fbpx

Buku Daya Tarik Kampung Baduy Sebagai Destinasi Wisata Budaya

(1 ulasan pelanggan)

 

Pengarang Robby Binarwan
Institusi Kementerian Pariwisata
Kategori Buku Referensi 
Bidang Ilmu Pariwisata
ISBN 978-623-02-0344-2
Ukuran 14×20 cm
Halaman x, 114 hlm
Harga Rp64.000
Ketersediaan Pesan Dulu
Tahun 2019

 

Rp 64.000

Deskripsi

Sinopsis Buku Daya Tarik Kampung Baduy Sebagai Destinasi Wisata Budaya

Buku Daya Tarik Kampung Baduy Sebagai Destinasi Wisata Budaya|

Kampung adat di Jawa Barat menarik untuk dikaji antara lain dari segi sosial budayanya, karena dengan kearifan budaya mereka mampu melestarikan adat-istiadatnya yang merupakan nilai-nilai luhur cerminan jati diri bangsa. Kampung adat yang mempunyai ciri khas seperti, lokasi terpisah dari perkampungan di sekitarnya, dan beberapa diantaranya daerah yang terpencil sulit dijangkau, rumah dibangun dari bahan yang diperoleh dari lingkungan di sekitarnya, bentuk rumah seragam dan mempunyai tradisi yang masih dipegang kuat oleh masyarakat pendukungnya, masyarakat pendukung kampung adat tersebut merupakan masyarakat yang homogen karena mereka berasal dari satu keturunan dan hanya memiliki satu keyakinan religi atau kepercayaan yang diturunkan dari nenek moyang atau leluhur mereka, serta mempunyai ketua adat (sesepuh) yang sangat dihormati.

Perkampungan masyarakat Baduy terletak di pegunungan Kendeng, kampung terpencar di lembah yang masih tertutup hutan. Secara administratif kampung tersebut masuk ke dalam wilayah Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak Banten Selatan. Luas kawasan Baduy 5.101 ha. Kampung hunian 15 %, lahan perladangan 25 %, dan 45 % lahan hutan termasuk ladang ilalang dan belukar, sedangkan 15 % masih hutan belantara yang dikenal dengan hutan larangan atau hutan tutupan. Jalan desa hanya merupakan jalan setapak yang menghubungkan antar kampung yang ada di sekitarnya. Sebagian besar masyarakat Banten atau sekitar 2.500.000 jiwa tinggal di perdesaan. Sedangkan Banten terdiri dari empat Kabupaten dan tiga kota yaitu: Kabupaten Serang, Pandeglang, Lebak, Tangerang, dan kota Cilegon, Tangerang Selatan, ibu kota Provinsi di kota Serang.

Kampung Baduy merupakan daerah tujuan wisata yang  mempunyai daya tarik selain  alam juga  budayanya.  Mereka  menjaga erat nilai dan norma serta adat istiadat masyarakatnya yang masih terisolir dengan sengaja mengasingkan diri,  hidup  mandiri  tidak   mengharapkan   bantuan dari orang luar. Mereka menghindar pengaruh budaya luar  dan menjaga keaslian  budaya mereka.  Kampung Baduy menarik untuk dikaji, dari segi sosial budayanya. Mereka mampu melestarikan adat-istiadatnya yang merupakan nilai-nilai luhur cerminan jati diri bangsa. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui daya tarik budaya yang terdapat di kampung Baduy dengan menggunakan metode kualitatif serta temuan di lapangan diharapkan aktivitas budaya tersebut dapat menjadi potensi wisata yang dapat disuguhkan kepada wisatawan dan mempunyai nilai jual. Kampung  Baduy  dapat menjadi  percontohan kampung tempat pelestarian alam, karena mereka sangat menjaga keseimbangan dan keselarasan dengan alam dengan tidak merusak kelestarian alam. Adanya pelibatan masyarakat dan terjalinnya hubungan dengan instansi pemerintah menjadikan kampung Baduy menjadi daerah tujuan wisata budaya.

Buku Daya Tarik Kampung Baduy Sebagai Destinasi Wisata Budaya ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish.

Lihat juga kategori buku-buku yang lain:

Buku Biologi Buku Kesehatan | Buku Hukum | Buku Ekonomi | Buku Kimia | Buku Manajemen | Buku Psikologi | Buku Pendidikan | Buku Sosial Politik Buku Metode Riset | Buku Sains dan Teknologi

Additional information

Berat 0.5 kg

1 ulasan untuk Buku Daya Tarik Kampung Baduy Sebagai Destinasi Wisata Budaya

  1. Dewi

    Buku ini sangat bagus, untuk referensi saya

Berikan ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang

© 2020 Toko Buku Online – Gudang Buku Kuliah Deepublish