Bapak dan Ibu, Jalan Menuju Surga

Bapak dan Ibu, Jalan Menuju Surga
toko buku kuliah
Bagikan

Bapak & Ibu, Jalan Menuju Surga

“Orangtua adalah pintu pertengahan menuju surga. Bila engkau mau, silakan engkau pelihara. Bila tidak mau, silakan untuk tidak mempedulikannya.”

(Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, ”Hadits ini shahih”. Riwayat ini dinyatakan shahih oleh Al-Albani)

semoga Allah memberikan rahmat kepada beliau

Pintu pertengahan dalam hadits tersebut diibaratkan sebagai pintu yang harus dilewati untuk menuju surga. Seseorang dapat mencapai surga dengan melewati perjalanan yang amat terjal. Dia dapat mencapai seperempat perjalanan, setengah perjalanan, tiga perempat perjalanan, dan akhirnya seluruh perjalanan dapat dilewati hingga sampai pada tujuan utama, yaitu surga.

Memelihara orangtua dalam hadits ini berarti menjaga orangtua, berbuat baik pada masa tua mereka, selalu menyediakan kebutuhan mereka, memberikan yang terbaik untuk mereka, berbakti secara utuh pada mereka, mendoakan kesehatan dan keselamatan mereka di dunia dan akhirat, menjaga hati mereka agar tetap bahagia, tidak berkata kasar kepada mereka, hingga melakukan anjuran ibadah lainnya sebagai penunjang bagi kita untuk kebaikan mereka di akhirat nanti. Semua adalah perwujudan dari mempedulikan dan memelihara mereka dari kesusahan, dan menghindarkan mereka dari keburukan yang kita lakukan.

Perlu diketahui, menjadi orangtua amatlah tidak mudah. Mereka bekerja dengan sangat keras untuk memenuhi kebutuhan kita, memberikan pendidikan terbaik, bersedia berlapar-lapar menahan keinginan untuk makan demi memastikan bahwa kita terhindar dari rasa lapar. Mereka rela memberikan fasilitas-fasilitas yang lengkap agar kita terhindar dari kesulitan untuk belajar. Mereka rela menyediakan guru-guru privat agar kita dapat meraih nilai yang baik. Bila kita tertimpa musibah, mereka adalah orang pertama yang menyediakan punggungnya untuk menjadi sandaran kita, dalam kesedihan yang melanda dengan kuatnya. Bila kita disakiti, mereka adalah orang pertama yang melindungi kita dengan segala kekuatannya, meski di usia rentanya. Mereka dengan berbesar hati mengorbankan semuanya demi kebaikan anaknya. Agar sang anak mendapat masa depan yang cemerlang dibandingkan mereka.

Sampai kapanpun seorang anak tidak akan pernah bisa membalas kebaikan yang diberikan oleh kedua orang tuanya. Namun, Allah memberikan surga yang kekal bagi seorang anak yang menyayangi dan membuat orangtuanya selalu bahagia, karena memiliki anak yang sholih dan solehah. Allah SWT telah berjanji dan janji Allah itu pasti. Allah SWT telah memuliakan mereka dengan jubah kemuliaan yang begitu indah dan megah. Allah SWT telah menjanjikan surga bagi anak sholih pemerhati orangtua dan penjunjung martabat orangtua. Maka, junjunglah mereka dengan kebaikan yang besar dan tulus dari kita, hingga Allah memberikan surga sebagai hadiah yang kekal di masa depan akhirat kita kelak.

Oleh : Rizky Selvasari

Pondok Djawara Deepublish
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang