Perbedaan Paper dan Makalah : Pengertian, Sistematika

perbedaan paper dan makalah
toko buku kuliah

Perbedaan Paper dan Makalah – Kamu masih merasa kesulitan mengidentifikasi perbedaan paper dan makalah? Nah, buat kamu nih yang sedang disibukan dengan makalah dan paper, ada baiknya kamu mempelajari perbedaan diantara keduannya. Tentu saja tujuannya agar kamu tidak salah persepsi diantara keduanya. karena, cukup banyak yang sering salah mengartikan loh.

Terutama bagi mahasiswa baru, banyak kesulitan dan kebinggungan ketika disuruh menulis makalah atau paper. Bahkan, mahasiswa akhir semester pun, juga banyak yang masih kesulitan membedakan dua hal tersebut.

Tenang, karena kesempatan kali ini akan mengulas perbedaan paper dan makalah lebih spesifik. Tentu saja agar kamu bisa lebih mudah mehami. Nah, daripada panjang lebar, langsung saja berikut perbedaan paper dan makalah yang perlu digaris bawahi. Semoga bermanfaat.

A. MAKALAH – Perbedaan Dengan Paper

Makalah dapat diartikan sebagai karya tulis yang disusun secara runtut dan tersistematis. Tentu saja proses penulisan tidak ditulis begitu saja, tetapi disertai dengan analisis yang objektif dan logis tentunya. Berikut ini adalah ulasan tentang makalah :

Pengertian Makalah

Makalah adalah karya tulis yang membahas suatu masalah berdasarkan hasil kajian pustakan (teori) atau hasil pengamatan (penelitian).

Makalah juga dapat diartikan sebagai karya tulis yang berisi pemikiran terhadap topik atau permasalahan tertentu. Jadi, secara gampangnyak kamu menuliskan tema atau topik ide yang sudah kamu dapatkan. Kemudian kamu kembangkan, di tambah dengan kajian literatur yang lainnya.

Ciri-ciri Makalah

Memang mengerti makna paragraf di atas. Ternyata belum tentu membantu kita memahami apa sih ciri perbedaan paper dan makalah? Nah, berikut ada beberapa ciri makalah yang bisa diperhatikan.

1. Logis

Dikatakan logis karena pesan makalah terkesan kaku dan terlalu formal. Dari segi isi, pandangan, uraian hingga keterangan dapat dikaji atau dibuktikan. Intinya lebih kaku, tidak seperti ketika membaca sastra tentunya.

2. Objektif

Ciri makalah yang selanjutnya bersifat objektif. Objektif di sini ditulis berdasarkan data dan fakta. Dengan kata lain, memang melalui kajian literatur, penelitian atau melalui cara lain. Penulis menyampaikan pesan tulisan tidak melibatkan perasaan subjektifitas. Jadi, penulis hanya menuliskan fakta dan data.

3. Sistematis

Seperti yang disinggung sebelumnya bahwa dikatakan sistematis karena dari segi penyampaian dituliskan secara berkesinambungan, runtut dan jelas. Cara ini pulalah yang memudahkan pembaca memahami alur atau skema pesan yang penulis sampaikan. Bahkan, pembaca juga bisa membaca cepat karena bisa membaca dari poin-poin dasarnya saja.

4. Jelas

Jelas yang dimaksud adalah memiliki keterangan, pendapat dan pandangan yang dapat di runut. Pastinya saat membuat makalah, kamu akan menemukan penulisan tabel atau gambar yang diambil dari sumber lain. Maka, kamu wajib hukumnya menuliskan sumber tersebut di bagian bawah. Atau ada pendapat atau pengertian dari penulis lain, maka kamu pun juga wajib mencantumkannya. Itulah yang disebut jelas.

5. Dapat Diuji Kebenarannya

Namannya juga makalah atau hasil penelitian. Maka sudah sepantasnya dan sewajarnya makalah tersebut isinya dapat dipertanggungjawabkan. Jika tidak dapat dipertanggungjawabkan, itu menunjukan bahwa penulisan tersebut di ragukan. Salah satu bentuk makalah itu objektif atau tidak dengan hasil makalah kebenarannya dapat diuji.

Baca juga : Pengertian Membaca dan Tujuan Membaca

sistematika penulisan makalah

Pertanyaan yang umum yang sering dilontarkan selain perbedaan paper dan makalah adalah, bagaimana sistematika penulisan makalah? tentu saja sistematika penulisan makalah sebenarnya sederhana dan simpel. Bahkan, kamu bisa mengamati setiap laporan makalah, pasti bentuk atau kerangka penyajiannya sama, hanya beda penyajian data, tema dan hasil pembahasan. Berikut sistematikanya.

1. Judul Makalah

Namannya juga judul, sudah pasti diletakan dibagian depan. Nah, struktur penulisan judul makalah pun ada aturannya sendiri. Diantarannya harus menyantumkan beberapa data seperti nama makalah, nama penulis (jika penulis lebih dari satu, tulis semua nama yang terlibat) kemudian sertakan juga nomor induk pemakalah.

Dibagian bawahnya, tidak kalah penting untuk menyantumkan perguruan tinggi kamu dan tahun pembuatan makalah. Karena jika makalah ini dipulibkasikan secara daring, setidaknya orang yang ingin menggunakan makalah kamu, mereka tahu itu hasil penelitian dari universitas mana.

2. Bab I Pendahuluan

Di dalam bab satu inilah ada dua elemen penting yang harus kamu tuliskan. Pertama memuat latar belakang, bisa menuliskan latar belakang kamu mengambil tema tersebut atau latar belakang kenapa kamu mengambil tema tersebut. Kedua, memuat tujuan. Jadi kamu pun juga perlu menyampaikan apa sih tujuan kamu melakukan penulisan makalah. Karena menyampaikan tujuan ternyata penting bagi pembaca.

Jadi di Bab I Pendahuluan ini bisa terdiri dari :

  • Latar belakang masalah
  • Rumusan masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Batasan masalah
  • Metode Pengumpulan Data

3. Bab II Pembahasan

Nah masuk di bab dua, kamu bisa masuk kebagian inti dari makalah yang ingin kamu sampaikan. Setidaknya di sini kamu bisa meluapkan gagasan, kajian literatur yang kamu temukan (yang mendukung tema yang kamu ambil) dan jika perlu berikan data dan fakta yang sudah kamu temukan pula. Karena ini juga akan membantu pembaca lebih yakin dengan makalah kamu.

Sebagai gambaran bab II Pembahasan ini bisa berisi tentang :

  • Dasar Teori (Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat yang berkaitan dengan masalah yang diambil).
  • Membandingkan data yang diperoleh dengan data yang ada pada teori.

Contoh Bab II Pembahasan

Pondok Djawara Deepublish

2.1 Pengertian E-Coomerce (Teori E-Coomere)
2.2 Manfaat E-Commerce Bagi Masyarakat
2.3 Kondisi E-Commerce di Indonesia
2.4 Dampak Positif E-Commerce di Indonesia

4. Bab III Penutup

Bab III adalah Penutup, biasanya terdiri dari dua sub bagian yaitu Kesimpulan dan Saran. Nah, di sana kesimpulan wajib disimpulkan oleh penulis, bukan oleh pembaca.

5. Daftar Pustaka

Bagian terakhir wajib ada referensi atau daftar pustaka. Misal data-data yang sudah kamu gunakan dalam makalah, wajib dicantumkan di lembar ini. Bisa dari buku, internet, jurnal, prosiding dan lainnya, semua data atau sumber referensi yang dipakai, di masukan di sini. Termasuk sumber dari televisi, atau dari radio, juga wajib di cantumkan.

Baca juga : Cara Menjadi Dosen: Syarat dan Tugas Dosen

B. PAPER – Perbedaannya dengan Makalah

Jika sebelumnya sudah disinggung tentang makalah. Kamu pasti bertanya paper itu. Di bawah ini adalah ulasan mengenai paper :

Pengertian Paper

Paper merupakan non research article (bukan penelitian). Paper bisa dikatakan sebagai ringkasan dari penelitian yang kita buat.

Paper dapat diartikan sebagai karya tulis yang dibuat ditulis berdasarkan data, argumen yang kevalidan datanya kuat. Memang tidak begitu tampak mencolok perbedaan paper dan makalah, keduanya hampir sama. Perbedaan keduanya hanya pada sistematika dan cara pembahasannya saja.

  1. Makalah memiliki sistematika yang lebih formal, jika paper lebih flexible. Paper bisa dibuat jadi 2 kolom.
  2. Pembahasan paper lebih singkat.
  3. Jika pada makalah ditulis berdasarkan pada topik atau permasalahan tertentu, maka penulisan paper hanya membahas masalah tertentu. Dimana pembahasan teersebut difokuskan pada analisis masalahnya saja.
  4. Jika penulisan makalah memiliki sistematika penulisan yang berbeda-beda (sesuai dengan cara dan gaya penulisnya masing-masing), maka penulisan paper sistematika penulisannya disesuaikan dengan sasaran publikasinya. Misalnya akan dipublikasikan dan untuk kepentingan apa, maka barulah mengikuti format yang diinginkan dari media yang akan mempublikasikannya.

Baca juga : 10 Langkah Cara Membuat Paper dan Contoh

Struktur Penulisan Paper – Perbedaan Paper Dan Makalah

Jika sebelumnya sudah kamu baca struktur penulisan makalah, maka struktur paper pun berbeda. Berikut adalah sistematika atau struktur perbedaan paper dan makalah sebagai berikut.

1. Judul

Penulisan judul tidak jauh beda dengan sistematika penulisan makalah. Di sana juga tetap terdiri judul paper, nama penulis, NPM, universitas asal disertai fakultas dan wajib pula menyantumkan tahun.

2. Abstrak

Ada paper yang mengharuskan terdapat abstraknya. Namun abstrak ini tidak wajib pada beberapa kasus tertentu, umumnya panjang abstrak tidak lebih dari 300 kata atau satu halaman.

Abstrak terdiri dari singkatan latar belakang, masalah, metode yang digunakan, dan hasil penelitian serta pembahasan.

Menurut standar Abstrak ditulis dengan huruf miring dan font 10.

2. Bab Pendahuluan

Di bab pendahuluan, penulis menyantumkan pokok masalah yang kamu tulis apa, termasuk pula menyantumkan lingkup pembicaraan. Pendahuluan ini berisi tetang latar belakang masalah, permasalahan dan tujuan penulisan. Kurang lebih 2-3 halaman.

3. Bab Pembahasan

Yang dimaksud di penulis diberikan ruang untuk menguraikan gagasan pokok dan menyampaikan informasi yang penulis dapatkan.

Pembahasan paper bisa diangkat berdasarkan referensi dari research article, non research article, buku, atau media lain yang terkait dengan permasalahan yang diangkat.

4. Kesimpulan

Di bagian kesimpulan inilah kamu harus pandai menyampaikan kesimpulan yang didapatkan dari argumentasi yang dibuat. Pandai dalam hal ini mampu membuat kesimpulan yang lebih mudah dipahami dan menggunakan bahasa yang tidak terlalu panjang.

5. Daftar Pustaka

Dibagian daftar pustaka seperti penjelasan sebelumnya. Penulis paper wajib menyampaikan sumber referensi yang sudah digunakan.

Ketentuan UMUM Penulisan Paper

  • Paper umumnya tidak lebih dari 10 halaman diluar cover. Bahkan ada yang membuat aturan tidak boleh lebih dari 6 halaman.
  • Menggunakan style Time New Roman ukuran 10. Ada juga yang mensyaratkan harus 12.
  • Boleh ditulis menjadi 2 kolom.
  • Harus ada daftar pustaka.

KESIMPULAN : PERBEDAAN PAPER dan MAKALAH

MAKALAH PAPER
Karya tulis sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas/penelitian. Makalah adalah karya tulis yang membahas suatu masalah berdasarkan hasil kajian pustakan (teori) atau hasil pengamatan (penelitian). Tulisan yang memuat pembahasan dari sebuah topic tertentu dekgan dukungan data dan argument yang valid dan kuat.
Memiliki bagan dan kerangka dalam penulisannya. Lebih berfokus pada pembahasan dan analisa dari masalahnya.
Didasari oleh teori-teori dan penelitian ilmiah. Penulisan paper mirip dengan penulisan “ESAY”.
Terdiri dari bab per bab Tidak harus bab per bab
Harus ditulis bab per bab (sistematikanya jelas. Bisa ditulis dengan 2 kolom.

Itulah perbedaan paper dan makalah. Semoga dengan uraian ini lebih memudahkan kamu dalam menulis laporan. Jika masih binggung, kamu bisa mencoba melihat langsung makalah dan paper yang bisa kamu dapatkan secara daring. Di sana kamu akan melihat dan merasakan peprbedaan yang paling terasa.

Kontributor : Irukawa Elisa

Pondok Djawara Deepublish
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang