Pengertian dan Contoh Batasan Masalah

contoh batasan masalah
toko buku kuliah
Bagikan

Contoh batasan masalah – Dalam menjalankan penelitian, penting sekali batasan masalah. Fungsi batasan masalah dalam sebuah penelitian memudahkan peneliti untuk membatasi ruang lingkup masalah atau objek yang akan dilakukan penelitian. Batasan masalah hadir untuk mengarahkan penulis agar tetap pada koridor atau pada fokus penelitian. 

Sebelum masuk pada contoh batasan masalah, ada hal penting lain yang wajib kamu ketahui nih. Yaitu upaya peneliti dalam membatasi masalah haruslah meliputi beberapa poin seperti membuat penegasan terhadap masalah tersebut, memperhatikan penggunaan kalimat secara aktif, padat, singkat dan jelas.

Tidak itu saja ternyata, tetapi juga perlu adanya identifikasi dan klasifikasi masalah yang akan dilakukan pengkajian. 

Pengertian Batasan Masalah

Secara umum, batasan masalah adalah ruang lingkup masalah yang ingin dibatasi oleh peneliti yang disebabkan masalah yang terlalu luas atau lebar yang bisa mengakibatkan penelitian itu tidak bisa fokus. Oleh karena itu, batasan diperlukan supaya penelitian bisa memberikan hasil yang tepat.

Fungsi Batasan Masalah

Adapun fungsi batasan masalah, selain berperan untuk membuat fokus pada satu persoalan, juga membantu dalam mengidentifikasi masalah yang akan dibahas, membatasi jangkauan proses yang dibahas, menjadi gambaran terkait hal yang hendak diteliti, diuji dan di temukan problem solvingnya. Sekaligus sebagai bentuk dari memfokuskan pembahasan. 

Nah, setelah secara singkat Anda sudah tahu secara sedikit pengantar. Berikut saya kumpulkan beberapa contoh batasan masalah yang bentuknya bervariatif. Ada yang pendek dan nada yang panjang. Langsung saja, kita simak contoh-contohnya sebagai berikut. 

Contoh batasan masalah tentang Psikologi 

Pembatasan Masalah Agar penelitian ini lebih efektif, efisien, terarah dan dapat dikaji lebih mendalam maka diperlukan pembatasan masalah.

Adapun pembatasan masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah: Masalah yang diteliti terbatas pada penanganan anak hiperaktif dengan terapi bermain puzzle di TK pertiwi 1 Gagaksipat Ngemplak Boyolali.

Contoh batasan masalah tentang Keperawatan 

Berdasarkan latar belakang penelitian dan identifikasi masalah dapat diidentifikasi bahwa hasil pembelajaran klinik keperawatan berupa kemampuan memberikan asuhan keperawatan dalam jangka pendek maupun jangka panjang dapat diperbaiki melalui beberapa upaya, yaitu memperbaiki proses pembelajaran klinik, lingkungan rumah sakit, meningkatkan kemampuan pembimbing klinik dan meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran klinik. 

Perbaikan terhadap seluruh komponen merupakan pekerjaan yang besar dan memerlukan waktu yang lama, sehingga dalam penelitian ini dibatasi terhadap upaya memperbaiki proses pembelajaran klinik, berupa pengembangan model pembelajaran klinik di rumah sakit untuk mencapai kompetensi asuhan keperawatan dalam mata kuliah Keperawatan Anak II. 

Pemilihan masalah penelitian dilakukan dengan tiga pertimbangan. Pertama, pengembangan model pembelajaran klinik menjadi pilihan karena dinilai perlu adanya pengembangan model pembelajaran klinik yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran klinik sesuai dengan situasi nyata di rumah sakit yang ditemukan pada saat survey.

Kedua, kompetensi asuhan keperawatan merupakan kompetensi utama bagi seorang perawat dalam berbagai level pendidikan, yang perlu dikuasai dalam melaksanakan peranan dan fungsi sebagai seorang perawat.

Pertimbangan ketiga, berdasarkan hasil survei lapangan terhadap enam rumah sakit dapat diketahui bahwa proses pembelajaran klinik mempunyai hubungan yang positif dengan pencapaian kompetensi asuhan keperawatan dan pencapaian jumlah kompetensi mempunyai hubungan yang positif dengan penilaian akademik.

Hasil survei ini mempunyai makna bahwa semakin baik proses pembelajaran klinik maka semakin baik pencapaian kompetensi asuhan keperawatan dan semakin baik pencapaian nilai akademik dalam mata kuliah praktek klinik. dengan demikian proses pembelajaran klinik mempunyai peranan penting dalam pencapaian kompetensi asuhan keperawatan. 

Sasmita, Anah. 2014. Pengembangan Model Pembelajaran Klinik Berdasarkan target (MPJBT)dan Aplikasinya dalam Mata KUliah Keperawatan Anak II Pada Mahasiswa DIII Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia. 

