fbpx
promo toko buku online

Pengertian Filsafat Islam Berdasarkan 5 Perspektif Tokoh Filsuf Islam

pengertian filsafat islam
toko buku kuliah

Pengertian filsafat islam ternyata berbeda dengan filsafat ilmu. Lantas apa arti filsafat ilmu? Filsafat islam secara garis besar tidak jauh berbeda dengan filsafat secara umum. Yaitu mempelajari pemikiran manusia terhadap kehidupan yang dijalani ataupun buah dari renungan pemikiran. Hanya saja pada konteks filsafat islam adalah konteks spiritualitasnya.

Jika selama ini kita berfikiran dan beranggapan pengertian filsafat islam sedikit dikesampingkan bukan karena apa. Melainkan karen alebih sering mendengar filsafat secara umum. Dan ternyata ada cabang filsafat yang spesifik pada keislaman. Fakta menarik lagi, ilmu filsafat ternyata tidak hanya ditemukan oleh filosofi dari Yunani saja. 

Baca juga : 5 Perspektif Pengertian Filsafat Ilmu Dari Para Ahli

Melainkan ada tokoh islam yang juga menjadi fiolosofin islam. Dimana karya dan pemikiran mereka pun sampai sekarang juga sangat berperan banyak sekali ilmu. Sesuai namannya, para filosofi islam mempelajari hakikat kebenaran ilmu yang mendasarkan pada dasar agama dan kaidah keislman. 

Karena filsuf islam, maka apa yang dipikirkan pun juga masalah ketahudan dan ketuhanan. Termasuk pula bidang lain seperti kerasulan, hubungan manusia, lingkungan, kitab dan agama. Tidak tanggung-tanggung, sering juga dibidang ilmu tasawuf (kebatinan). 

Pengertian Filsafat Islam Berdasarkan 5 Perspektif Tokoh Filsuf Islam

Pengertian filsafat islam bermula ketika Raja Iskandar Zulkarnain melakukan perjalnanan ke benua Eropa dan Afrika di abad ke-3 Masehi. Mesir juga salah satu tempat yang menjadi tujuan ekspansi militernya. Kemudian Raja Ptolomeus di  Mesir membangun Perguruan Tinggi Iskandaria yang nantinya akan melahirkan para cendekiawan dan filsuf dari Yunani. 

Tentu saja kedatangan Yunai di Universitas tersebut melebur dengan budaya arab yang sudah ada dan yang mencajadikan cikal bakal filsafat islam bergeliat berkembang sampai saat ini. Sebenarnya tidak hanya berkembang di Arab saja, tetapi juga berkembang di Harran, Syiria (dulu disebut Syam).  Lantas, siapa sajakah yang memperkenalkan pengertian filsafat islam pertamakali? Berikut orangnya.

1. Al Kindi

Pengertian filsafat islam yang berperan dalam perkembangan filsafat islam adalah Al Kindi. Atau yang memiliki nama Abu Yusuf Ya’qub bin Ishak bin Ash-Shabah bin Imran bin Ismail bin Al-asy’ats bin Qays Al-Kindi. Wah, Namanya memang Panjang benar ya, kalo di era modern seperti sekarang pasti susah menuliskan nama di lembar ujian. 

Oh iya, Al Kindi salah satu sosok muslim yang juga seorang filosofis islam yang memiliki gagasan cemerlang. Beliau pulalaho orang pertama yang memperkenalkan filsafat islam. Dimana filsafat islam itu sendiri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan ilmu filsafat. Dengan kata lain, filsafat islam dan ilmu filsafat dua hal yang saling bertentangan, tetapi saling beriringan. 

Pengertian filsafat islam yang disampaikan Al Kindi diakui oleh bangsa barat. Tidak hanya definisi Al Kindi, tetapi sosoknya sendiri pun juga di akui. Sebagai seorang filsuf, tentu saja banyak karya yang dilahirkan oleh Al-Kindi, diantarannya tentang aritmatika dan music. 

2. Al-Farabi

Al Farabi adalah seorang filsuf musilm. Beliaulah orang yang mengaungkan aliran falsafah al taufiqhiyah. Dimana filsafat islam ini dikembangkan dari tokoh sebelumnya, yaitu dari filsuf Yuyani seperti Platinus, Plato dan Aristoteles. Siapa sih yang tidak kenal plato dan Aristoteles, pasti kamu sudah tidak asing lagi bukan dengan mereka. Kamu pun bisa membaca penemuan mereka di buku. 

Al-Farabi atau yang memiliki nama Abu Nasir Muhammad bin Al-Farakh al- Fārābi‘ mengartikan bahwa filsafat islam memiliki tujuan. Jadi pengertian filsafat islam pada dasarnya dapat dilihat dari hakikat dari filsafat itu sendiri. Dimana tujuan utamanya adalah mencari kebenaran dari sesuatu hal.

3. Ibnu Rusyd

Tokoh filsuf islam yang tidak kalah dikenal adalah Ibnu Rusyd. Ibnu Rusyd merupakan tokoh ilmuan yang cukup dikenal memiliki pemikiran yang rasionalis. Tentu saja wajar jika demikian, karena butuh pemikiran kritis bukan dalam melakukan proses berfikir. 

Ibnu Rusyd atau yang bernama lengka Abu Walid Muhammad bin Rusyd ini juga diekanl sebagai ilmuwan muslim yang bdikenal loh. Sebagai orang yang rasionalis, pengertian filsafat islam tidak hanya berfikir seenaknya. Tetapi ia juga sangat menjunjung tinggi akal dalam melakukan proses berfikir. Bagaimanapun juga, akal fikiran bekerja berdasarkan maj’ani kulliyah. Dimana di dalam pengertian umum di dalamnya mencakup hal-hal penting yang bersifat juzi’iyah (partial). 

Baca juga : 10 Rekomendasi Buku Filsafat Untuk Mahasiswa

4. Ibnu SIna

Barangkali kamu tidak asing lagi dengan nama Ibnu Sina? Beliau adalah sosok ilmuwan yang memiliki latar belakang dibidang kedokteran. Meskipun demikian, ternyata beliau sosok filsuf muslim yang juga terkenal. 

Pengertian filsafat islam menurutnya bahwa akal manusia itu berasal dari sang Pencipta. Ia pun sangat religious dalam mendefinisikan pengertian filsafat islam. Hal ini terlihat dari pendapatnya yang rendah hati, yang menyatakan bahwa semua ilmu yang ada dan dimiliki manusia pun juga berasal dari Tuhan. Dimana akal dan keberadaan sebenarnya beradadi luar akal. Nah sampai sini, pasti ada yang mikir maksudnya gimana? Bagi yang mengambil jurusan filsafat pasti tahu maksudnya. 

Meskipun latar belakang sebagai seorang dokter, ternyata Ibnu Sina pun juga salah satu filsuf yang tertarik dan banyak mengembangkan meta fisika dan filsafah tentang jiwa. Tentu saja ulasannya tidak bisa sembarang kita pelajari.

Baca juga : Sedang Belajar Filsafat Islam? Miliki 3 Buku Filsafat Pendidikan Islam

5. Al-Ghazali 

Pernah mendengar filsuf satu ini? Bagi yang mengambil jurusan filsafat islam, sudah pasti tahu tokoh satu ini. Al-Ghazali atau yang memiliki nama Panjang Muhammad bin Ahamad, Al-Immamul Jalil, Abu Hamid Ath Thusi Al-Ghazali. Sesuai namannya yang Panjang, banyak pemikiran yang Panjang yang saya maknai memiliki wawasan yang luas. namannya juga filsuf, pastinya memiliki wawasan dan perspektif yang lebih. 

Al-Ghazali salah satu filsuf asal Thusi, Persia yang memiliki banyak sekali karya filsafat. Pengertian filsafat islam yang dikembangkan Al Ghazali memang banyak sekali. Salah satunya pendapatnya tentang ilmu pengetahuan sebenarnya tidak dapat ditangankan menggunakan panca indera manusia. Itu sebabnya beliau pun lebih mempercayai akal daripada panca indera. 

Sebagai filsuf yang memiliki latar belakang sebagai guru besar di Nidzamiyah, Baghdad sudah menelorkan karya-karya seperti kitab Ihya Ulum Ad-din, Al-Munqidz min adh-Dhalal dan Tahafut al-Falasifah. Dimana kitab-kitab ini pun isinya luar biasa. 

Itulah ulasan tentang pengertian filsafat islam dari lima tokoh filsuf islam tersohor pada masanya. Dimana sampai sekarang karya dan pemikirannya pun masih banyak digunakan dan dikembangkan. tentu saja penggunaan ilmu mereka juga digunakan di jalur rohani. Karena konteks fokusnya mengacu pada filsafat islam. 

Berbeda dengan filsafat pada umumnya, yang lebih banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tanpa melihat islam atau tidaknya. Biasannya filsafat islam ini juga diajarkan di perguruan tinggi yang memiliki filsfat, terutama yang perguruan tinggi yang berbau-bau islam. 

Nah, semoga apa yang dituliskan ini bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai pengayaan ilmu pengetahuan.

Perdalam ilmu filsafat dengan membaca buku buku filsafat dari Toko Buku Deepublish. Pilihan lengkap dengan harga terbaik.

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang

© 2020 Toko Buku Deepublish – Gudang Buku Kuliah