fbpx

Buku Setra

PengarangFendi Adiatmono Nandarina
Institusi
KategoriBuku Referensi
Bidang IlmuSejarah
ISBN978-602-475-017-6
Ukuran15.5×23 cm
Halaman
xxxiv, 156 hlm
HargaRp 105.000
KetersediaanPesan Dulu
 Terbit 2018

Rp 105.000

Description

Sinopsis Buku Setra

Buku Setra |

Para teoretikus Gestalt pada awal abad  ke-20 mengajukan keunggulan  psikologis lingkaran,  kotak  dan  segitiga  di atas bentuk lainnya. Persepsi visual adalah kunci untuk memahami tendensi metode terapan. Ia menggambarkan manusia menjadi ‘baik’ dengan memakai pola bentuk lingkaran, kotak, dan segitiga dalam memandang sesuatu yang dianggap dapat diwakili dengan metode pendekatan  psikologis lingkaran,  kotak  dan  segitiga. Premis Gestalt telah diterima secara luas, namun sebaliknya Rosch (1973) misalnya, mengemukakan bahwa ia tidak menemukan keuntungan untuk bentuk ‘baik’ ini di kategori organisasi secara lebih luas. Namun, ada arti penting untuk lingkaran, kotak dan segitiga. Memang, menempatkan bentuk sebagai salah satu jenis input perseptual (dalam istilah filosofis, ‘kabur’) rentan terhadap efek variasi bahasa.

Banyaknya organisasi yang menggunakan ‗kualitas bentuk lingkaran‘, dengan asumsi akan menggunakannya dengan cukup efektif. Secara impresionistik, klaim lingkaran telah membuktikan keefektifan ini, hanya sedikit yang terkendali dengan baik penelitian telah dilakukan Adanya latar belakang ini, tidak mengherankan jika kalangan peneliti kualitatif memakai cara itu dan berdampak pada eforia sebuah organisasi (Benscoter, 1983; Donovan & Van Horn, 1980). Persepsi visual dan non visual teori Barat itu  penting untuk komparasi, namun jikapun dipakai, ia tak sampai tahap menjelaskan‘. Keadaan tahap menjelaskan‘ hanya dipunyai oleh masyarakat Indonesia sendiri. Maka, metode dan teori orang Indonesia dalam pendekatan ilmu pengetahuan yang berasal dari Indonesia adalah kunci untuk memahami tendensi metode terapan.

Penulis mengurai sejarah  sétra  ini dengan pahit, namun  itu mengajarkan untuk tidak frustasi, karena ada sisi yang berwujud kebaikan yang dapat dipetik pada masa kini. Di situ di dapat ‗qada‘ dan ‗qadar‘nya Allah terhadap manusia.  Qada bermakna sesuatu yang ditetapkan Allah pada mahluk-Nya, baik berupa penciptaan, peniadaan maupun perubahannya. Sedangkan qadar bermakna sesuatu yang telah ditentukan Allah sejak zaman  azali. Konsentrasinya adalah nilai pembelajaran ridhlo di dalamnya. Pada Bab ini akan dijabarkan tentang lingkup  lingkaran yang berwujud nilai ruhaniah dan fisik dari  sétra-pradakon-dakon. Proses perkembangan itu berjalan dari semenjak zaman batu hingga modern sekarang ini. Ada suatu yang dinamakan proses sebelum dakon  berwujud. Itu yang disebut  pradakon  (arti ‗pra‘ adalah sebelum, KBBI), yang merupakan suatu jalinan karya antar waktu sebelum paten masyarakat pendukungnya menjadi  dolanan dakon. Keseluruhan mengenai  keterkaitan tiap bagian yang disajikan pada proses membentuknya merupakan suatu cara pandang yang holistik. Dakon  sebagai  dolanan  telah merambah pada tiga benua, Asia, Afrika, dan Arab.  Perembesan  kebudayaan yang terjadi pada masa lalu, menyebabkan terjadi pola sebar, yang mengimbas kepada pola dan penggayaan tertentu disertai makna yang terkandung pada elemen hiasnya.  Jika merujuk pada tinggalan artevak batu  pradakon  hingga dakon di Jawa dan Sumatera, maka dolanan ini  tua usianya, sebelum manusia mengenal huruf di jaman megalithicum.

Buku Setra ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish. 

Lihat juga kategori buku-buku yang lain:

Buku Biologi Buku Kesehatan | Buku Hukum | Buku Ekonomi | Buku Kimia | Buku Manajemen | Buku Bahasa dan Sastra | Buku Sains dan Teknologi | Buku Pendidikan Buku Metode Riset | Buku Peternakan | Buku Pariwisata

Additional information

Weight0.2 kg

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Buku Setra”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *