Buku Menjaga Adat, Menguatkan Agama Katoba dan Identitas Muslim Muna

Pengarang Asliah Zainal
Institusi
Kategori Buku Referensi
Bidang Ilmu Sosial Budaya
ISBN 978- 602-453-413-4
Ukuran 15.5×23 cm
Halaman
xxxvi, 262 hlm
Ketersediaan Pesan Dulu
 Tahun Terbit  2017

Rp 154.000

Deskripsi

Sinopsis Buku Menjaga Adat, Menguatkan Agama Katoba dan Identitas Muslim Muna

Buku Menjaga Adat, Menguatkan Agama Katoba dan Identitas Muslim Muna |

Mengkaji budaya seperti membaca sebuah teks yang mengharuskan penafsiran yang boleh jadi subjektif tetapi tetap harus mengedepankan objektivitas. Meneliti budaya sendiri dalam konteks ini seperti berdiri di depan cermin dan melihat bayangan sendiri. Ketika mencermati diri sendiri barangkali akan timbul kekaguman (narsis) atau barangkali juga kekagetan mengapa bisa terjadi hal-hal yang di luar prediksi. Itulah personal experience yang seringkali penulis alami ketika berada di lapangan. Akan tetapi, mengamati diri sendiri adalah juga suatu tanggung jawab budaya (cultural responsibility) demi menemukan sisi lain dari kebudayaan yang boleh jadi tidak ditemukan pada lokus yang lain; bisa pula dengan detil mengutak-atik sesuatu yang tidak tampak di permukaan.

Dalam posisi sebagai peneliti, menjaga jarak dengan subjek penelitian adalah sesuatu yang niscaya, sekaligus juga bisa menjadi bagian dari masyarakat lokal yang mengalami dan merasakan sendiri pengalaman-pengalaman sebagai “Orang Muna”. Berada pada kondisi demikian, penulis memungkinkan untuk membentangkan kebudayaan yang diamati dan bisa “mengkitisinya” secara bijak. Hidup bersama masyarakat lokal; berbincang lepas dengan para orang tua, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat desa; ikut ambil bagian dalam aktivitas hidup keseharian dan upacara adat selalu saja berkali-kali dihinggapi rasa “jatuh cinta” pada data yang dikumpulkan, mengerutkan kening, bertanya dalam hati “mengapa bisa begitu”, tidak percaya, bahkan “menggugat”. Akan tetapi, rasa yang bercampur aduk demikian justru sangat membantu mengerti, memahami, dan akhirnya menganalisis hal-hal yang tampak sepele, sangat penting, bahkan kontradiktif.

Meneliti katoba Muna bagi penulis tidak hanya melakukan penelitian untuk kepentingan akademik, tetapi juga belajar banyak dari masyarakat desa, para tokoh adat, pegawai sara di desa-desa dan juga anak-anak yang menjalaninya. Mengingat begitu banyak hal yang penulis dapatkan, maka buku ini layak penulis dedikasikan kepada masyarakat Muna, khususnya pada para tokoh adat dan tokoh agama, serta pegawai sara di Muna. Terima kasih yang tak ternilai kepada Bapak Sirad Imbo (narasumber utama sekaligus guru budaya penulis), Bapak La Ode Ngkalusa, Bapak Laode Dandila. Mereka bagi penulis adalah penjaga tradisi sekaligus guru yang mengajarkan banyak hal bagaimana menjadi “bangga” dan perlu memelihara nilai universal sebuah budaya. Terima kasih atas waktu dan cerita yang membuat penulis merasa “masih sangat bodoh” Kadang-kadang pertanyaan penulis membuat mereka terdiam beberapa saat (mungkin terlalu berani atau justru karena penulis tak tahu apa-apa). Terima kasih secara khusus kepada Bapak Sido Tamrin, Bapak Kimi Batoa (almarhum), Bapak Laode Arqom Ali, Bapak La Mokui, Bapak Laode Hanafi, Bapak Laode Kardini, Bapak Mahmud Muhammad, Bapak Kamaruddin, dan para pegawai sara di desa-desa dan tokoh agama yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu.

Buku Menjaga Adat, Menguatkan Agama Katoba dan Identitas Muslim Muna ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish. Lihat koleksi buku lainnya di : Toko Buku Online Deepublish

Lihat juga kategori buku-buku yang lain berikut ini :
:

Buku Biologi Buku Kesehatan | Buku Hukum | Buku Ekonomi | Buku Kimia | Buku Manajemen | Buku Psikologi | Buku Pendidikan | Buku Sosial Politik Buku Metode Riset | Buku Sains dan Teknologi

Pondok Djawara Deepublish

Informasi Tambahan

Berat 0.5 kg

Review

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Buku Menjaga Adat, Menguatkan Agama Katoba dan Identitas Muslim Muna”