VOUCHER DISKON DEEPUBLISH

Pengertian Ide Pokok : Fungsi, Ciri-ciri, Cara Menentukan dan Contoh

cara-menemukan-ide-pokok-pengertian-deepublish
toko buku kuliah

Pengertian ide pokok – Saat kamu memulai menulis baik fiksi maupun non fiksi, pasti kamu akan menemukan ide pokok dalam setiap paragraf yang kamu buat.

Di masa sekolah, pastinya kamu juga tidak asing dengan pembahasan tentang pengertian ide pokok. Sebab memahami ide pokok akan membantumu untuk mengembangkan suatu alur tulisan.

Supaya semakin paham, mari kita ulas semua tentang ide pokok, mulai dari pengertian, unsur, contoh, hingga cara menentukan ide pokok.

Untuk dapat mengetahui hal itu mari kita bahas dengan secara bertahap-tahap yaitu dengan mengetahui pertama-tama mengenai pengertian kedua unsur paragraf yaitu:

  1. pengertian ide pokok
  2. pengertian ide penjelas

Pengertian Ide Pokok

Ide pokok atau gagasan utama adalah sebuah topik yang akan dibahas di dalam sebuah paragraf. Sebuah paragraf yang baik memiliki ide pokok dan beberapa kalimat penjelas. Ide pokok berfungsi sebagai topik pembahasan, sedangkan kalimat penjelas berfungsi untuk menjelaskan topik tersebut. Sebuah paragraf harus memiliki ide pokok dan kalimat penjelas yang berkorelasi atau saling berhubungan.

Ya, ide pokok adalah konsep utama yang ingin disampaikan penulis kepada pembacanya. Adapun istilah lain untuk menyebut ide pokok adalah gagasan utama yang menjadi landasan sebuah paragraf. Dalam sebuah paragraf, biasanya hanya akan ditemukan satu ide pokok. Letak ide pokok tersebut ada di awal atau pun akhir paragraf.

Fungsi dan Ciri Ciri Ide pokok

Dilansir dari laman UPI.EDU, fungsi ide pokok adalah memberikan penjelasan dari inti suatu bacaan atau paragraf, sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami paragraf tersebut. dan menjelaskan inti dari suatu paragraf. Dengan mengidentifikasi ide pokok, kita dapat mengetahui ide utama dari paragraf tersebut.

Adapun Ciri-ciri Ide Pokok antara lain:

Memiliki kalimat pendukung (kalimat pengembang) atau penjelasan
Ada yang mendukung, baik itu berupa penjelasan atau alasan yang menguatkannya
Inti dari sebuah paragraf atau pusat pembahasan

Jika ada yang masih belum familiar dengan ide pokok, sebenarnya ide pokok memiliki nama lain yang sering disebutkan:

  • gagasan utama,
  • gagasan pokok,
  • pokok pikiran,
  • pokok masalah,
  • pikiran utama,
  • inti paragraf,
  • inti masalah,
  • masalah utama,
  • tema,
  • topik,
  • simpulan.

Pada dasarnya, semua istilah di atas sama saja. Sehingga, jika ditanyakan pengertian gagasan utama, jawabannya sama seperti ide pokok, yaitu inti suatu bacaan. Demikian juga jika yang ditanyakan gagasan pokok, pokok pikiran dan lainnya, jawabannya juga sama, yaitu inti suatu bacaan.

Selanjutnya untuk bisa menemukan ide pokok bisa dilihat melalui jenis-jenisnya. Dilansir dari laman 1 Jurnal Humanika No. 16, Vol. 1, Maret 2016 – ojs.uho.ac.id, berikut jenis-jenis ide pokok yang ada dalam sebuah paragraf.

Jenis-jenis Ide Pokok dalam Sebuah Paragraf

1. Paragraf Deduktif

Paragraf ini memiliki ciri khas di mana ide pokok akan disampaikan pada awal kalimat. Karenanya, paragraf deduktif mempunyai alur tulisan dari khusus ke umum. Dalam paragraf ini, hal-hal yang menjadi inti pembicaraan telah disampaikan di kalimat awal sebelum menuliskan ide pendukung lainnya.

2. Paragraf Induktif

Ciri khas dari paragraf induktif adalah ide pokok yang diposisikan di akhir tulisan. Itu sebabnya paragraf induktif memiliki alur penulisan dari umum ke khusus. Pada paragraf ini, awal kalimat membahas hal yang bersifat umum, kemudian menuliskan ide pokoknya di akhir kalimat.

3. Paragraf Campuran

Paragraf ini menjadi gabungan dari ide pokok yang diletakkan di awal dan akhir kalimat. Adapun alur yang dimiliki paragraf campuran adalah dari khusus ke umum dan kembali lagi ke khusus.

4. Paragraf Deskriptif

Jenis ini memungkinkan ide pokok untuk diletakkan di semua bagian paragraf. Artinya, setiap kalimat akan membahas inti dari pembicaraan yang langsung ingin disampaikan oleh penulis.

Cara Menentukan Ide Pokok

Dalam sebuah mata kuliah Bahasa Indonesia, kita kerap menemukan soal seperti ini. Bagaimana cara menentukan ide pokok dalam sebuah paragraf? Jawabannya mudah kok. Cara menentukan ide pokok secara garis besar ada dua, yaitu sesuai dengan jenis paragrafnya.

Menentukan ide pokok sebuah paragraf merupakan hal yang tidak terlalu sulit. Ketelitian merupakan salah satu hal yang harus kamu miliki untuk dapat menemukan sebuah ide pokok dengan mudah.

Untuk memudahkan kamu dalam menentukan ide pokok dari sebuah paragraf, ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan, seperti :

1. Pisahkan Kalimat Utama dari Kalimat Khusus

Kalimat utama biasanya akan diikuti atau didahului oleh kalimat khusus. Untuk dapat mengenali sebuah kalimat khusus, kamu dapat memperhatikan salah satu cirinya, yaitu sebuah kalimat yang berisi contoh, bukti, atau rincian khusus.

Jika kamu melihat adanya sebuah kalimat dengan ciri tersebut, maka itu adalah kalimat khusus. Setelah itu pisahkan keduanya, maka kamu akan mendapatkan sebuah ide pokok yang berbentuk kalimat utama.

2. Membaca dengan Saksama

Mungkin ini adalah cara yang paling sederhana, kamu hanya perlu waktu dan sedikit konsentrasi untuk melakukannya. Dengan cara ini maka kamu sudah dapat menentukan mana yang dapat disebut ide pokok atau yang termasuk kalimat penjelas.

3. Menyimpulkan Sebuah Paragraf

Ide pokok dapat menentukan sebuah simpulan dari paragraf. Oleh karena itu, dengan membaca sebuah paragraf dan kemudian menyimpulkannya maka kamu akan mendapatkan sebuah ide pokok.

Itulah tiga cara menentukan ide pokok dengan mudah yang dapat kamu praktikkan, nah sekarang mari kita lihat beberapa contoh dalam menentukan ide pokok sebuah paragraf.

Contoh Menemukan Ide Pokok dalam Paragraf

“Hujan deras selama empat jam berturut-turut menyebabkan meluapnya air sungai di beberapa titik. Hal tersebut menyebabkan terjadinya banjir dan dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Air yang meluap ini menyebabkan tergenangnya jalan-jalan di kampung, sehingga mempersempit ruang gerak dari warga. Bahkan jalan protokol pun ikut tergenang dan semakin menghambat jalannya lalu lintas di Jakarta. Keadaan ini diperkirakan akan berlangsung dalam waktu 24 jam ke depan. Apabila tidak ada penanganan yang efektif dari pemprov DKI Jakarta.”

Berdasarkan kalimat di atas, kita dapat mengenali ciri-ciri dari kalimat khusus. Kalimat khusus di sini berfungsi untuk menjelaskan maksud dari kalimat utama dalam bentuk deskripsi yang lebih lanjut dari masalah yang disinggung di kalimat utama, yaitu banjir yang menghambat aktivitas. Kalimat kedua hingga kalimat keempat adalah kalimat khusus yang akan mendukung ide pokok pada kalimat utama.

Kita juga dapat menarik sebuah kesimpulan dari contoh paragraf di atas, bahwa banjir yang terjadi menyebabkan terhambatnya aktivitas warga, simpulan ini cocok dengan kalimat pertama dari paragraf di atas, sehingga kalimat pertama merupakan ide pokok dari paragraf ini.

Untuk dengan mudah menemukan ide pokok kamu juga bisa mencoba teknik membaca cepat skimming.

Contoh Ide Pokok dalam Paragraf Deduktif

Paragraf 1

“Sejak terjadinya bencana alam seperti gempa bumi serta juga gelombang tsunami di Aceh , seringkali bencana disebut dan juga dijadikan ialah sebagai sarana untuk dapat memungut uang dari masyarakat. Banyak dari organisasi maupun kelompok orang yang tidak bertanggung jawab yang meminta sumbangan untuk mereka korban bencana tersebut. Mereka itu beroperasi pada bus kota, lampu merah, serta juga pinggir-pinggir jalan lainnya dengan mengatasnamakan ialah Departemen Sosial.”

Ide Pokok Paragraf di atas ialah seringkali bencana disebut dan juga dijadikan ialah sebagai sarana untuk dapat memungut uang dari masyarakat. Ide tersebut juga terdapat didalam kalimat pertama kalimat-kalimat yang terdaoat dibawahnya itu ialah mengandung ide penjelas yakni:

  1. Banyak dari organisasi maupun kelompok orang yang tidak bertanggung jawab yang meminta sumbangan untuk mereka korban bencana tersebut
  2. Mereka itu beroperasi pada bus kota, lampu merah, serta juga pinggir-pinggir jalan lainnya dengan mengatasnamakan ialah Departemen Sosial.

Paragraf 2

“Cara membuat diri bahagia ada banyak dan mudah dilakukan. Kamu bisa mulai dengan hal paling sederhana: tersenyum. Kemudian carilah udara segar yang membantu membuat rileks otak. Ingatlah bahwa ada banyak orang yang mempedulikanmu, serta yang paling penting, hargai dirimu sendiri secara wajar.”

  • Ide pokok: cara bahagia.
  • Kalimat utama: cara membuat diri bahagia ada banyak dan mudah dilakukan (deduktif).
  • Kalimat penjelas: Kamu bisa mulai dengan hal paling sederhana: tersenyum. Kemudian carilah udara segar yang membantu membuat rileks otak. Ingatlah bahwa ada banyak orang yang mempedulikanmu, serta yang paling penting, hargai dirimu sendiri secara wajar.

Contoh Ide Pokok dalam Paragraf Induktif

Paragraf 1

Banjir sudah menjadi hal yang biasa di Kota Jakarta, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Pertama, sungai atau saluran-saluran irigasi tidak berfungsi dengan baik. Kedua, pendangkalan sungai dan sulitnya proses normalisasi sungai. Ketiga, kurang pedulinya warga dan para pengusaha terhadap lingkungan dengan budaya mereka membuang sampah dan limbah di sungai. Terakhir, pembangunan gedung, jalan, dan bangunan lainnya yang membuat tanah susah menyerap air, selain itu pepohonan hijau juga menjadi berkurang dan menyebabkan keseimbangan alam terganggu sehingga menjadi banjir.

  • Ide Pokok: Penyebab Masalah Banjir di Ibukota
  • Kalimat Utama: Banjir sudah menjadi hal yang biasa di Kota Jakarta, hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor.
  • Kalimat Penjelas:
    Pertama, sungai atau saluran-saluran irigasi tidak berfungsi dengan baik.
    Kedua, pendangkalan sungai dan sulitnya proses normalisasi sungai.
    Ketiga, kurang pedulinya warga dan para pengusaha terhadap lingkungan dengan budaya mereka membuang sampah dan limbah di sungai.

Paragraf 2

Terlalu memikirkan masalah akan membuat kamu semakin sedih. Selain itu, alangkah lebih baik untuk fokus untuk menyelesaikan. Tidak perlu menggerutu yang berlebihan. Tetap semangat dan mintalah bantuan kepada orang terpercaya jika diperlukan. Itulah beberapa cara mengatasi kesedihan karena terlalu banyak masalah.

  • Ide pokok: cara mengatasi kesedihan.
  • Kalimat utama: Itulah beberapa cara mengatasi kesedihan karena terlalu banyak masalah (induktif).
  • Kalimat penjelas: Terlalu memikirkan masalah akan membuat kamu semakin sedih. Selain itu, alangkah lebih baik untuk fokus untuk menyelesaikan. Tidak perlu menggerutu yang berlebihan. Tetap semangat dan mintalah bantuan kepada orang terpercaya jika diperlukan.

Kesimpulan :

Demikian penjelasan seputar pengertian ide pokok paragraf yang bisa kamu aplikasikan Ketika mendapatkan soal seperti di atas. Apakah kamu memiliki pertanyaan mengenai hal ini? Silahkan tuliskan pertanyaan kamu di kolom komentar ya dan jangan lupa untuk berbagi dengan yang lain mengenai pengetahuan ini!

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang