Strouss. Mereka memberi nama teknik ini sebagai teknik analisis data Komparatif Konstan karena saat penelitian mereka menemukan bahwa pada setiap permasalahan harus dipadukan dengan teori yang digunakan. Secara umum, teknik ini digunakan untuk membandingkan permasalahan yang akan diteliti. Dimulai dari sebelum diteliti hingga selesai dilakukannya penelitian tersebut.

Baca juga : 9 Rekomendasi Buku Metodologi Penelitian Terbaik

Nah, itu tadi penjelasan tentang beberapa macam teknik analisis data. Dengan memahami macam-macam teknik analisis data beserta penggunaannya, kamu akan lebih mudah dalam proses penelitian. Jadi kamu bisa menyelesaikan penelitian lebih cepat dan tepat. Dan tentunya,kamu tidak nggak perlu pusing lagi terkait teknik analisis data. Semoga artikel ini dapat membantu kamu untuk lebih memahami tentang teknik analisis data, ya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang