Logo toko buku deepublish

Pangsa Pasar: Pengertian, Fungsi dan Cara Memperluas

apa itu pangsa pasar dan penjelasannya
Bagikan

Setiap perusahaan biasanya memiliki strategi untuk terus memperluas pangsa pasar atau market share. Semakin besar market share yang terbentuk maka profit yang didapatkan perusahaan akan ikut membesar (meningkat). 

Market share akan menentukan posisi perusahaan terhadap perusahaan lain yang menjadi kompetitor. Sekaligus menentukan perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun, apakah mengalami peningkatan dan perkembangan atau sebaliknya? 

Setiap perusahaan kemudian terus berupaya untuk meningkatkan persentase market share yang didapatkan. Manajemen strategi yang disusun pun bermacam-macam dan selalu mencoba metode baru untuk mendapatkan hasil yang optimal. 

Bagi siapa saja yang terjun di dunia bisnis atau kuliah di jurusan yang berhubungan dengan bisnis, dijamin akan mempelajari market share. Sedikit membantu, uraian berikut akan menjelaskan apa itu market share, apa saja fungsinya, dan bagaimana memperluas persentasenya. 

Pengertian Pangsa Pasar

Sebelumnya, kita sudah membahas tentang pengertian pasar. Jadi, pahami dengan baik sebelum lanjut untuk mengenal apa itu pangsa pasar.

Secara umum, market share atau pangsa pasar adalah sebuah persentase data yang menunjukkan seberapa besar dominasi suatu perusahaan terhadap pasar yang ditargetkannya.

Istilah ini kemudian berhubungan dengan jumlah konsumen yang berhasil didapatkan dan melakukan pembelian produk yang disediakan. Dalam menentukan persentase market share maka perlu membandingkan data perusahaan dengan kompetitor. 

Sehingga, perusahaan perlu membandingkan perkembangan kompetitor yang memiliki produk serupa atau sejenis. Tujuannya agar bisa diketahui, posisi perusahaan lebih baik dari kompetitor atau sebaliknya. 

Jika diketahui jumlah pembelian dalam satu kuartal (4 bulan) adalah Rp 1 juta misalnya, kemudian kompetitor bisa mendapatkan hasil sampai Rp 5 juta. Maka posisi perusahaan masih di bawah kompetitor, dimana market share yang didapatkan lebih rendah. 

Sebuah perusahaan yang tidak memiliki kompetitor maka akan mendominasi market share tersebut. Sebab seluruh market share atau 100 persen milik perusahaan, dan bisa melakukan segala bentuk kebijakan. Seperti menetapkan harga, menentukan standar kualitas, dan lain sebagainya. 

Daftar Reseller

Sebaliknya, saat perusahaan memiliki kompetitor. Maka market share harus dibagi, jatah yang seharusnya 100 persen tentu akan berkurang. Sebab masyarakat tidak semuanya membeli produk perusahaan, beberapa dari mereka memilih produk kompetitor. 

Semakin banyak kompetitor yang dimiliki maka persentase pangsa pasar akan semakin menurun. Namun, dengan strategi pemasaran yang benar maka perusahaan bisa tetap mendapatkan persentase tinggi. Bahkan bisa mendominasi. 

Pengertian Pangsa Pasar Menurut Para Ahli

Di atas sudah dijelaskan mengenai definisi market share secara umum, supaya bisa lebih memahami lagi maka bisa mempelajari definisi yang disampaikan para ahli. Berikut beberapa diantaranya: 

1. Griffith dan Reenen 

Menurut Griffith dan Reenen, market share adalah sebuah rasio total dari penjualan suatu perusahaan yang kemudian dibandingkan dengan total penjualan dari bisnis lain di industri yang sama.

Perbandingan ini dilakukan untuk mengetahui dari 100 persen market share berapa yang masuk ke perusahaan dan berapa yang masuk ke kompetitor. Sehingga didapatkan angka yang jelas dan bisa diketahui seberapa besar konsumen yang didapatkan. 

2. Philip Kotler 

Pendapat kedua disampaikan oleh Philip Kotler, menurutnya pangsa pasar atau market share adalah sebuah persentase besarnya penjualan yang dimiliki oleh kompetitor dalam market yang relevan.

3. Baroes 

Terakhir, adalah definisi market share yang disampaikan oleh Baroes. Menurut Baroes, market share adalah besaran bagian pasar yang dikuasai oleh perusahaan tertentu dengan perhitungannya menggunakan persentase. 

Daftar Open Reseller

Kebutuhan untuk mengetahui seberapa market share yang didapatkan membantu perusahaan untuk mengetahui efek dari produk yang disediakan. Sebab masyarakat cenderung memilih produk yang bagus, khususnya dari segi kualitas. 

Jika ditunjang dengan harga yang terjangkau maka akan memberikan dampak ganda pada peningkatan market share. Namun, perusahaan tentu tidak ingin merugi sehingga kebanyakan fokus pada kualitas. 

Semakin bagus kualitasnya maka efeknya bisa semakin baik dalam meyakinkan konsumen untuk menjadi pelanggan. Semakin besar pengaruh produk pada konsumen maka omset penjualan menjadi stabil dan bahkan bisa terus meningkat. 

Fungsi Analisis Pangsa Pasar

Setelah memahami pengertian dari pangsa pasar maka saatnya mengetahui dan mempelajari mengenai fungsinya. Sebab pemahaman tentang market share memang sangat penting karena bisa membantu perusahaan menyusun strategi pemasaran yang lebih baik.

Sebelumnya, silakan kalian pahami dulu tentang Analisis SWOT, sehingga untuk memahami analisis pangsa pasar bisa mudah untuk dikembangkan dari sisi bisnis.

Secara umum, analisis terhadap market share bagi sebuah bisnis memiliki sejumlah fungsi. Fungsi tersebut antara lain: 

Ebook Panduan Jadi Reseller

1. Promosi Efektif yang Efisien

Analisis pada market share membantu perusahaan mengetahui seberapa besar keberhasilan mereka dalam menghadapi kompetitor. Sebab saat mampu mendapatkan persentase market share yang lebih besar, maka sudah berhasil lebih unggul. 

Hal ini menjadi bukti bahwa produk yang disediakan punya pengaruh besar terhadap konsumen dan membuat mereka terus menjadikannya pilihan. Analisis yang dilakukan nantinya akan membantu menyusun strategi pemasaran atau promosi. 

Sebab untuk menjaring persentase market share yang besar perusahaan perlu berinvestasi dengan menggelontorkan dana promosi. Baik promosi online maupun offline, supaya produk semakin dikenal luas dan pangsa pasar bisa meningkat. 

Biaya promosi ini tentu diambil dari dana perusahaan, yang perlu dikontrol dan dipastikan bisa mendatangkan pemasukan lebih besar. Setelah mengetahui seberapa besar pasar yang dikuasai. 

Maka akan memudahkan proses menyusun strategi pemasaran, apakah perlu fokus di satu platform saja atau beberapa? Hal ini membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi promosi tersebut. 

2. Mempertahankan Posisi di Pasar

Analisis yang dilakukan pada market share juga berfungsi untuk mempertahankan posisi pasar. Misalnya bisa menguasai pasar sampai 10% di kuartal pertama tahun 2021. Maka harapannya bisa bertahan atau meningkat di persentase tersebut. 

Bagaimana cara mempertahankannya atau meningkatkannya? Maka analisis akan membantu menemukan cara yang tepat. Misalnya bisa dengan melakukan promosi lebih besar lagi, atau melakukan promosi dengan metode yang lebih segar (baru). 

Strategi pemasaran yang berpatokan pada hasil analisis pangsa pasar akan membantu mengoptimalkan promosi. Sehingga membantu mempertahankan posisi di pasar dan jika memungkinkan meningkatkan posisi tersebut. 

3. Mudah untuk Launching Produk Baru

Perusahaan besar dan sukses memasarkan sebuah brand, biasanya lebih mudah untuk merilis produk baru. Misalnya saja Unilever, setelah sukses merilis brand sabun cuci Sunlight. 

Unilever kemudian mencoba merilis produk sabun cuci lainnya, salah satunya adalah Rinso. Rinso sejak pertama kali dipublikasikan mampu menggaet kepercayaan konsumen yang luas, bahkan sampai sekarang. 

Kesuksesan Rinso ini tidak dapat dipungkiri juga berawal dari kesuksesan promosi Sunlight. Sebab masyarakat di produk pertama sudah merasa puas dengan kualitasnya. Maka pada produk rilisan terbaru mereka langsung yakin kualitasnya juga sama bagusnya. 

Analisis pada pangsa pasar membantu perusahaan mengetahui apakah konsumen sudah percaya pada produk dan perusahaan atau belum? Jika persentasenya luas atau sangat besar, maka memberi momen terbaik untuk segera merilis produk baru. 

4. Branding Lebih Mudah

Analisis terhadap market share akan membantu mempermudah proses branding, yakni mengingatkan masyarakat mengenai brand produk yang disediakan. Proses branding diketahui cukup sulit, apalagi berhadapan dengan kompetitor tangguh. 

Meskipun begitu, dengan strategi pemasaran yang tepat maka bisa menguasai market share dalam persentase yang besar. Jika berhasil dikuasai maka proses branding dengan terus mengkampanyekan keunggulan produk akan bekerja dengan baik. 

Brand produk semakin dikenal luas, semakin diingat oleh pasar, dan kemudian angka penjualannya selalu tinggi. Bahkan tanpa promosi yang membutuhkan anggaran besar, nilai penjualan tetap stabil dan cenderung terus naik. 

Cara Menghitung Pangsa Pasar

Besarnya dampak dari analisis pangsa pasar membuatnya perlu dianalisis oleh semua perusahaan, apapun bidang yang ditekuni. Sebab analisis terhadap market share membantu mendapatkan semua fungsi yang dijelaskan sebelumnya. 

Pertanyaan berikutnya, adalah bagaimana menghitung persentase dari market share tersebut? Bagi pebisnis pemula dijamin merasa kesulitan dan kebingungan dalam menghitung persentasenya. 

Dalam menghitung persentase market share, ada beberapa tahap yang perlu dilakukan. Yaitu: 

1. Menentukan Segmen Pasar yang Akan Dibidik

Tahap pertama dalam melakukan analisis market share adalah menentukan segmen pasar yang akan dibidik. Apakah menyediakan produk untuk kalangan remaja, ibu rumah tangga, atau semua kalangan? 

Selanjutnya tinggal menentukan produk yang sesuai kebutuhan segmentasi pasar yang ditentukan. Atau memilih menyediakan produk yang memberi solusi atas permasalahan segmen pasar tersebut. 

2. Mencari Tahu Ukuran Pasar 

Setelah menentukan segmen pasar, tahap berikutnya adalah mencari tahu ukuran pasar. Misalnya saja menyasar segmen pasar ibu rumah tangga dengan menyediakan produk sabun cuci seperti Sunlight. Kemudian perlu mencari tahu, seberapa besar kebutuhan sabun cuci ini?

Jika setiap ibu rumah tangga memerlukan sabun cuci, maka pasarnya besar. Sebaliknya, jika hanya ibu rumah tangga dari keluarga kelas atas yang membutuhkan sabun cuci. Maka bisa disimpulkan kalau ukuran pasarnya kecil. 

3. Mempelajari Siapa Kompetitor di Pasar 

Tahap berikutnya adalah mempelajari kompetitor, pertama ketahui atau cari tahu dulu jumlah kompetitor yang dimiliki jika menyasar segmen pasar tadi dengan produk yang sudah dicontohkan. 

Pada beberapa kondisi, kompetitor di pasaran masih sedikit dengan pasar yang luas. Maka persentase untuk mendapatkan pangsa pasar yang luas sangat tinggi. Begitu juga sebaliknya. 

4. Menyusun Strategi Pemasaran 

Jika sudah mengetahui jumlah kompetitor dan bagaimana kekuatan mereka pada segmen pasar yang ditentukan. Maka tahap berikutnya adalah menyusun strategi pemasaran untuk mendapatkan perhatian pasar. 

Strategi ini bisa disesuaikan dengan kondisi persaingan, jika memang cukup ketat maka bisa mencoba pemasaran yang lebih segar atau ada unsur kreatif. Sehingga bisa mencuri perhatian pasar dengan lebih mudah. 

5. Mempersempit Segmentasi Produk 

Tahap akhir untuk melihat seberapa besar pasar yang bisa didapatkan dan dikuasai adalah dengan mempersempit segmentasi produk. Misalnya saja ingin menjual produk sabun, dimana jenis sabun ini banyak. 

Ada sabun muka, sabun untuk badan, sabun cuci piring, sabun untuk mengepel lantai, sabun untuk pakaian kotor atau detergen, dan lain sebagainya. Persempit segmentasi produk dengan fokus pada satu jenis sabun, misalnya sabun cuci piring. 

Maka fokus pada menyediakan produk sabun cuci piring yang bisa dijangkau oleh seluruh ibu rumah tangga dari berbagai kalangan. Sehingga didapatkan angka pasar yang bisa diraih dan juga sudah mengetahui siapa kompetitor yang dimiliki. 

Nantinya tinggal melakukan analisis saat produk dipasarkan, berapa persentase pangsa pasar yang berhasil diraih dengan menghitung juga pasar yang diraih kompetitor. 

Cara Memperluas Pangsa Pasar

Perusahaan baru cenderung memiliki pasar dalam skala kecil, meskipun begitu mereka tetap punya peluang mendapatkan pasar. Bahkan tidak tertutup kemungkinan mereka mampu tumbuh pesat dalam waktu singkat. Kemudian menjadi pesaing berat dari perusahaan yang tadinya menguasai pasar. 

Supaya pangsa pasar atau market share bisa diperluas dan mendapatkan seluruh fungsi dari analisis yang sudah dijelaskan sebelumnya. Maka berikut beberapa cara yang bisa dilakukan: 

1. Melakukan Inovasi 

Cara pertama untuk mendapatkan pasar yang lebih luas adalah dengan melakukan inovasi. Inovasi ini bisa dalam bentuk inovasi produk, yang jauh lebih baik dan lebih unik dibanding produk sejenis di pasaran. 

Inovasi lainnya bisa dalam proses produksi, dimana sebuah perusahaan bisa menggunakan bahan baku lain yang ternyata manfaatnya luar biasa. Misalnya pada perusahaan skincare yang berinovasi menggunakan lendir siput sebagai bahan utama. Padahal kompetitor masih menggunakan bahan alami seperti herbal. 

2. Mencoba Teknologi Baru 

Cara kedua, yang sebenarnya masih berhubungan dengan poin pertama tadi. Adalah dengan mencoba teknologi baru dan masuk ke dalam kategori inovasi pada aspek teknologi yang digunakan. 

Jadi, saat kompetitor mengolah bahan baku dengan teknologi A. Maka perusahaan bisa mencoba teknologi B yang lebih baru dan lebih canggih. Kemudian disampaikan kepada konsumen, hal ini membantu menarik minat mereka. Pasar yang didapat tentu bisa semakin luas. 

3. Memperkuat Hubungan dengan Konsumen 

Cara yang ketiga untuk memperluas pangsa pasar adalah memperkuat hubungan dengan konsumen. Jadi, konsumen adalah raja merupakan prinsip yang perlu dipegang teguh. 

Sebab saat satu konsumen berhasil dilayani dengan baik dan merasa puas dengan produk yang disediakan. Mereka secara otomatis bersedia dengan sukarela menjadi brand ambassador produk tersebut. 

Mereka dengan senang hati ikut mempromosikannya ke orang terdekat. Jika satu konsumen bisa mendatangkan 5 konsumen baru, bagaimana jika dikali? Ada 10 konsumen yang puas, 20 konsumen yang puas, dan seterusnya. Berawal dari satu konsumen saja pasar yang dimiliki semakin luas. Apalagi jika sampai banyak. 

4. Memiliki Karyawan yang Berbakat 

Cara memperluas pasar berikutnya adalah dengan merekrut karyawan yang berbakat. Sebab mereka memiliki banyak ide brilian sekaligus keahlian yang bisa mengoptimalkan kinerja perusahaan. 

Merekrut karyawan ahli bisa meningkatkan kualitas produk, memaksimalkan kegiatan promosi, dan meningkatkan efisiensi biaya. Sebab perusahaan tidak perlu memberi training dan pelatihan mahal. 

Kinerja mereka akan membantu menyediakan produk berkualitas yang dibutuhkan masyarakat luas. Sehingga mampu mendapatkan pasar yang terus tumbuh dari waktu ke waktu. 

5. Melakukan Akuisisi 

Berikutnya adalah dengan melakukan akuisisi terhadap kompetitor, dan cara ini umum digunakan. Misalnya saat Facebook melakukan akuisis pada Instagram, sehingga semua pengguna media sosial adalah pengguna Facebook meskipun di platform berbeda. 

6. Menyesuaikan Harga di Pasaran 

Pangsa pasar juga bisa diperluas dengan melakukan penyesuaian harga di pasaran. Jika kompetitor mematok harga Rp 10 ribu, maka bisa mematok harga yang sama. Sebab jika harga terlalu tinggi maka konsumen tidak akan berminat, sebaliknya jika terlalu rendah maka perusahaan rugi. 

7. Melakukan Promosi 

Kegiatan promosi atau pemasaran adalah tindakan klasik setiap perusahaan untuk mendapatkan pasar. Sudah dilakukan sejak jauh sebelum internet dikenal dan digunakan masyarakat luas seperti sekarang. 

Saat ini, kegiatan promosi memiliki banyak teknik atau metode karena selain bisa offline juga bisa online. Promosi membantu perusahaan mendapatkan pasar yang luas sebab produk bisa dikenal masyarakat luas. 

Oleh sebab itu, untuk memperluas pasar kegiatan promosi perlu dan bahkan wajib dilakukan. Sebagus apapun produk jika tidak diperkenalkan ke publik maka siapa yang akan membelinya? 

Mengetahui pangsa pasar dan melakukan analisis akan membantu perusahaan menyusun strategi untuk memperluas pasar tersebut. Oleh sebab itu, pemahaman tentang market share sangat penting. Sebab menjadi cikal bakal bagi pelaku bisnis untuk mengembangkan perusahaan yang sudah dirintis.

Baca Materi Penting Lainnya