Deprecated: Metoda constructor yang dipanggil WP_Widget di EpekenCekResi sudah terdepresiasi sejak versi 4.3.0! Harap gunakan __construct() sebagai gantinya. in /var/www/html/penerbitbukudeepublish.com/wp-includes/functions.php on line 4866
5 Teknik Pengadaan Bahan Pustaka yang Sering Dipakai

Jl Rajawali G. Elang 6

Sleman, Yogyakarta

+62 812-8630-4188

Customer Support

Daftar Isi

5 Teknik Pengadaan Bahan Pustaka yang Sering Dipakai

teknik pengadaan buku perpustakaan

Kuasai 5 Teknik Pengadaan Bahan Pustaka yang Sering Dipakai– Buat Anda pengelola perpustakaan tentu memperbarui buku-buku pustaka adalah hal penting untuk dilakukan. Selain agar sesuai dengan kondisi zaman, juga menjaga agar koleksi buku yang ada merupakan kualitas terbaik.

Pasti penasaran apa saja sih teknik jika ingin mengajukan pengadaan buku untuk perpustakaan? Terutama buat Anda yang mungkin saat ini tengah menjalankan rumah baca atau perpustakaan desa mungkin?

Memang saat membuka perpustakaan, dituntut untuk memiliki koleksi buku-buku. Mulai dari buku fiksi, non fiksi hingga buku-buku yang sifatnya buku pendidikan. Prinsip dari sebuah buku perpustakaan haruslah lengkap. Kendalanya jika koleksi buku perpustakaan masih ala kadarnya, maka dibutuhkan yang namannya penambahan kokleksi.

Salah satunya dengan mengajukan pengadaan buku. Lalu bagaimana sih teknik pengadaan bahan pustaka? Atau sampai di sini masih binggung apa sih pengadaan itu? langsung saja kita simak satu-satu sebagai berikut.

Pada dasarnya, pengadaan tidak hanya menyediakan barang-barang saja. Melainkan juga dapat bermakna sebagai metode pembelian, sebagai pemesanan, sumbangan, hadiah, tukar menukar dan titipan loh.

5 Macam Teknik Pengadaan Bahan Pustaka

Secara mendasar, pengadaan buku perpustakaan bisa dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu sebagai berikut :

1. Pembelian

Teknik pengadaan bahan pustaka yang pertama adalah bisa dilakukan dengan cara pembelian. Konsekuensi jika menggunakan teknik ini, tentu saja perpustakaan atau organisasi siap untuk mengelontorkan uang untuk membeli buku koleksi.

Jumlah uang tentu saja bervariasi, tergantung kebutuhan dari pihak perpustakaan yang Anda kelola. Nah, untuk meminimalisir terjadina pembelian buku yang tidak perlu, maka dapat membuat list daftar buku yang dibutuhkan oleh perpustakaan atau organisasi tersebut.

Jadi, buat pembaca yang sering ke perpustakaan sekarang sudah tahu. Ternyata ada yang namann pengadaan bahan pustaka. Jadi buat pembaca di luar pustakawan, yang ingin membuat perpustakaan, namun masih binggung dengan jumlah koleksi buku. Maka bisa kok mengajukan pengadaan bahan pustaka secara gratis. Yang akan dibahas di poin berikut.

Terkait teknik pembelian pengadaan bahan pustaka, kamu bisa membeli secara manual ke agen buku atau ke toko buku. Bisa juga langsung membeli ke penerbitnya langsung. Jika ingin menghemat pengeluaran, disarankan membeli langsung ke penerbitnya. kenapa memilih ke penerbitnya langsung?

Karena dari segi harga dan kualitas lebih baik. Adapun keuntungan lain, yaitu membangun relasi bisnis. Siapa tahun tahun yang akan datang masih bekerjasama. Ada beberapa penerbit, sengaja memberikan harga khusus bagi pelanggan setianya loh.

2. Hadiah dan Sumbangan

Teknik pengadaan bahan pustaka yang kedua adalah hadiah. Teknik ini sangat menguntungkan buat Anda yang memiliki rencana membuat perpustakaan sendiri di lingkungan rumah. Hanya saja untuk mencari peluang hadiah seperti ini cukup sulilt.

Suulitnya mencari peluang hadiah, maka dibutuhkan yang namannya kejelian untuk mencari-cari informasi. Atau bisa juga dengan membuat proposal rencana kerja dan rencana membuat perpustakaan. Proposal tersebut bisa kamu kirimkan ke beberapa tempat, misalnya ke penerbit, agen buku yang peduli akan kegiatan kamu atau mengajukan langsung ke pemerintah, khususnya lembaga pendidikan.

Memang tidak bisa diharapkan proposal di-ACC. Tetapi teknik pengadaan bahan pustaka ini bisa di coba. siapa tahu, jika beruntung bisa dapat hadiah buku untuk membuka perpustakaan baru atau sekedar menambah koleksi buku.