Contoh batasan masalah tentang Psikologi Tentang Kepribadian

Perancangan ini dibatasi pada: 

  1. Aplikasi penilaian tes kepribadian mendeskripsikan dan menilai siswa-siswi berdasarkan hasil tes 
  2. Kinerja Admin menginput instrumen tes kepribadian dan melihat data kesimpulan user melalui email 
  3. Kinerja User menjawab instrumen tes kepribadian yang sudah disediakan 
  4. Aplikasi penilaian tes kepribadian menghasilkan 4 kesimpulan yang merupakan 4 garis besar kepribadian manusia. 
  5. Tempat yang menjadi objek skripsi adalah Madrasah Aliyah Negeri 2 Ponorogo 

Contoh Batasan Masalah Tentang Arsitektur Pemasangan Termal 

Diperlukan batasan-batasan masalah yang akan ditentukan sebagai tolak ukur untuk suatu pencapaian target analisis. Berikut batasan masalah yang bisa diambil:

  1. Hanya mensimulasi desain arsitektur tradisional Jambi dalam kajiannya dengan kinerja thermal
  2. Kajian thermal yaitu studi pustaka atau tidak mengambil kenyamanan termal spesifik dengan suku yang ada di daerah tersebut

Sumber : Desain Arsitektur Tropis dalam Kaitannya Dengan Kenyamanan Thermal Pada Rumah tradisional (Studi Kasus Rumah Tradisional Kejang Lako Diratau Panjang PRovinsi Jambi)http://e-journal.uajy.ac.id/6595/2/MTA101925.pdf

Contoh batasan masalah tentang Psikologi Sosial 

Berdasarkan beberapa identifikasi masalah diatas, maka dalam hal ini permasalahan yang dikaji perlu dibatasi. Pembatasan masalah ini bertujuan untuk memfokuskan perhatian pada penelitian dengan memperoleh kesimpulan yang benar dan mendalam pada aspek yang diteliti.

Cakupan masalah yang dibatasi pada “Eksistensi Warnet Café ER, MR dan JE Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus Di Dusun Mrican Baru, Catur Tunggal, Depok, Sleman)” 

Sumber : http://eprints.uny.ac.id/8856/2/BAB%201%20-%2006413244029.pdf

Contoh batasan masalah tentang Teknologi 

Batasan-batasan masalah pada penyusunan skripsi ini adalah sebagai berikut : 

1. Perancangan aplikasi ini hanya untuk perangkat berbasis Android. 

2. Aplikasi mobile ini hanya menyediakan informasi mengenai lokasi SMP dan SMA / sederajat di kota Surakarta serta jalur menuju lokasi SMP dan SMA / sederajat yang diinginkan dari posisi user dimana sistem ini akan diintegrasikan dengan peta lokasi pada google map untuk mempermudah panduannya. 

Belajar jualan online

3. Software yang digunakan penyusun dalam perancangan dan pembuatan aplikasi ini adalah 

  • Eclipse dan android SDK 
  • Xampp Control Panel 
  • Adobe Dreamweaver (Sebagai Web Editor) 
  • Apache

4. USER

  • Dari sisi client adalah pengakses informasi SMP dan SMA / sederajat di kota Surakarta melalui handphone yang mendukung aplikasi Android.
  • Dari sisi server adalah admin manajemen database server dan SMP dan SMA / sederajat di kota Surakarta.

Sumber : http://eprints.ums.ac.id/36823/5/BAB%20I.pdf

Batasan masalah tentang Keperawatan 

Batasan Masalah Meninjau hasil penelitian ini, maka peneliti membatasi masalah ini mengenai kualitas pelayanan perawat dengan kepuasan pasien rawat inap yang menggunakan BPJS di Rumah Sakit Pusat Pertamina Pangkalan Berandan. 

Sumber : http://repository.uma.ac.id/bitstream/123456789/1279/4/128600207_FILE4.pdf

Batasan masalah tentang Asuhan Keperawatan 

Sehubungan dengan banyaknya ditemukan kasus Diabetes Melitus di RSUD Pandan Arang Boyolali, maka dalam Karya Tulis Ilmiah ini penulis hanya membatasi pada : Asuhan Keperawatan Pada Tn. S Dengan Gangguan Sistem Endokrin: Diabetes Melitus di RSUD Pandan Arang Boyolali di bangsal Cempaka kelas III selama 3 hari pengkajian dari tanggal 11 – 13 Maret 2014. 

Sumber: http://eprints.ums.ac.id/30610/2/04.BAB_I.pdf

Batasan Masalah tentang Arsitektur

Pembatasan masalah pada penelitian ini, yaitu: 

  1. Kenyamanan bangunan difokuskan hanya pada kenyamanan termal. Ruang lingkup penelitiannya adalah faktor-faktor kenyamanan termal, yaitu suhu udara, kelembaban udara dan pergerakan udara. 
  2. Objek penelitiannya adalah bangunan HBS yang dirancang dan masih berfungsi sebagai ruang kelas. Agar lebih fokus, maka bangunan yang diteliti adalah bangunan utama HBS yang digunakan oleh SMA Negeri 5 Bandung. Alasannya karena SMAN 5 Bandung lebih sedikit melakukan renovasi dibandingkan SMAN 3 Bandung pada bagian bangunan peninggalan HBS-nya. Ruang kelas yang diteliti adalah ruang 6, 8 dan 10 pada lantai bawah dan ruang kelas 1, 3 dan 5 pada lantai atas. 
  3. Waktu penelitian dibatasi hanya pada waktu efektif ruang kelas digunakan, yaitu pukul 07.00 – 13.00 WIB. 

Sumber : Rahmawati, Emilia. 2013. Kinerja Kenyamanan Termal Ruang Kelas pada Bangunan Kolonial Hoogere Burger School (HBS) Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia. http://repository.upi.edu/5426/4/S_TA_0908715_Chapter1.pdf

Itulah beberapa gambaran tentang batasan masalah. Dari contoh di atas, memang ada batasan yang dikemas secara ringkas, ada juga yang dibuat model perpoin. Semoga contoh-contoh di sini bermanfaat.

Baca artikel penelitian penting lainnya

Belajar jualan online
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Yusuf Abdhul

Yusuf Abdhul

Yusuf Abdhul Azis adalah seorang penulis dan sedang belajar digital marketing.

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang