jurusan-manajemen-keuangan

Jurusan Manajemen Keuangan

jurusan manajemen keuangan – Memasuki dunia perkuliahan tentu dimulai dulu dengan perjuangan mencari jurusan terbaik. Perlu dilakukan banyak sekali pertimbangan, mulai dari kemampuan dan keahlian sampai prospek kerjanya seperti apa.

Khusus untuk kamu yang memang teliti dan tertarik dengan masalah keuangan, seperti menghitung uang dan menyusun laporan arus keluar masuk uang. Mungkin selain memilih jurusan akuntansi juga bisa memperimbangkan jurusan manajemen keuangan.

Apa Itu Jurusan Manajemen Keuangan?

Manajemen keuangan merupakan salah satu program studi atau jurusan perkuliahan yang secara khusus membahas mengenai cara mengurus masalah keuangan. Lebih detailnya adalah mempelajari mengenai merencanakan, mengelola, dan menggunakan sumber daya keuangan sebuah perusahaan atau instansi.

Analisa yang dilakukan untuk mengatur sumber daya keuangan tersebut bisa dari aspek keuangan dan moneter. Selain itu bisa juga dari aspek kinerja perusahaan, lembaga perbankan, maupun organisasi yang lainnya.

Pemahaman lain yang bisa didapatkan dari jurusan ini adalah mengenai instruksi di dalam prinsip akuntansi, instrumen keuangan, perencanaan modal, anggaran, akuisisi dana, analisis keuangan, manajemen investasi, dan manajemen aset maupun hutang.

Jadi jika selama ini memang gemar dan juga terbilang handal dalam mengatur keuangan, atau mungkin ingin punya keahlian tersebut. Maka tidak salah rasanya jika menjadikan jurusan manajemen keuangan sebagai pilihan.

Mata Kuliah

Supaya semua ilmu dan keahlian di bidang keuangan semakin matang, mahasiswa di ini akan menerima sejumlah mata kuliah. Berikut mata kuliah tersebut:

  1. Obligasi.
  2. Ekonometrika.
  3. Manajemen portofolio.
  4. Ekonomika.
  5. Matematika bisnis.
  6. Manajemen keuangan.
  7. Akuntansi keuangan menengah.
  8. Manajemen pemasaran.
  9. Manajemen dana bank.
  10. Manajemen produksi.
  11. Akuntansi biaya.
  12. Ekonomi uang dan bank.
  13. Manajemen investasi.
  14. Studi kelayakan bisnis.
  15. Perpajakan.
  16. Hubungan industrial Pancasila.
  17. Hukum bisnis.
  18. Keuangan perusahaan.
  19. Keuangan pemerintah.
  20. Statistik.
  21. Ekonomi Bisnis.
  22. Komputerisasi penganggaran.
  23. Bank dan lembaga keuangan.
  24. Manajemen sumber daya manusia.
  25. Perdagangan internasional.
  26. Analisis laporan keuangan.
  27. Asuransi dan manajemen resiko.
  28. Manajemen keuangan syariah.
  29. Manajemen perkreditan.
  30. Etika bisnis.
  31. Sistem informasi bisnis keuangan.
  32. Ekonomi moneter.
  33. Ekonomi koperasi.

Kelebihan dan Kekurangan

Mengambil manajemen keuangan memberikan kamu banyak keuntungan. Sebab di jurusan ini punya kelebihan menarik sebagai berikut:

Kelebihan

  1. Mengasah keterampilan dalam mengatur keuangan, yang tidak hanya bermanfaat untuk menunjang karir namun juga bermanfaat untuk diri sendiri. Sebab kesuksesan finansial adalah impian semua orang, dan kamu sudah punya modal untuk mencapainya dengan kemampuan mengatur uang yang baik tadi.
  2. Diajarkan untuk berpikir rasional, yang tentu bagus untuk kehidupan kamu baik di karir maupun secara pribadi.
  3. Memiliki kemampuan yang baik dalam melakukan analisa, sebab di manajemen keuangan kamu memperoleh mata kuliah yang menuntut kemampuan analisis dengan ketelitian yang tinggi.
  4. Fokus belajar lebih sempit, yakni fokus ke masalah keuangan dan ilmu manajemen yang tidak begitu rumit untuk bisa dikuasai meskipun kamu di masa SMA mengambil jurusan IPA atau jurusan non-IPS lainnya.
  5. Prospek kerja bagus dan luas, banyak perusahaan di dalam dan luar negeri membutuhkan lulusan manajemen keuangan. Sebab perusahaan manapun dijamin butuh tata kelola keuangan yang baik untuk bertahan dan berkembang.

Kekurangan

Kekurangan dari jurusan manajemen secara umum adalah karena mata kuliah yang cenderung monoton, yakni berkutat pada masalah keuangan. Jadi, sebelum kamu memilih jurusan ini saat kuliah. Penting sekali untuk memastikan memang menyukai dunia finansial, atau hal-hal yang berhubungan dengan keuangan. Sehingga bisa lebih fokus dan menyukai tantangan di setiap mata kuliahnya.

Alasan Memilih Jurusan Keuangan

Masuk ke Fakultas Ekonomi kamu akan akrab dengan jurusan manajemen, dan salah satu konsentrasinya adalah manajemen keuangan. Manajemen keuangan nyaris mirip dengan jurusan akuntansi dan ekonomi syariah.

Jurusan ini sama menariknya dengan jurusan manajemen pada umumnya, sehingga sangat tepat untuk dipertimbangkan. Ada baiknya mencari tahu lebih banyak mengenai manajemen keuangan sebelum memutuskan untuk memilihnya.

Alasan Memilih Jurusan Manajemen Keuangan

Membantu menguatkan keyakinan untuk mengambil jurusan ini, berikut sejumlah alasan yang membuat manajemen keuangan adalah jurusan yang tepat untuk diambil:

1. Cocok untuk yang Suka Keuangan

Alasan pertama mengapa perlu memilih jurusan manajemen keuangan adalah karena jurusan ini cocok untuk yang menyukai keuangan. Jadi, untuk kamu yang suka masalah hitung-hitungan uang namun tidak ingin seribet di akuntansi.

Maka bisa beralih ke jurusan manajemen keuangan ini karena sama-sama mempelajari masalah keuangan. Namun secara umum tidak sesaklek akuntansi, karena disini diarahkan ke bagaimana mengatur keuangan bukan menyusun laporan keuangan.

2. Prospek Kerjanya Banyak

Pada dasarnya jurusan manajemen keuangan sama seperti jurusan manajemen dan jurusan berbau keuangan lainnya. Yakni memiliki prospek kerja yang luas, karena bisa menekuni banyak sekali profesi.

Profesi yang bisa dipilih atau ditekuni ada menjadi akuntan, analis keuangan, analis manajemen bisnis, penilai (pajak dan keuangan), auditor, analis riset operasional, dan lain sebagainya.

3. Dibutuhkan Banyak Perusahaan

Alasan berikutnya kenapa jurusan manajemen keuangan ini menarik untuk kamu ambil saat kuliah adalah prospek kerjanya selain banyak juga luas. Dikatakan luas karena bisa berkarir di banyak sekali perusahaan, baik itu di dalam maupun luar negeri.

Perusahaan swasta maupun yang dikelola oleh pemerintah akan membutuhkan keahlian dari lulusan manajemen keuangan. Sebab semua perusahaan tersebut akan membutuhkan seorang profesional untuk mengelola keuangan perusahaan.

4. Punya Gaji Besar

Masalah gaji mungkin akan kamu pertimbangkan saat memilih jurusan kuliah, sebab setelah lulus bisa memprediksi gaji yang akan diterima. Kabar baiknya, jurusan manajemen keuangan memiliki prospek gaji yang menjanjikan.

Terutama jika sudah bekerja di perusahaan besar atau memangku jabatan penting dan tinggi seperti manajer keuangan dan juga konsultan keuangan. Namun, saat mencari gaji besar ada baiknya memperhatikan kondisi perusahaan yang dilamar dan pengalaman yang dimiliki.

Sebab tingkat perkembangan perusahaan dan pengalaman berkarir akan mempengaruhi gaji yang didapatkan.

5. Punya Pekerjaan Nyaman

Alasan berikutnya adalah karena dengan menjadi lulusan manajemen keuangan, kamu bisa memiliki pekerjaan yang nyaman. Maksudnya disini adalah kamu bisa memiliki pekerjaan yang berada di dalam ruangan ber-AC, punya penampilan rapi, dan pekerjaan yang setiap harinya pasti.

Begitu juga dengan jumlah gaji yang sudah pasti setiap bulannya. Sehingga sangat cocok untuk kamu yang memang menyukai hal-hal yang tidak begitu dinamis dan penuh kejutan.

6. Disediakan Banyak Universitas

Mengambil jurusan manajemen keuangan memberikan banyak kemudahan, salah satunya mudah mencari universitas. Sebab manajemen keuangan masuk ke dalam jenis jurusan populer dan tinggi peminat.

Dipastikan semua kampus atau universitas menyediakannya. Sehingga kamu bisa dengan mudah mendapatkan universitas yang sesuai dengan keinginan maupun kebutuhan.

7. Punya Kemampuan Bisnis

Lulus dari jurusan manajemen keuangan ternyata tidak hanya mendapatkan bekal ilmu untuk melamar kerja. Melainkan juga ilmu untuk merintis bisnis atau usaha sendiri.

Kamu di jurusan ini juga akan dibekali kemampuan bisnis yang baik, misalnya melakukan monitoring terhadap kondisi moneter. Sehingga bisa tahu kapan waktu terbaik untuk merintis bisnis dan melihat kondisi pasar, agar bidang bisnis yang dijalankan sesuai.

Jurusan manajemen keuangan dengan segala kelebihannya, membuat jurusna ini menarik untuk dipilih. Jika kamu menyukai hal-hal berbau finansial maka bisa memprioritaskan jurusna ini.

Prospek Kerja Jurusan Manajemen Keuangan

Mencari jurusan kuliah yang tepat dijamin akan kurang sempurna jika tidak memperhatikan prospek kerjanya seperti apa. Sebab jauh sebelum wisuda atau lulus dari universitas, kamu sudah harus punya pandangan bahwa setelah lulus bisa langsung berkarir.

Mayoritas akan memilih menjadi karyawan, namun tidak sedikit yang berpikir untuk menjadi pelaku bisnis. Khusus untuk kamu yang mengambil jurusan manajemen keuangan tidak perlu khawatir, sebab bisa berkarir bisa pula berbisnis.

Jurusan satu ini dikenal memiliki prospek kerja yang menjanjikan, dan memang aktualnya demikian. Berikut adalah sejumlah profesi yang bisa ditekuni setelah lulus kuliah:

Menjadi Tenaga Pendidik

Profesi pertama yang bisa dipilih dan dijalankan setelah lulus dari jurusan manajemen adalah menjadi tenaga pendidik, yakni dosen. Dosen merupakan profesi yang mulia, sebab menjadi media untuk menyalurkan ilmu pengetahuan kepada lebih banyak orang.

Selain itu siapa saja bisa menjadi dosen selama memenuhi kualifikasi yang sudah ditetapkan oleh universitas. Kamu pun memiliki peluang yang sama untuk menjadi salah satunya.

Hanya saja, menjadi dosen tidak cukup hanya mengambil jurusan manajemen keuangan di jenjang S1. Minimal harus S2, jadi jika kamu ingin menekuni profesi ini perlu meneruskan pendidikan dulu ke jenjang S2.

Setelah aktif menjadi dosen, kemungkinan besar kamu juga akan tertarik untuk meraih gelar S3. Jadi, menjadi dosen bisa menguatkan semangat untuk terus memperdalam ilmu supaya bisa mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

1. Menjadi Seorang Akuntan

Pilihan profesi kedua adalah dengan menjadi seorang akuntan, baik untuk perusahaan swasta maupun milik pemerintah. Akuntan sendiri merupakan pihak internal perusahaan yang mengelola dna juga meningkatkan kualitas informasi keuangan.

Profesi ini sendiri akan terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Akuntan perusahaan, yang merupakan akuntan atau pihak internal sebuah perusahaan dengan tugas utama menyusun laporan keuangan perusahaan.
  • Akuntan publik, adalah pihak eksternal yang membantu banyak perusahaan untuk memeriksa laporan keuangan perusahaan itu sendiri.
  • Akuntan pemerintah, merupakan akuntan yang bertugas untuk memeriksa keuangan pemerintah. Misalnya bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

2. Menjadi Konsultan

Lulusan dari jurusan manajemen keuangan juga memiliki kesempatan untuk menekuni profesi sebagai konsultan. Yakni sebuah jasa dari pihak ketiga (eksternal) perusahaan yang membantu mengelola keuangan perusahaan yang menggunakan jasanya.

Jasa yang ditawarkan bisa banyak hal yang masih berhubungan dengan ilmu dan keahlian yang didapatkan selama kuliah. Misalnya bagaimana mengelola keuangan perusahaan yang sedang memburuk, menghemat arus kas, menyusun laporan keuangan, dan lain sebagainya.

3. Menjadi Manajer

Lulusan dari jurusan manajemen keuangan juga memiliki kesempatan besar untuk menjadi seorang manajer. Bisa menjadi manajer analis keuangan, manajer kas, manajer keuangan, dan lain sebagainya.

Pada dasarnya untuk bisa memegang jabatan manajer memang tidak harus selalu lulusan dari jurusan manajemen. Bisa juga karena prestasi kerja maupun pengalaman kerja yang panjang di satu bidang.

Hanya saja dengan mengambil jurusan manajemen keuangan semasa kuliah. Kesempatan untuk menjadi manajer semakin besar, meskipun perlu memulai karir dari kelas junior namun tidak butuh waktu lama untuk naik jabatan.

4. Menjadi Pengusaha

Mengambil jurusan manajemen keuangan tidak hanya dibekali ilmu yang bermanfaat untuk meniti karir di sebuah perusahaan. Namun juga dibekali ilmu dan kemampuan untuk menjadi pengusaha.

Langkah ini bisa diambil untuk kamu yang memang memiliki ketertarikan di bidang wirausaha. Selain itu juga punya passion untuk mendirikan suatu bisnis di sebuah bidang. Keahlian di bidang keuangan selama kuliah akan membantu merintis usaha sendiri dengan meminimalisir resiko kerugian dan salah mengatur modal.

Mengambil jurusan manajemen keuangan memberi kesempatan untuk meniti banyak profesi setelah lulus. Jadi, jangan ragu untuk menjadikannya sebagai pilihan terutama di perguruan tinggi terbaik di Indonesia maupun luar negeri.

Fakta Jurusan Manajemen Keuangan

Kamu sedang memeprtimbangkan jurusan manajemen keuangan saat memasuki jenjang perkuliahan? Maka ada baiknya mengenal dulu jurusan ini dengan seksama, tidak hanya dari pengertian dan prospek kerjanya. Akan tetapi detail mengenai fakta dari jurusan ini.

Sebagai salah satu konsentrasi ilmu di dalam jurusan manajemen dan di dalam Fakultas Ekonomi. Manajemen keuangan secara umum memiliki fakta yang tidak berbeda jauh dengan jurusan di Fakultas Ekonomi lainnya.

Namun, ada beberapa hal menarik yang membuat jurusan ini berbeda dengan jurusan di manajemen lainnya. Simak fakta-fakta lengkapnya di bawah ini:

1. Tinggi Peminat

Fakta pertama dari jurusan manajemen keuangan adalah jumlah peminat yang setiap tahunnya selalu tinggi. Tidak hanya di universitas dalam negeri namun juga di berbagai universitas dunia.

Sehingga kamu perlu mempersiapkan diri sejak masih di bangku SMA maupun SMK dan sederajat jika ingin masuk. Sebab perlu bersaing dengan banyak calon mahasiswa baru, dan perlu mempertimbangkan mendaftar lebih dari satu universitas.

Namun, dengan adanya peminat yang terus membludak disini kamu juga diuntungkan. Sebab dipastikan nyaris semua universitas membuka jurusan ini sehingga kamu punya lebih banyak pilihan untuk kuliah dimana. Apakah di dekat rumah atau memilih jauh dari rumah.

2. Hanya Tersedia Jenjang Diploma

Sama dengan jurusan manajemen pemasaran maupun beberapa jurusan lain di dalam jurusan manajemen. Jurusan manajemen keuangan juga hanya tersedia di jenjang diploma atau D3 dan D4, sehingga belum tersedia jenjang S1.

Namun, jika ingin meneruskan S1 maupun S2 dan S3 bisa mencoba menempuh kuliah di luar negeri. Meskipun hanya tersedia jenjang diploma namun keahlian dan ilmu yang dimiliki tidak akan pernah dipandang sebelah mata oleh banyak perusahaan.

Selain itu tetap bisa memangku jabatan tinggi, karena lulusan manajemen keuangan berpotensi menjadi manajer. Baik itu manajer keuangan, manajer pemasaran, dan manajer di bidang lainnya.

3. Tetap Ada Hitungan

Jika kamu bermaksud menghindari materi hitungan dengan memilih manajemen keuangan. Maka klangkah kamu terbilang keliru, sebab sebagaimana jurusan manajemen pada umumnya.

Jurusan manajemen keuangan juga ada materi kuliah yang melibatkan hitungan. Apalagi mahasiswa disini dibekali ilmu menyusun laporan keuangan seperti di jurusan akuntansi.

4. Ada Unsur Akuntansi

Sebagaimana di poin sebelumnya, mata kuliah yang didapatkan selama mengambil Manajemen keuangan ada kegiatan menyusun laporan keuangan. Nyaris semua jurusan manajemen diberi materi khas akuntansi ini, meskipun tidak begitu detail.

Namun aktivitas menyusun laporan keuangan tetap didapatkan, sebab setelah lulus bisa menekuni profesi sebagai akuntan. Selain itu bisa pula menjadi auditor dan konsultan yang mengecek laporan keuangan perusahaan.

5. Mempelajari Jurusan Lain di Fakultas Ekonomi

Banyak yang mengira bahwa mahasiswa di Manajemen keuangan hanya akan mempelajari teori mengenai perencanaan, pengelolaan, dan mengontrol masalah keuangan perusahaan.

Padahal di jurusan ini semua mahasiswanya akan mempelajari lebih banyak materi. Bahkan materi atau mata kuliah di seluruh Fakultas Ekonomi akan didapatkan.

6. Lulusan IPA dan SMK Bisa Masuk

Jurusan manajemen keuangan tidak hanya dibuka untuk lulusan IPS dari bangku SMA maupun SMK. Namun bisa menerima siswa IPA dan juga dari SMK jurusan apapun. Kemungkinan karena ilmu di jurusan ini masih bisa dipelajari dan pesertanya bisa lebih mudah beradaptasi.

Manajemen keuangan dengan segala fakta menariknya memang tetap menarik untuk dipilih. Supaya semakin yakin, silahkan kamu mempertimbangkan fakta-fakta di atas.

Buku Pegangan

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn