Buku Pandemi Membuahkan Kreasi (Refleksi Guru)

Penulis Agus, S.Pd., M.M., dkk
Institusi
Kategori Buku Referensi
Bidang Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISBN 978-623-02-3660-0
Ukuran 14×20 cm
Halaman viii, 83 hlm
Ketersediaan Pesan Dulu
Tahun 2021

Rp 52.000

Deskripsi

Bagikan

Sinopsis Buku Pandemi Membuahkan Kreasi (Refleksi Guru)

Buku Pandemi Membuahkan Kreasi (Refleksi Guru)

Metode pembelajaran adalah bagian yang sangat penting dalam menjalankan proses pembelajaran. Metode yang pas, tentu berdampak sangat baik untuk meningkatkan kualitas belajar peserta didik. Namun sebaliknya, jika metodenya tidak sesuai dengan situasi dan kondisi ataupun materi yang diajarkan, ini dapat merusak konsentrasi belajar dan bahkan merusak minat belajar dari peserta didik. Dengan demikian, para guru berlomba-lomba untuk mencari dan menemukan metode yang tepat dalam proses pembelajaran.

Untuk membagikan pengalaman yang didapat selama dalam pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19, para guru ingin membagikan metode-metode terbaik yang dibukukan dalam buku yang berjudul Pandemi Membuahkan Kreasi.

Buku ini ditulis oleh guru-guru yang berkualitas baik dan inovatif dalam pembelajaran, terutama dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Semoga sederet pengalaman ini akan menambah wawasan dan ilmu pengetahuan baru bagi para pembaca untuk mengikuti jejak para guru hebat.

Buku Pandemi Membuahkan Kreasi (Refleksi Guru) ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish.

Dapatkan buku-buku berkualitas hanya di Toko Buku Online Deepublish. Kami berfokus menjual buku-buku kuliah untuk Mahasiswa di seluruh Indonesia, dengan pilihan terlengkap kamu pasti mendapatkan buku yang Anda cari.

Kelebihan kami :

*Buku Baru
*Original
*Pengiriman Cepat
*Stok selalu tersedia
*Packing aman & rapi
*Garansi 100% jika produk rusak/cacat/tidak sesuai KAMI GANTI atau UANG ANDA KEMBALI

Belajar jualan online

Informasi Tambahan

Berat 0.2 kg

Review

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Buku Pandemi Membuahkan Kreasi (Refleksi Guru)”