Yunita Iriani Syarief

Dr. Hj Yunita Iriani Syarief, M.Hum.

About

Dr. Hj Yunita Iriani Syarief, M.Hum. lahir di Kota Cirebon, Jawa Barat pada 01 Maret 1963. Putri pertama dari enam bersaudara pasangan Brigjen (purn). H. Moh. Syarief dengan Hj. Moertini (alm) ini menikah dengan Drs. Apt. H. Zaenal Komar, MA., tahun 1986 dan dikaruniai tiga orang anak, yaitu: dr. Annisa F. Zeinadinanda, M. Hartato Zaindwinanda, ST, Aulia Leedsyawati Zeintrinanda S.Sc., dan satu orang cucu, Seranaznin Aqilanda Ardisasmita.
Pendidikan SD diselesaikan di Atambua, NTT pada 1974. Tahun 1977 lulus dari SMPN X Bandung dan tahun 1981 lulus SMA BPI Bersubsidi Bandung. Menyelesaikan S1 tahun 1986 dari Fakultas Sastra Jurusan Sejarah Universitas Padjadjaran dan S2 tahun 2005 dari Fakultas Ilmu Budaya Jurusan Arkeologi, Konsentrasi Manajemen Sumberdaya Budaya (CRM), Universitas Indonesia. Tahun 2008 mengikuti Program S3 di SPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Program Studi Pendidikan Umum/Nilai dan lulus tahun 2015.
Diangkat sebagai PNS Sipil ABRI tahun 1988 di Dinas Penelitian dan Penulisan Sejarah ABRI, Pusat Sejarah dan Tradisi ABRI. Tahun 1992 melimpah ke Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dan ditempatkan sebagai Tenaga Teknis (Kurator ) di Museum NTB. Tahun 1998 sebagai Pamong Budaya (Kurator) di Museum Negeri Provinsi Jawa Barat Sri Baduga. Tahun 2006 diangkat sebagai Kepala Seksi Pengembangan Museum Sri Baduga. Profesi widyaiswara dijalani sejak tahun 2007 di Balai Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sampai 2019. Sejak 2019 sampai sekarang menjadi Widyaiswara di Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Provinsi Jawa Barat. Selama menjadi widyaiswara sering diminta sebagai nara sumber di beberapa forum ilmiah, seminar, workshop, dan diklat terkait pendidikan dan kebudayaan, khususnya permuseuman.
Sejak tahun 1999 aktif di beberapa organisasi profesi baik sebagai pengurus maupun sebagai anggota, diantaranya di Masyarakat Sejarah Indonesia (MSI) Cabang Jawa Barat, Ikatan Ahli Arkeologi (IAAI) Komisariat Daerah Jabar-Banten, Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI) Jabar, Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) Jabar, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jawa Barat, dan Himpunan Pemuda Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD).
Beberapa karya ilmiah yang pernah ditulis antara lain: Buku Museum-Museum di Jawa Barat; A thousand meaning behind the beautifulliness of Lukisan Kaca Cirebon; Selintas Keramik di Jawa Barat; Nilai-Nilai Deklarasi KAA 1955 Dalam Konteks Kekinian; Strategi Pembelajaran Lingkungan Hidup Pada Anak Usia Dini; Manfaat Museum Untuk Masyarakat (Museum Sebagai Sumber Belajar); Nilai-Nilai Pada Masa Kebangkitan Nasional; Pemetaan Pendidikan Karakter di Jawa Barat; Strategi Pembangunan Kebudayaan Jawa Barat (Tim); Strategi Internalisasi Nilai Kesadaran Lingkungan Hidup pada Peserta Didik; Modul Bimtek Manajemen Museum; Strategi PLH di Sekolah; Pengembangan PLH Berbasis Kearifan Lokal; Buku Pengembangan Institusi Pembina Pendidikan di Jawa Barat 375 1950-2012 (Tim); Uji Kompetensi Guru dan Nasib Guru; Pedoman Penyelenggaraan Diklat Berbasis Kompetensi Bagi SDM Kebudayaan; Manfaat Tinggalan Arkeologis bagi Pendidikan dan Pariwisata; Peran Arkeologi dalam Kurikulum Sekolah; Peran Museum dalam Kurikulum 2013, dan sejumlah materi yang ada dalam buku ini.

Buku Karya Dr. Hj Yunita Iriani Syarief, M.Hum.

Tampilkan hasil tunggal

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang

© 2021 All Right Reserved. Toko Buku Deepublish – CV. Budi Utama