Ada juga cara lain, misalna menawarkan hadiah buku ke penerbit yang memiliki return buku banyak. Biasanya mereka sangat welcome dengan promosal seperti ini. karena satu sisi, mereka pun terbantu karena membantu memperluas jangkauan terbitan buku mereka ke masarakat langsung, lewat media perpustakaan.

Baca juga : Pengolahan Bahan Pustaka : Pengertian, Proses dan Kegiatannya

3. Pemesanan – Teknik Pengadaan Bahan Pustaka

Pemesanan dalam ini berlaku jika stok buku yang dipesan dalam jumlah banyak, dan penerbit tidak memiliki stok yang cukup. Sehingga pihak penerbit meminta waktu untuk mencetak buku-buku yang dipesankan.

Hibah buku ini ternyata juga tidak hanya dilakukan oleh perpustakaan saja loh. Pemerintah, melalui perpusnas pun juga melakukan pengadaan bahan pustaka ke beberapa penerbit. Penerbit yang ditunjuk tentu saja bukan penerbit sembarangan. Mereka adalah penerbit yang sudah terdaftar menjadi anggota IKAPI dan masih banyak lagi.

Teknik pengadaan bahan pustaka untuk pemesanan ini tidak akan terjadi jika jumlah buku yang diminta kecil. Jika jumlah yang diminta ada stok, maka akan segera diproses. Kecuali, jika mengajukan pengadaan buku ke penerbit indie. Maka, banyak atau tidak jumlah buku, tetap akan dipesan, karena mereka harus mencetak terlebih dahulu.

4. Titipan

Teknik pengadaan Bahan Pustaka titipan ini sebenarnya tidak terlalu banyak diminati oleh pelaku pustsaka. Selain karena ribet, dan memiliki beban tanggung jawab lebih besar. Tentu saja sistemnya pun juga jadi ribet. Kecuali perpustakaan kecil yang memang tidak memiliki alasan lain. Demi memiliki koleksi, salah satu caranya adalah menggunakan teknik titipan ini.

5. Tukar – menukar – Teknik Pengadaan Bahan Pustaka

Yang terakhir adalah teknik tukar menukar. Jadi, teknik ini sebenarna lebih akrab dengan hubungan kerjasama antara perpustakaan dengan instansi/organisasi yang lain. Dimana koleksi buku yang ada bisa ditukarkan koleksinya.

Teknik tukar menukar menurut buku pedoman perpustakaan perguruan tinggi (2004: 5) hanya bisa dilakukan jika sudah memenuhi beberapa tahapan step. Yaitu sudah terdaftar bahan perpustakaan ang akan di pertukarkan. Selain itu, juga harus mengirimkan daftar penawaran yang disertai dengan persaratan biaya pengiriman ataupun pengembalian.

Tidak hanya itu saja yang harus dipenuhi. Rekan kerjasama harus menerima kembali daftar penawaran yang sudah dipilih oleh pemesanan. Kemudian dilakukan pencatatan alamat pemesan. Baru kemudian mengkonfirmasi bahan perpustakawaan atau lembaga yang memesannya. Sampai di sini saja sepertinya ribet dan banyak tahapannya.

Tetapi cara ini efektif banyak pecinta literasi mengaminkan cara ini. karena bagiamanapun, juga ada sisi positif yang akan diperolehnya. Teknik pengadaan bahan pustaka ini disebut-sebut bertujuan untuk memperoleh buku yang tidak bisa dibeli atau tidak dijualbelikan. Tentu saja dari segi sistem, cara ini juga dapat dijadikan jalan bagi perpustakan sebagai media subsitusi koleksi buku yang sekiranya tidak diperlukan lagi di perpustakaan.

Nah, itulah teknik pengadaan bahan pustaka yang harus diketahui. Terutama baut yang ingin fokus membuka perpustakaan atau sebagai karawan perpustakaan baru. Semoga dari ulasan dan penjelasan di atas, cukup memberikan penjelasan atas pertanyaan kamu di dunia literasi dan dunia perbukuan.

Nah, jika masih ada yang binggung penerbit mana saja yang membuka pengadaan bahan pustaka? Kamu juga bisa mengajukan pengadaan bahan pustaka dengan harga miring ke penerbit Deepublish. Terkait syarat dan ketentuan, bisa di spoiler langsing di website resminya. Semoga teknik pengadaan bahan pustaka ini bermanfaat. salam literasi, tetap semangat untuk memajukan dunia baca tulis.

Artikel di bawah ini mungkin cocok untuk Anda baca :

1. 8 Standar Perpustakaan Yang Baik dan Ideal
2. 5 Pentingnya Perpustakaan Dalam Meningkatkan Kualitas Masyarakat
3. 6 Ciri Fasilitas Perpustakaan Yang Baik

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang