fbpx

(Review Buku) Metode Active Learning Untuk Guru dan Dosen

review-buku-active-learning

(Review Buku) – Metode active learning salah satu upaya peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa. Hampir sebagian besar guru ingin menciptakan hasil belajar seperti ini. Sayangnya, tidak semua guru bisa melakukan hal-hal semacam ini. Jadi wajar saja jika banyak guru yang mencari-cari trik dan metode ini.

Nah, buku karya Drs. SInar, M.Ag ini salah satu buku yang sangat menarik. Karena buku ini membeberkan rahasia agar peserta didik lebih aktif dan proaktif. Apa saja sih ulasan di dalam buku ini? Agar tidak terlalu lama-lama, langsung disimak uraian garis besarnya.

Penerapan metode active learning

Metode Active Learning

Buku setebal 133 halaman ini mengawali dengan pembahasan keaktifan belajar peserta didik. keaktifan belajar dalam dunia sekolah sangat diperlukan. Misal, anak dapat m engikuti pelajaran. Sayangnya, tidak semua anak mampu mengikuti pelajaran. Dan tentu saja ini menjadi tantangan bagi seorang guru kelas. Karena guru kelas dituntut untuk bisa mengajak tanpa memaksa dan mampu mengajak siswa yang malas menjadi lebih rajin.

Memang ada upaya dari pihak guru untuk mencari cara untuk meningkatkan keaktifan siswa. Karena bagaimanapun juga, keaktifan sebagai motor dalam kegiatan belajar. Padahal, keaktifan seorang siswa pun dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari motivasi internal dan eksternal. Siswa yang memiliki motivasi internal, siswa memiliki kecakapan dan motivasi belajar yang tinggi. Berlaku sebaliknya.

Menurut Sardiman, keaktifan adalah kegaitan yang bersifat fisik maupun mental, yaitu berbuat dan berfikir sebagai suatu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan (Sardiman, 2001: 98).

Penerapan keaktifan Belajar
Meningkatkan keaktifan belajar dapat diindikasikan dengan melihat keterlibatan dan keikutsertakan siswa. Apakah ketika siswa mengikuti pelajaran guru, mereka paham denga pesan yang disampaikan guru? Atau tidak paham sama sekali. Hal-hal semacam inilah yang juga diperhatikan oleh seorang guru.

Pada dasarnya, keaktifan belajar untuk siswa bertujuan agar anak-anak tidak lain biar memperoleh pengalaman belajar. Pengalaman belajar inilah yang nantinya dapat digunakan sebagai gerbang pertama untuk melakukan eksplorasi. Dari pihak guru, menciptakan suasana dan situasi semacam ini,, bisa dengan cara membuat kelompok dan meningkatkan aktivitas belajar siswa sejak awal. Atau bisa juga dengan membuat forum belajar dalam bentuk kecil.

Hakekat Aktive Learning
Hakikat belajar dalam fungsi keaktifan belajar menurut definisi Dra. Sinar adalah proses pembelajaran dengan maksud untuk memberdayakan siswa agar mampu belajar dengan menggunakan strategi secara aktif. Pembelajaran aktif dimaksudkan untuk mengoptimalkan penggunaan semua potensi yang dimiliki oleh anak didik. sehingga semua siswa dapat mencapai hasil belajar yang memuaskan sesuai dengan karakteristik pribadi yang mereka miliki. Disamping itu, pembelajaran aktif juga dimaksudkan untuk menjaga perhatian siswa agar tetap tertuju pada proses pembelajaran.

Keaktifan belajar yang esensial adalah pembelajaran meaning. Isitlah meaning itu sendiri dapat diartikan sebagai konsep dasar yang sering digunakan, sehingga belajar terjadi bila mempunyai arti bagi siswa. Dengan kata lain, seorang guru tidak bisa memaksakan diri siswa untuk belajar atau memahami materi yang tidak mereka sukai.

Maka dari itu, di sini seorang guru secara tidak langsung dituntut untuk bisa memahami perilaku, minat dan sikap siswanya. Apa sih yang disukai siswa si A dan si B. Jelas, agar pendekatan pembelajaran yang dilakukan tepat sasaran dan hasilnya pun bisa lebih maksimal.

Penerapan Metode Active Learning
Ide dasar metode active learning sebenarnya mengharapkan siswa mendapatkan pengertian dalam proses belajar. Jadi sifat active learning itu sendiri sebenarnya konotasinya constructivism, yaitu siswa bisa melakukan interaksi dengan lingkungan, dan siswa dilibatkan dalam mengkonstruksikan belajar yang bisa memecahkan masalah.

Bentuknya bagaimana? Bisa dalam bentuk diskusi kelas. Dimana diskusi kelas tersebut mengulas suatu permasalahan dan dicari jalan solusinya. Sehingga, secara tidak langsung anak pun juga memiliki pengetahuan dalam menyikapi masalah yang terjdi.

Prinsip belajar yang sarat akan makna dan memiliki hubungan dengan apa yang sudah diketahui siswa, dan hal itu akan menjadikan andalan dan mengubah apa yang diketahui. Maka, semua pengetahuan adalah produk dari aktivitas konstruktivistik individu.

Adapun upaya untuk mencapai active learning atau keaktifan belajar, yaitu menanamkan nilai nilai tenggang rasa, kerjasama, kejujuran, saling menghormati. Penting pula memberikan nilai pendidikan humanistic, yaitu bisa dilakukan dengan opened-ended, dimana siswa diajarkan bagaimana cara memperoleh informasi, bagaimana membuat keputusan dan bagaimana memecahkan masalah.

Cetakan pertama yang dicetak oleh Deepublish pada tahun 2018 ini sangat menarik. Bahasa yang digunakan lebih lumer dan mudah dipahami. Cakupan materi atau pembahasannya pun sangat banyak dan aplikatif. Misal di subab 4.4 mengulas cara meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan memahami intelegensi siswa, minat, sikap, ingatan, perhatian dan motivasi anak.

Buku sebenarnya tidak hanya berfokus pada siswanya, tetapi juga fokus pada gurunya. Karena di di bab lain juga disinggung peran guru dalam penerapan metode keaktifan belajar juga sangat diperhatikan. Bagi guru-guru yang kesulitan melaksanakan pembelajaran ini pun sebenanya tidak perlu khawatir, karena juga ada panduan yang bisa dipelajari. Dijamin, buku ini sangat bermanfaat sekali untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa, sehingga melahirkan peserta didik yang lebih unggul.

>> Beli Buku Metode Active Learning

Anda juga bisa melihat review buku ini melalui video kami di YouTube “Guru Asik Siswa Aktif” dibawah ini :

Terimakasih sudah membaca (Review Buku) Metode Active Learning Untuk Guru dan Dosen, Anda dapat membaca review buku yang lain :

1. (Review Buku) Pengantar Keamanan Pangan Untuk Industry Pangan
2. (Review Buku) Tentang Panduan Lengkap Google Drive dan Google Apps

Kontributor : Irukawa Elisa (IG : @penulis_elisa)

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *