Pengertian Renang, Sejarah, Gaya, dan Manfaat

pengertian olahraga renang

Apa itu renang? Jika berbicara mengenai olahraga air, maka cabang olahraga renang dijamin akan ikut dibahas bahkan menjadi embahasan pertama. Sebab olahraga renang sendiri merupakan olahraga air yang banyak diminati, selain itu juga dikenal kaya akan manfaat. Dalam beberapa kondisi olahraga renang juga berfungsi sebagai terapi penyembuhan suatu penyakit. 

Namun, sebelum dikenal sebagai salah satu cabang olahraga yang kemudian masuk ke dalam berbagai ajang perlombaan. Baik di tingkat nasional maupun internasional. Kira-kira kapan olahraga ini mulai berkembang dan dikenal luas oleh masyarakat? Lalu, apa sebenarnya definisi dan manfaat dari olahraga air satu ini? 

Pengertian Cabang Olahraga Renang 

Renang adalah salah satu olahraga di cabang akuatik yang sangat populer dimana gerakannya murni dilakukan di dalam air dan membutuhkan koordinasi gerak hampir seluruh bagian tubuh. Sehingga olahraga ini kemudian memberi banyak manfaat karena memang menuntut seluruh bagian tubuh untuk bergerak. 

Olahraga ini tak hanya populer dijadikan sebagai olahraga air dan sarana rekreasi. Namun juga dikenal sebagai olahraga prestasi yang kemudian diikutkan dalam lomba olahraga di tingkat nasional dan internasional. Selain dilakukan para atlet profesional, olahraga ini sering juga dilakukan masyarakat umum

Sebab aktivitas berenang bisa menjadi sarana untuk rekreasi mencari hiburan dan melepaskan stres yang dialami. Selain itu, olahraga di dalam air ini juga menjadi sarana bagi banyak orang untuk mengisi waktu luang. Tidak sedikit pecinta renang yang kemudian berinvestasi membangun kolam sendiri di rumah. 

Para ahli kemudian juga ikut memberi pendapatnya dalam mendefinisikan cabang olahraga renang ini. Berikut beberapa diantaranya: 

a. Menurut Muhajir (2004: 166) 

Pendapat ahli yang pertama disampaikan oleh Muhajir (2004: 166). Muhajir menjelaskan bahwa renang merupakan salah satu cabang olahraga yang menyehatkan, sebab hampir semua otot di dalam tubuh bergerak sehingga otot bisa berkembang dengan pesat dan kekuatan perenang terus meningkat. 

Olahraga ini memang diketahui membuat seluruh otot di tubuh aktif bergerak. Sehingga membantu melatih otot tubuh secara keseluruhan, dan tentunya akan berdampak positif bagi kesehatan maupun bentuk tubuh ketika dilakukan secara rutin. 

b. Menurut Abdoelah (1981: 270)

Pendapat kedua disampaikan oleh Abdoelah (1981: 270). Oleh Abdoelah definisi cabang olahraga renang diartikan secara lebih sederhana. Menurut beliau olahraga renang adalah salah satu jenis olahraga yang dilakukan di dalam air, baik itu air tawar maupun air asin (air laut). 

Artinya, olahraga yang dilakukan di air bisa disebut dengan berenang. Hanya saja seiring berjalannya waktu, olahraga di dalam air terus berkembang. Sehingga definisi ini terasa kurang tepat, sebab masih banyak olahraga air yang memiliki nama selain berenang tadi. Misalnya polo air, menyelam atau diving, dan lain sebagainya. 

c. Menurut Budiningsih (2010: 2)

Sedangkan menurut Budiningsih (2010: 2) menjelaskan bahwa olahraga ini merupakan salah satu jenis olahraga air yang dilakukan dengan menggerakan seluruh badan di dalam air, seperti kaki dan tangan yang tujuannya untuk menjaga tubuh tetap mengapung di permukaan air. 

d. Menurut Erlangga (2010: 75)

Pendapat terakhir disampaikan oleh Erlangga (2010: 75) yang menyatakan bahwa cabang olahraga renang adalah olahraga air yang sangat menyenangkan dan bermanfaat bagi kekuatan otot tubuh, jantung, paru-paru, dan juga membantu meningkatkan perasaan berani. 

Jadi, dari berbagai definisi di atas bisa disimpulkan bahwa olahraga ini adalah olahraga yang dilakukan di air dan membuat seluruh bagian atau seluruh otot tubuh aktif bergerak. Bagian tubuh yang aktif bergerak akan membantu tubuh tidak tenggelam, bisa mengapung di permukaan maupun menyelam di bagian dasar suatu kolam, danau, dan sejenisnya. 

Berhubung olahraga ini menuntut seluruh bagian tubuh untuk bergerak maka otot seluruh tubuh akan terlatih. Tidak heran jika olahraga renang selalu direkomendasikan untuk membantu program diet dan membantu proses penyembuhan penyakit, misalnya terapi untuk pasien saraf kejepit. Selain itu olahraga ini menyenangkan karena tidak perlu berkeringat mengingat tempat latihan adalah di dalam air.

Sejarah Olahraga Renang 

Setelah mengetahui definisi dari cabang olahraga renang, mungkin akan tertarik menelusuri asal muasal dari olahraga prestasi satu ini. Sebab sebagaimana cabang olahraga lain pada umumnya, masing-masing memiliki proses mulai dibuat sampai diperkenalkan kepada masyarakat luas dan kemudian menjadi olahraga prestasi yang dilombakan. 

Penemu dari olahraga renang ini adalah Matthew Webb. Matthew Webb diketahui mulai memperkenalkan olahraga ini di tahun 1896. Pada masa tersebut, Webb mencoba berenang melintasi Teluk Inggris dan membutuhkan waktu tempuh selama 21 jam. 

Memasuki tahun 1975, olahraga renang terus mengalami perkembangan karena semakin dikenal luas oleh masyarakat. Perlahan, olahraga ini kemudian dikenal sebagai salah satu olahraga prestasi yang masuk ke dalam cabang olahraga yang dilombakan. Kali pertama olahraga renang masuk perlombaan adalah di ajang Olimpiade Athena. 

Tak hanya semakin sering masuk ke dalam olimpiade perlombaan olahraga, gaya dalam renang juga terus mengalami perkembangan. Pada masa awal olahraga ini masuk Olimpiade Athena hanya menggunakan satu jenis gaya, yakni gaya dada yang lebih dikenal dengan istilah breaststroke

Memasuki tahun 1990, gaya punggung mulai diperkenalkan kepada publik dan masuk ke dalam ajang olimpiade. Lalu oleh Richmond Cavill yang berasal dari Australia mulai memperkenalkan gaya bebas ketika dirinya mengikuti kompetisi. Sejak saat itu olahraga renang terus mengalami perkembangan. 

Dimulai dari berbagai gaya renang yang diperkenalkan kepada publik dan mengisi perlombaan cabang olahraga renang di berbagai olimpiade dan ajang olahraga bergengsi lainnya. Selain itu muncul juga jenis jarak dari olahraga yang dilombakan. Misalnya renang gaya bebas 100 meter dan renang gaya bebas estafet 4 x 100 meter. 

Jika dalam ajang perlombaan professional, gaya dalam berenang dilombakan dan para atlet menguasai seluruh gaya renang tersebut. Maka bagi masyarakat awam, tidak harus menguasai semuanya. Bisa memilih salah satu jenis gaya saja dan kemudian ditekuni, dan yang paling penting adalah dilakukan secara rutin. 

Sebab sebagus apapun suatu jenis olahraga, manfaatnya baru terasa jika sudah dilakukan secara rutin. Namun, durasi olahraga seperti renang juga harus diatur karena berlebihan dalam berolahraga juga berdampak kurang baik terhadap kesehatan. Jadi, silahkan rutin dan tetap mematuhi standar durasi maksimal saat menikmati olahraga satu ini.

4 Macam Gaya Renang 

Sebagaimana yang dijelaskan di atas bahwa olahraga renang memiliki banyak gaya dan seiring berjalannya waktu jenis gaya ini terus berkembang. Maka tidak ada salahnya mulai mengenai berbagai gaya yang diakui di dalam cabang olahraga renang satu ini. Beberapa jenis gaya renang tersebut antara lain: 

1. Renang Gaya Bebas 

Jenis gaya renang yang pertama adalah gaya bebas yang kemudian disebut dengan istilah freestyle. Gaya bebas pertama kali diperkenalkan oleh Richmond Cavill yang merupakan salah satu atlet renang dari Australia. 

Gaya bebas sendiri dilakukan dengan cara menelungkupkan badan dan bagian tangan maupun kaki melakukan gerakan tarikan dan tendangan ke air agar tubuh bergerak maju dan tetap mengapung di permukaan air. Gerakan ini juga membuat bagian wajah dan pandangan mata tetap lurus ke depan. Teknik gerakan yang lebih dominan digunakan dalam renang gaya bebas adalah gerakan lengan dan kaki.

Gaya satu ini diketahui sebagai salah satu gaya paling mudah dalam olahraga renang. Bagi para pemula biasanya akan diajari cara berenang dengan gaya satu ini. Apalagi tekniknya sendiri mudah untuk dilakukan dan paling mudah untuk dipahami sekaligus dipraktekan. 

Meskipun menjadi salh satu gaya renang paling sederhana, gaya bebas ternyata mampu memberikan banyak manfaat bagi tubuh dan kesehatan. Seperti: 

  • Membakar Kalori dengan Cepat

Manfaat pertama yang diberikan oleh gaya renang bebas adalah membantu membakar kalori dengan cepat. Sebab dengan gaya renang inilah semua bagian tubuh aktif bergerak, terutama tangan dan kaki. Sehingga efektif membakar kalori yang tinggi dan direkomendasikan untuk pejuang diet. 

  • Melatih Otot Tangan 

Berhubung di dalam gaya bebas otot di bagian tangan lebih aktif bergerak dibandingkan bagian tubuh lainnya. Maka rutin melakukan renang dengan gaya ini efektif melatih kekuatan otot tangan. Sekaligus membantu membentuk tangan dari pergelangan sampai ke pundak agar lebih berotot dan terbentuk dengan baik. 

  • Memperkuat Sistem Pernafasan 

Gaya bebas membantu penikmatnya untuk mengambil nafas dari sisi kanan maupun kiri, karena selama berenang wajah dan pandangan mata tetap fokus ke depan. Hal ini efektif melatih kemampuan menahan nafas dan mengelola persediaan oksigen, sistem pernafasan pun menjadi lebih kuat. 

2. Renang Gaya Dada

Gaya yang kedua adalah gaya dada yang dikenal juga dengan istilah breaststroke. Gaya jenis ini adalah jenis gaya renang yang pertama kali diperkenalkan kepada publik, sehingga tidak salah jika disebut sebagai gaya berrenang paling tua. 

Renang gaya dada disebut juga renang gaya katak. Berenang gaya dada membuat seorang perenang tampak seperti katak saat berenang di kolam atau danau maupun sumber air lainnya. Gerakan ini memposisikan tubuh tampak seperti merangkak di permukaan air lalu menggerakan tangan dan kaki dengan membentuk pola segitiga yang maju mundur. 

Sehingga pada saat melihat seseorang berenang di kolam dan tampak seperti katak yang berenang. Maka artinya orang tersebut sedang berenang dengan gaya dada. Sebutan lain untuk gaya ini adalah gaya katak, karena memang sekilas akan membuat penikmatnya tampak seperti katak yang berenang. 

Gaya katak ini sendiri diketahui sebagai gaya renang yang umum dipakai untuk bersantai dan rekreasi. Selain itu juga mudah dipelajari karena memiliki gerakan yang sederhana dan mudah dipraktekan oleh siapa saja. Gaya ini kemudian menjadi pilihan yang tepat untuk pemula dalam olahraga ini. 

Pondok Djawara Deepublish

3. Renang Gaya Punggung 

Jenis gaya renang yang ketiga adalah gaya punggung atau backstroke. Sesuai dengan namanya, dalam gaya ini para perenang akan berada di posisi telentang. Sehingga punggung berada di atas permukaan air dan wajah menghadap ke atas. Sementara tangan dan kaki akan bergerak seperti pada gaya dada. 

Teknik berenang dengan gaya punggung terbilang sulit, dan tidak dianjurkan untuk pemula. Oleh sebab itu, atlet renang biasanya baru akan belajar gaya teknik renang ini jika sudah berpengalaman. Sekaligus tidak menghadapi kendala pada saat melakukan gaya dada maupun gaya bebas. 

Bentuk gerakannya yang unik dimana posisi tubuh adalah terlentang, maka selain melatih otot tangan. Gaya punggung juga efektif menjaga agar ligamen dan sendi tetap lentur. Sehingga untuk yang sering mengeluhkan area ligamen maupun sendi yang kaku bisa mencoba rutin berenang dengan gaya ini. 

4. Gaya Kupu-Kupu 

Gaya selanjutnya dan termasuk gaya paling sulit di dalam cabang olahraga renang adalah gaya kupu-kupu atau butterfly stroke. Gaya ini sendiri merupakan pengembangan dari gaya dada dan gaya bebas. Terbilang sulit karena saat berenang gerakan tangan harus naik dan turun bersamaan. 

Selain itu, posisi tubuh saat berenang harus meliuk menekuk seperti spiral untuk bisa terus bergerak maju. Sekilas gaya renang ini akan membuat perenang tampak seperti kupu-kupu yang terbang karena gerakan tangan yang diangkat dan diturunkan bersamaan. 

Ketika dilihat di dalam air, perenang akan menunjukan gerakan tubuh yang meliuk. Mirip seperti cara ikan duyung berenang di dasar air laut. Inilah alasan kenapa teknik satu ini dikenal sulit dan menjadi gaya renang paling sulit, karena memang susah untuk dikuasai dan bukan untuk para pemula. Selain itu lebih ditujukan untuk para atlet.

Manfaat Olahraga Renang 

Pada dasarnya olahraga renang bisa dinikmati siapa saja, tidak harus atlet sebagaimana olahraga lainnya. Hanya saja untuk masyarakat umum gaya renang yang digunakan adalah gaya yang sifatnya sederhana dan mudah dipelajari. Misalnya gaya dada dan juga gaya bebas. 

Rutin melakukan olahraga ini ternyata memberi banyak sekali manfaat, apapun gaya yang dipilih. Berikut beberapa manfaat tersebut: 

1. Membantu Menurunkan Berat Badan 

Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, gerakan renang yang membuat seluruh tubuh bergerak secara aktif. Membantu membakar kalori lebih tinggi atau lebih cepat dibanding jenis olahraga lainnya. Jadi, bisa memaksimalkan penurunan berat badan. 

2. Membangun Massa Otot 

Otot seluruh tubuh akan terlatih selama berenang, sebab seluruh otot ini akan aktif bergerak. Sehingga renang bisa membantu membangun massa otot sehingga tubuh lebih terbentuk dan kencang. 

3. Menjaga Kesehatan Jantung 

Menurut sebuah penelitian terbukti mampu meningkatkan sirkulasi darah di dalam tubuh. Sehingga membantu melancarkan aliran darah dari dan menuju ke jantung, hal ini akan membantu menjaga kesehatan jantung tersebut. 

4. Meringankan Kondisi Saraf Kejepit 

Kondisi saraf kejepit memang memunculkan rasa sakit tiada henti, hanya saja pasien diharapkan terus aktif bergerak agar saraf tidak kaku dan tegang. Salah satunya dengan aktif berolahraga, terutama olahraga renang dan menghindari olahraga tertentu yang bisa memperparah kondisi saraf kejepit. 

5. Meringankan Radang Sendi 

Efektif mengatasi atau meringankan radang sendi. Bahkan menurut sebuah penelitian, resiko osteoporosis menurun pada orang yang terbiasa berenang. 

6. Mengurangi Stres 

Berenang bisa membantu melemaskan otot tubuh sehingga lebih rileks. Hal ini akan membantu memberi sensasi nyaman di tubuh dan kemudian ikut membantu meredakan stres yang dialami. 

7. Meningkatkan Kualitas Tidur 

Sebuah studi mengenai aktivitas berenang menunjukan bahwa seseorang yang mengalami gangguan tidur atau insomnia mengalami perkembangan yang baik. Setelah rutin berenang, kualitas tidur meningkat sehingga olahraga satu ini bisa dijadikan terapi untuk mengatasi gangguan tidur. 

Banyaknya manfaat dari cabang olahraga renang tentu membuatnya tepat untuk dilakukan secara rutin. Jadi, manfaatkan waktu luang atau mungkin akhir pekan untuk menikmati olahraga akuatik satu ini.

Selain renang, kamu juga bisa melakukan olahraga-olahraga lainnya untuk menjaga kesehatanmu apalagi selama masa pandemi covid-19 yang tidak bisa pergi kemana-mana kan. Nah, salah satu alternatif lainnya juga bisa dengan olahraga atletik.

Artikel lainnya terkait Olahraga

Rekomendasi Buku Terkait Olahraga

Penulis : Puji

Editor : Yusuf Abdhul

Pondok Djawara Deepublish
Baca Materi Penting Lainnya

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang

© 2021 All Right Reserved. Toko Buku Deepublish – CV. Budi Utama