Apa itu Introvert? Berikut 13 Ciri-ciri Orang Yang Introvert

apa-arti-introvert
toko buku kuliah

Pengertian introvert – Ketika memahami kepribadian seseorang, kita familiar dengan tiga jenis kepribadian, yakni ekstrovert, introvert, dan ambivert. Kepribadian kalian bisa menentukan bagaimana kalian berinteraksi dan bereaksi terhadap dunia sekitar. Kalian bisa mengetahui jenis kepribadian kalian dengan melakukan tes kepribadian secara online.

Salah satu kepribadian yang sering menjadi perbincangan adalah introvert. Ya selama ini pengertian introvert dinilai sebagai pribadi yang pendiam, misterius, dan apa-apa serba sendiri.

Mungkin kamu punya teman pas dulu sekolah yang sifatnya pemalu atau pendiam. Kayak pas kamu ngobrol sama dia respons nya cuma secukupnya. Dalam hati, kamu mungkin berpikir, “Kenapa ya ini orang kok ngomongnya hemat banget? Pas diajak ngobrol matanya ngeliat ke samping terus”. “Ah, nggak asik nih orang buat dijadiin temen”. Apakah benar begitu?

Berbeda dengan ekstrovert yang sering didefinisikan sebagai “life of the party”. Mereka sangat tertarik dengan interaksi sosial, bahkan bisa mengambil energi dari situasi tersebut.

Berkebalikan dari introvert, ekstrovert justru tidak suka menyendiri. Ekstrovert tidak suka menyendiri karena mereka merasa keadaan tersebut justru menguras energi mereka. Mereka mengisi ulang energi justru dengan berada di tengah orang banyak.Senang berada di tengah orang banyak. Beda dengan introvert, ekstrovert justru merasa nyaman berkumpul dalam kelompok besar. Mereka bahkan tidak segan menjadi pemimpin di kerja kelompok dan kegiatan sosial setelah kerja.

Memiliki banyak teman. Orang ekstrovert lebih mudah mendapatkan teman baru karena mereka merasa nyaman dengan energi orang lain. Mereka juga memiliki jaringan sosial yang luas dengan banyak kenalan.

Outgoing dan optimis. Ekstrovert kadang disebut sebagai orang yang bahagia, positif, ceria, dan ramah. Mereka jarang terlalu memikirkan kesulitan dalam hidup.

Tidak khawatir dengan risiko. Orang ekstrovert kadang suka melakukan tindakan yang berisiko. Jika tindakan tersebut berhasil dan risikonya terbayarkan, mereka akan merasa sangat puas.

Supaya lebih jelas, mari kita ulas pengertian introvert baik dari segi psikologi maupun perbedaan antara ekstrovert dan ambivert, ciri, hingga bagaimana tips menjadi pribadi introvert yang menyenangkan yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber.

Apa itu Introvert? Pengertian Introvert

Dikutip dari very well mind, Introvert bisa dibilang :

Introvert adalah seseorang yang memiliki jenis kepribadian introversion. Mereka biasanya dikenal sebagai seseorang yang lebih fokus pada pikiran, perasaan, serta suasana hati dalam dirinya. Ketimbang fokus dengan hal di luar dirinya.”

Nah, introversion sendiri diperkenalkan oleh Carl Jung, seorang pencetus psikoanalisis dalam big five theory of personality nya. Jenis kepribadian ini memiliki lawan kata yaitu extraversion. Yaitu seseorang yang dikenal memiliki sifat terbuka, mudah bergaul, menyenangkan, sampai antusias ketika bertemu dengan orang baru. Tentunya, setiap orang memiliki tingkat introversion serta extraversion yang berbeda-beda.

Menurut teori kepribadian, secara umum, orang memiliki sisi introvert dan extrovert. Sekitar 70% orang jatuh di tengah spektrum kepribadian. Artinya, mereka mempunyai sifat yang cukup seimbang.

Namun ada juga yang memiliki sisi yang lebih dominan. Tidak ada yang lebih bagus atau lebih buruk, kedua kepribadian ini unik dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

13 Ciri-Ciri Orang Introvert, Apakah kamu termasuk?

Introvert yang suka dengan waktunya sendiri dan tidak banyak berbicara sering diremehkan oleh orang disekitarnya. Namun, ada alasan mengapa introvert bersikap seperti itu.

Kenali ciri ciri introvert

1. Lebih Produktif Kerja Sendiri

Waktu sendirian merupakan waktu penting bagi orang introvert di mana mereka dapat merasa tenang dan produktif dalam melakukan hobi dan aktivitas mereka. Kesempatan ini juga digunakan para introvert untuk berpikir kreatif dan orisinil.

Berbeda dengan extrovert di mana seringkali mereka merasa bosan dan kontraproduktif saat sendirian. Extrovert memerlukan rangsangan dari lingkungan sekitarnya agar lebih bersemangat.

2. Kadang, Ketika Bersosialisasi Menguras Energi!

Bersosialisasi dalam suasana baru dan dikelilingi oleh orang yang tidak dikenal terkadang terasa sulit untuk kepribadian introvert. Meski begitu, banyak orang introvert dapat beradaptasi dan menjalin interaksi dengan orang lain dalam suasana tersebut.

Namun, biasanya setelah itu, mereka merasa kelelahan dan memerlukan istirahat sendiri atau dengan teman dekatnya.

3. Lebih Memilih Lingkaran Pertemanan Kecil

Setiap dari kita pernah bertemu dengan seseorang yang entah bagaimana memiliki koneksi luas dan mengenal semua orang yang kamu tahu. Ada kemungkinan besar orang ini berkepribadian extrovert.

Sebaliknya, orang introvert biasanya tidak dekat dengan banyak orang karena lebih memilih bergaul dengan orang-orang terdekat. Walau begitu, introvert biasanya loyal dan sangat menghargai teman mereka.

4. Berimajinasi

Seringkah kamu tertangkap bengong di tengah hari atau bahkan saat dalam konversasi dengan orang lain? Ciri introvert salah satunya adalah adanya dunia batin di mana mereka dapat membiarkan pikiran mereka berkhayal mengenai hal-hal menarik dan melepaskan diri dari suasana membosankan.

5. Tidak Suka Pembicaraan Basa-Basi

Orang introvert biasanya tidak suka topik pembicaraan basa-basi. Walaupun introvert seringkali disamakan sebagai orang “pendiam”, bukan berarti mereka tidak suka dengan pembicaraan dengan topik yang mendalam atau abstrak.

Karena imajinasinya dan rasa ingin tahunya, banyak hal-hal menarik yang dapat dipertanyakan dan dibahas dengan kepribadian introvert.

6. Tidak Menyukai Pehatian yang Menyorot

Takut berbicara di depan ratusan bahkan ribuan orang? Atau gemetaran saat adanya partisipasi kelompok di sekolah?

Kebanyakkan orang introvert menghadapi masalah ini loh. Tapi bukan berarti mereka tidak sanggup menaklukan kekuatiran ini.

Banyak pemain sandiwara dan pemimpin pengusahaan dengan kepribadian introvert yang sering berbicara di depan banyak orang penuh dengan rasa percaya diri.

7. Orang Lain Sering Menanyakan Opini Kamu

Pembahasan dalam grup besar seperti kerja kelompok di sekolah, rapat dengan rekan kerja, atau bahkan pertemuan dengan keluar besar, selalu ada dua tipe orang.

Tipe ekstrovert yang aktif menyampaikan opini mereka dan mengambil alih pembicaraan, dan tipe introvert yang pasif dan memendam pendapat mereka. Karena hal ini, tidak jarang para ekstrovert menanyakan opini orang introvert secara langsung.

Introvert merupakan pendengar yang baik loh. Jadi, beberapa orang sering meminta saran atau nasihat mereka. Kualitas introvert yang simpatik juga memberikan rasa nyaman pada mereka.

8. Kritikal dalam Memproses Informasi

Orang introvert sering disalahpahami sebagai tipe pendiam dan membosankan saat diajak berbicara. Ini mungkin dikarenakan ciri introvert yang membutuhkan waktu untuk menganalisa informasi dari sudut pandang yang berbeda-beda.

Hasilnya? Introvert sering disangka lambat atau terbelakang dalam konversasi, terutama dengan tipe extrovert yang cepat dalam bercakap.

9. Lebih Suka Menulis daripada Bicara

Introvert lebih memilih menulis apa yang mereka pikirkan daripada mengatakan pendapat mereka secara langsung.

Hal ini karena cara berkomunikasi introvert yang penuh perhatian dan memastikan detail-detail kecil disampaikan dengan benar. Dengan menulis, orang introvert dapat memikir apa yang ingin dibahas terlebih dahulu.

Karena sifat tersebut, banyak penulis ternama memiliki kepribadian introvert yang dominan. Contohnya J.K Rowling penulis buku populer “Harry Potter.”

Pondok Djawara Deepublish

10. Berkomitmen untuk Mencapai Target

Ciri introvert yang disiplin memudahkan mereka untuk mencapai target sasaran apapun itu. Mereka memiliki pendirian sendiri dan tidak mudah dipengaruhi oleh pandangan negatif dari lingkungan sekitarnya. Ambisi orang introvert yang solid ini kerap menghasilkan individu yang sukses.

11. Tipe Orang yang Dapat Dipercaya

Orang introvert dapat menyimpan rahasia dengan baik. Karena karakteristik introvert yang peduli, mereka mengerti sulitnya menemukan seseorang yang benar-benar dapat dipercaya.

Oleh sebab itu, tipe introvert cocok bagi kamu yang ingin menceritakan detail pribadi dan tidak menimbulkan gosip.

12. Merasa Tersendiri di Antara Lingkungan Sekitar

Umumnya orang lebih memilih kepribadian yang pintar berbicara, penuh energi, dan dapat mengeluarkan pendapatnya. Tipe-tipe ini terlihat lebih diterima dan disukai oleh masyarakat atau paling tidak tipe yang sering diekspresikan oleh influencer atau selebriti dalam media sosial.

Pernahkah kamu merasa tersendiri dalam lingkungan tersebut karena kesulitan berkomunikasi? Atau merasa frustasi karena susah untuk menyampaikan perasaan kamu yang sebenarnya? Kalau iya, ada kemungkinan kamu memiliki kepribadian introvert.

13. Sadar Akan Detail Kecil

Seringkah kamu menyadari hal kecil yang umumnya orang lain tidak sadar? Introvert terkadang merasa kewalahan dikelilingi oleh berbagai rangsangan atau stimulasi dari lingkungan disekitarnya.

….Namun, karena sifat ini, bagi orang yang memiliki ciri-ciri introvert seringkali sadar akan detail kecil yang kebanyakkan orang tidak peduli….

Introvert Juga bisa Easy Going lhoo, Berikut tipsnya

Apabila kamu memiliki kepribadian introvert, tidak perlu berkecil. Jangan takut akan anggapan orang lain yang mungkin menyinggungmu. Introvert maupun ekstrovert memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing.
Bagi kamu si introvert yang masih sering merasa sulit berkomunikasi, dilansir dari laman Glints, kami rangkum beberapa tips mudah untuk melatihmu berkomunikasi

1. Tekankan kualitas lebih dari kuantitas

Seorang introvert cenderung memilih percakapan personal, atau dalam kelompok-kelompok kecil, dibandingkan dengan kelompok besar atau berbicara di forum. Dalam forum besar, seorang introvert seringkali kesulitan untuk mengemukakan pendapatnya, atau mengalami ketakutan jika pendapatnya tampak tidak dihargai. Jadi, coba bangun komunikasi efektif secara personal dengan orang-orang di sekitarmu.

2. Miliki waktu dengan dirimu sendiri

Bagi introvert, berinteraksi dengan orang lain bisa jadi merupakan sesuatu yang melelahkan. Karenanya, jangan lupa untuk miliki waktu sendiri untuk berpikir dan membayangkan, karena ini pun bisa membantu jalannya komunikasi efektif. Dengan waktu sendiri, kamu sebagai introvert justru bisa memikirkan ide-ide terbaikmu.

Miliki waktumu sendiri dengan kegiatan yang berkualitas untuk mengembangkan diri. berikut ini mungkin beberapa buku rekomendasi yang bisa menjadikan kamu sang introvert lebih baik dalam quality time :

3. Miliki pertemuan atau rapat yang efektif

Banyak pertemuan dan rapat yang dijalankan tanpa, atau dengan sedikit perencanaan, sehingga banyak membuang waktu dan akhirnya tidak efektif. Sebelum menghadiri suatu rapat, coba pikirkan terlebih dahulu apa saja ide yang ingin kamu disampaikan, terkait materi rapat tersebut. Kamu juga bisa mengajak anggota lainnya untuk melakukan hal yang sama, brainstorming sebelum datang rapat. Hal tersebut bisa membangun juga komunikasi efektif.

Kamu juga bisa mengatur dan membatasi, seberapa banyak rapat yang bisa kamu hadiri agar komunikasi efektif tetap berlangsung. Dengan beberapa hal tersebut, kamu sebagai introvert pun bisa memiliki komunikasi efektif dalam suatu pertemuan atau rapat.

Kesimpulan

Apapun jenis kepribadian kalian sekarang, tidak menjadikan alasan untuk bisa maju ke depan. Baik introvert, ekstrovert, dan ambivert memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sudah semestinya sebagai makhluk social yang hidup bersampingan, setiap kepribadian tersebut bisa saling menyempurnakan lewat pengembangan diri ke yang lebih baik.

Baca juga artikel menarik lainnya :

Pondok Djawara Deepublish
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang