VOUCHER DISKON DEEPUBLISH

Pengertian Psikologi Pendidikan Menurut Ahli dan Penjelasannya

pengertian-psikologi-pendidikan-menurut-para-ahli
toko buku kuliah

Pengertian Psikologi Pendidikan Menurut Ahli Psikologi – Sub cabang ilmu psikologi pendidikan menekankan bahwa pada dasarnya setiap anak lahir hingga tumbuh menjadi dewasa bisa banyak hal karena proses belajar. Seorang anak menjadi besar tidak mungkin langsung bisa segalanya tanpa diajari oleh orang terdekat kita.

Proses belajar inilah yang kemudian disebut sebagai psikologi pendidikan. Salah satu contoh konkrit cerita seorang bayi dibuang di hutan. Kemudian bayi tersebut di besarkan oleh orang hutan. Hasilnya seperti yang kamu lihat, perilaku, sikap anak tersebut pun mirip seperti halnya dengan orang hutan. Tentu saja berbeda jauh dengan bayi yang dibesarkan oleh manusia.

Itulah pentingnya psikologi pendidikan, dan hingga sampai saat ini pun akhirnya banyak orang yang tidak hanya mempelajari pengertian psikologi pendidikan, tetapi juga mempelajari teori-teorinya agar menghasilkan buah hati yang luar biasa.

Nah, pada kesempatan kali ini memang tidak akan mengulas tentang teori psikologi pendidikan. Melainkan akan mengupas pengertian psikologi pendidikan dari berbagai versi para ahli.

12 Pengertian Psikologi Pendidikan Menurut Ahli dan Penjelasannya

pengertian psikologi menurut ahli
Pengertian psikologi pendidikan menurut para ahli

1. Menurut Plato dan Aristoteles

Tokoh psikologi yang paling sering kita dengar namannya saat mempelajari kajian teori adalah Plato dan Aristoteles. Pengertian psikologi pendidikan menurut mereka berdua mengungkapkan ada tiga psikologi daya yang memiliki tiga komponen saling berkesinambungan.

Pertama adannya elaborasi antara perasaan – emosi – afektif – rasa. Kedua, adanya elaborative antara penalaran – pemahaman – pengertian – kognitif – cipta. Terakhir adannya elaborative antara kehendak – keinginan – will – konasi – karsa. Terntu saja ketiga komponen tersebut juga di ulas secara lengkap dan detail oleh pakarnya loh.

2. Menurut Rousseau

Jika ada yang belum tahu siapa sih Rousseau? Dia adalah seorang ahli psikologi juga yang menganut naturalis. Ia juga salah seorang pengembang psikologi yang fokus dibidang psikologi pendidikan tentang prinsip-prinsip perkembangan manusia. Karena fokusnya mempelajari psikologi pendidikan, dan mempelajari proses belajar pada setiap anak yang terus belajar. Maka ia pun berpendapat setiap anak itu juga baik.

3. Menurut Democritus

Berbeda dengan Rousseau, Democritus adalah seorang filsuf pertama yang menekankan pentingnya pengaruh lingkungan dan lingkungan rumah dalam memaksimalkan potensi dan membangun anak untuk semangat belajar.

Setidaknya dengan menciptakan dan membangun lingkungan keluarga dengan baik, anak pun juga bisa belajar dengan baik lewate orang-orang terdekat bersama orang-orang yang disayangi. Efektivitas yang dihasilkan pun juga akan tambak sangat berbeda loh.

4. Menurut John Lock

John locke juga seorang tokoh yang terkenal di ilmu Psikologi. John locke menganut aliran empirisme. Dimana ia berpendapat bahwa psikoloig pendidikan itu sudah diajarkan sejak lahir hingga orang tersebut menjadi tumbuh dewasa dan memiliki banyak hal.

John locke pun juga menekankan bahwa psikologi pendidikan itu penting dan mampu menentukan dan mempengaruhi seseorang tersebut tumbuh menjadi orang baik dan besar atau tidak sama sekali. Prinsipnya adalah, belajar dari pengalaman dan latihan menjadi hal utama dalam psikologi pendidikan ini.

5. Menurut John Heinrich Pestalozzi

John Heinrich Pestalozzi memang tidak begitu sering disebutkan di cabang ilmu psikologi. Namun saat mengulas tentan gpengertian psikologi, namannya sering muncul dan sering kita denga. Menurut John Heinrich Pestalozzi berpendapat bahwa pendidikan itu penting dan perlu. Bagaimanapun juga, pendidikan yang dilakukan secara klasikal (rombongan/bersama-sama) akan lebih menyenangkan dibandingkan secara sendiri-sendiri.

6. Menurut Binet

Berbeda dengan Binet dalam mengkaji psikologi pendidikan. Dimana ia membuat sebuah alat tes yang bernama tes binet untuk mengukur atau mengetes mental seseorang. Dimana dari hasil tes inilah yang dapat digunakan sebagai evalusi dan mengukur kemampuan seseorang. Hanya saja tes binet ini tidak bisa sembarang orang bisa melakukannya. Biasannya hanya lulusan psikologi atau psikolog yang bisa memberikan tes.

7. Menurut Francis Galton dan Stanley Hall

Memang kedua nama mereka tidak sepopuler Binet di kajian dan buku psikologi. Tetapi apa yang telah ditemukan oleh Francis Galton dan Stanley Hall memberikan banyak ilmu dan wawasan baru.

Khususnya bagi para pendidik atau guru yang mengajarkan dan membimbing anak-anak untuk belajar. Dimana sampai sekarang pun aspek perilaku individu masih terus diterapkan. Penasaran bukan, apa sih aspek yang diungkapkan mereka? buat yang penasaran, kamu bisa langsug spoiler sendiri isi bukunya di mbah google.

Baca juga : Konsep Dasar Psikologi : Definisi, Sejarah, Objek dan Manfaatnya

8. Menurut William James

William james salah satu tokoh yang menggunakan pendekatan fungsional dalam psikologi. Dimana dirinya mengungkapkan bahwa kesadaran terhadap gejala mental satu hal yang sama. dimana teori dan pembahasan willian james sebenarnya masuk dalam kategorisasi psikologi pendidikan juga.

9. Menurut Alice Crow

Pengertian psikologi pendidikan menurut alice adalah studi yang mempelajari banyak hal. Mulai dari mempelajari tentang kematangan seseorang dalam berfikir. Tetapi juga mempelajari tentang pertumbuhan, proses belajar dan mempelajari reaksi yang akan mempengaruhi proses belajar.

Dilihat dari segi ruang lingkupnya, psikologi pendidikan mengulas banyak hal. Mulai membahas tentang proses, evaluasi belajar, lingkungan, perkembangan mental, hereditas hingga kesehatan mental yang baik itu seperti apa. Menariknya lagi, dari beberapa poin tersebut ada tokoh yang meneliti persatu sub poin tersebut.

Ruang lingkup psikologi pendidikan yang lain pun juga akan mengulas tentang pertumbuhan anak didik, mengulik otensi dan karakteristiki tingkahlaku, mempelajari pula hygiene mental dan mempelajari hasil dari proses yang telah dijalankan.

Berbeda dengan pendapat Suryabrata, yang menekankan bahwa psikologi pendidikan pada hakikatnya dilakukan sepanjang hidup manusia. Karena sifatnya dijalankan sepanjang hidup manusia. Maka banyak masalah dan kesulitan itu hal yang lumrah.

10. Menurut Cattel

Pengertian psikologi pendidikan menurut ahli bernama Cattel juga berbeda lagi. Cattel mengungkapkan bahwa psikologi pedidikan membagi perbedaan individu dan pengukuran mental. Dimana di teori Cattel juga akan menegaskan bahwa setiap individu memiliki perbedaan dan sifat yang secara kuantitatif membedakan 1 individu yang lain.

11. Muhibin Syah

Berbeda pendapat dengan pendapat Muhibin Syah, yang mendefinisikan psikologi pendidikan sebagai disiplin psikologi yang memfokuskan pada proses dunia pendidikan.

12. Ensiklopedia Amerika

Kemudian di jelaskan lebih mengena oleh Ensiklopedia Amerika yang mengartikakn bahwa psikologi pendidikan memiliki prinsip proses pengajaran yang melibatkan penemuan dan menerapkan prinsip demi mencapai efisiensi dalam dunia pendidikan.

Itulah beberapa pengertian psikologi pendidikan menurut para ahli. Jika disimpulkan secara singkat.

Pengertian psikologi pendidikan adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari dan meneliti berdasarkan hasil riset psikologi.

Tentu saja riset yang telah dilakkan berdasarkan sumber yang jelas dan andal. DImana tujuan akhirnya adalah membantu melaksanakan tugas seorang guru dan memudahkan peserta didik untuk menemukan jati dirinya.

Sebenarnya pula, konteks psikologi pendidikan pun tidak melulu untuk dunia sekolah saja loh. Tetapi untuk dunia pendidikan di lingkungan rumah saja pun juga bisa diterapkan di sini. Semoga dengan ulasan ini bermanfaat.

Baca juga : Cara Menjadi Psikolog : Macam, Syarat dan Tahapannya

Beli buku psikologi

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang