Buku Jejak Pengawas Pemilu Kabupaten Tegal

 

Penulis Istibsaroh
Institusi
Kategori Buku Referensi
Bidang Ilmu Sosial dan Politik 
ISBN 978-623-02-4622-7
Ukuran 15.5×23 cm
Halaman xvi, 112 hlm
Ketersediaan Pesan Dulu
Tahun 2022

Rp 98.000

Pembelian bisa menggunakan beberapa cara berikut ini.

Deskripsi

Bagikan

Sinopsis Buku Jejak Pengawas Pemilu Kabupaten Tegal

Buku Multi Sensing for Smart City: Dengue Fever Spreading Disease

Pemilu merupakan sarana menegakkan kedaulatan rakyat. Semua tahapan dalam pemilu harus dilaksanakan dengan asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil. Pemilu serentak 2019 adalah sejarah, karena pemilihan DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden, DPRD provinsi serta DPRD kabupaten dilaksanakan pertama kali. Bawaslu Kabupaten Tegal bertugas mengawasi seluruh tahapan pemilu. Sumber daya manusia menjadi hal yang terpenting. Tugas-tugas pengawasan dilakukan oleh seorang pengawas. Tahap pemungutan dan penghitungan suara merupakan tahapan yang krusial dan penentu, karena pada tahap tersebut masyarakat diberikan hak suara. Proses yang lama pada tahap ini menyebabkan adanya kecelakaan kerja yang dialami oleh di jajaran pengawas ad hoc.

Tugas pengawasan sangat rentan syarat pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, termasuk pada pengawas jajaran ad hoc. Bawaslu menangani pelanggaran kode etik jajarannya sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan yang berlaku untuk menjaga profesionalitas, integritas, dan netralitas. Pengalaman pengawas pemilu serentak 2019 yang pertama di Indonesia memberikan beban besar, sangat penting kapasitas dan kemampuan pengawas pemilu karena hasil pengawasan menentukan kualitas pemilu. Pengetahuan tentang tahapan pemilu dan regulasi menjadi pedoman pengawasan.

Isu perempuan selalu dibicarakan dalam semua aspek, dalam politik dan ruang publik lainnya. Pilihan menjadi pengawas pemilu menunjukkan bahwa demokrasi tanpa perempuan adalah sebuah keniscayaan, ini bisa dilihat peran serta perempuan pada pemilu serentak 2019 pada pengawasan di tingkat TPS mencapai 59% adalah pengawas perempuan, meskipun ketentuan jumlah besaran persentase pengawas TPS perempuan belum diatur oleh undang-undang.

Bawaslu Kabupaten Tegal baru menjadi lembaga permanen dari tahun 2018. Keberadaannya banyak yang mempertanyakan kinerja selama tidak ada tahapan pemilu. Menjawab pertanyaan publik, banyak kegiatan sosialisasi partisipatif pengawasan, dan menyiapkan pengawasan pada pemilu yang akan datang. Meskipun tidak ada tahapan dan masa pandemi, Bawaslu tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Pada masa pandemi Covid-19 strategi yang paling efektif adalah daring.

Buku Jejak Pengawas Pemilu Kabupaten Tegal ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish.

Dapatkan buku-buku berkualitas hanya di Toko Buku Online Deepublish. Kami berfokus menjual buku-buku kuliah untuk Mahasiswa di seluruh Indonesia, dengan pilihan terlengkap kamu pasti mendapatkan buku yang Anda cari.

Kelebihan kami :

*Buku Baru
*Original
*Pengiriman Cepat
*Stok selalu tersedia
*Packing aman & rapi
*Garansi 100% jika produk rusak/cacat/tidak sesuai KAMI GANTI atau UANG ANDA KEMBALI

Informasi Tambahan

Berat 0,35 kg

Review

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Buku Jejak Pengawas Pemilu Kabupaten Tegal”
Tag Produk :