Buku Living Constitution Cara Menghidupkan UUD 1945

Pengarang Wira Atma Hajri
Institusi Universitas Islam Riau
Kategori Buku Referensi
Bidang Ilmu Hukum
ISBN 978- 602-453-369-4
Ukuran 15.5×23 cm
Halaman
viii, 112 hlm
Harga Rp 0
Ketersediaan Pesan Dulu
 Tahun Terbit  2017

Pembelian bisa menggunakan beberapa cara berikut ini.

Deskripsi

Bagikan

Sinopsis Buku Living Constitution Cara Menghidupkan UUD 1945

Buku Living Constitution Cara Menghidupkan UUD 1945 |

Buku ini terdiri dari delapan bab yang membahas tentang kosntitusi, jenis konstitusi yaitu hidup dan mati dibeberapa negara, amandemen UUD 1945, wacana amandemen kelima, sulitnya mewujudkan UUD 1945, cara lain mewujudkan UUD 1945, dan terakhir penutup. Ada dua hal yang bisa disimpulkan dalam buku ini,

Pertama, ada beberapa alasan mengapa sulitnya mewujudkan UUD1945 sebagai konstitusi hidup melalui Amandemen Kelima, yaitu: (1) Prosedur perubahan formal UUD 1945 yang terlalu rigid. Dalam hal usulan saja, diharuskan berasal dari minimal 1/3 dari anggota MPR. Sebagai pengusul, Anggota DPD yang notabenenya juga adalah anggota MPR, hanyalah berisikan 132 orang. Artinya tidak mencapai 1/3 anggota MPR yang seluruhnya berjumlah 692 orang. (2) Tidak mendapatkan dukungan politik. Dalam hal ini adalah dukungan politik dari anggota-anggota DPR yang notabenenya juga sebagai anggota MPR. Anggota MPR yang berasal dari keanggotaan DPR lebih dari 2/3. Jadi, anggota-anggota DPD membutuhkan dukungan dari anggota-anggota DPR untuk meloloskan proposal amandemen itu. (3) Momentum yang tidak mendukung Amandemen Kelima. Amandemen tidak hanya persoalan substansi apa yang akan diubah, diganti, atau direvisi, namun yang lebih penting lagi adalah momentum. Secara umum, mulusnya amandemen di saat situasi sedang bergejolak terutama krisis ekonomi dan krisis politik tingkat tinggi sebagai dampak dari rezim yang otoriter seperti halnya Amandemen 1999-2002 yang lalu.

Kedua, amandemen bukanlah satu-satunya cara untuk mewujudkan UUD 1945 sebagai konstitusi yang hidup. Di samping amandemen terdapat cara-cara lainnya, yaitu: (1) Melalui pengaturan di dalam undang-undang; (2) Melalui interpretasi hakim konstitusi; dan (3) Melalui konvensi ketatanegaraan. Cara-cara ini baik secara teori dan praktik dapat dibenarkan. Secara teori didasarkan pandangan K.C. Wheare, Geoge Jellinek, dan lainnya. Secara praktik, ketiga cara tersebut keberadaannya diakui sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan ketatanegaraan Indonesia dari dulu hingga sekarang.

Semua negara di dunia ini memiliki konstitusi. Namun tidak semua negara memiliki konstitusi tertulis. Konstitusi ini menjadi landasan konstitusional sebuah negara yang memuat tujuan bernegara, prinsip-prinsip dan aturan dasar yang mengatur tata kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengenai muatan atau isi konstitusi, sedapat mungkin bersifat fleksibel. Hal ini dimaksudkan apa yang diatur itu dapat selaras dan menjangkau ke depan perkembangan dan kebutuhan kita berbangsa dan bernegara. Sebab berbangsa dan bernegara bukan saja untuk hari ini, namun juga untuk masa-masa yang akan datang.

Karena itu, ketika apa yang dimuat di dalam konstitusi nyatanya tidak lagi mampu menjawab dinamika dan tantangan zaman, maka pada titik inilah seyogyanya amandemen konsitusi menjadi sebuah keniscayaan. Termasuklah dalam hal ini adalah konstitusi Indonesia.

Buku Living Constitution Cara Menghidupkan UUD 1945 ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish. Lihat koleksi buku lainnya di : Toko Buku Online Deepublish

Lihat juga kategori buku-buku yang lain berikut ini :
:

Buku Biologi Buku Kesehatan | Buku Hukum | Buku Ekonomi | Buku Kimia | Buku Manajemen | Buku Psikologi | Buku Pendidikan | Buku Sosial Politik Buku Metode Riset | Buku Sains dan Teknologi

Informasi Tambahan

Berat 0.2 kg

Review

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Buku Living Constitution Cara Menghidupkan UUD 1945”
Tag Produk :