Sukri Sikki

Sukri Sikki

About

Dunia tulis-menulis sesungguhnya baru dia geluti sejak menjadi wartawan awal tahun 2002. Tapi, naluri kewartawanan sudah tumbuh dalam dirinya sejak di bangku kuliah.
Jika ditanya pekerjaan paling disukai, jawabnya berkebun karena berkebun itu manfaatnya komplet. Pertama, menghasilkan dan halal karena hasil keringat sendiri. Kedua, udara yang dihirup di kebun lebih segar. Ketiga, bekerja di kebun dengan sendirinya berolahraga jadi sehat. Selain itu, jam kerja bisa diatur sendiri dan bebas korupsi. Kebun juga bisa menjadi sarana hiburan atau tempat melepas penat maka jangan heran jika waktu luang selalu dia manfaatkan untuk berkebun. Maklum, Sukri Sikki memang lahir dari keluarga petani di pelosok Sulawesi Selatan tahun 1977.
Selain bersekolah, masa kecilnya diisi dengan berkebun dan menggembala sapi, kambing, dan kuda. Dia bersyukur, hasil dari kerja keras membantu orang tua itu membuatnya bisa sekolah hingga lulus di Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia, Makassar tahun 2000. Kemudian, bergabung dengan Kaltim Post sejak awal tahun 2002. Tahun 2012, Sukri Sikki dinyatakan KOMPETEN dalam jenjang kompetensi WARTAWAN UTAMA. Dibuktikan dengan sertifikat Nomor 941-LPDS/WU/DP/X/2012/17/03/77 dari Dewan Pers Republik Indonesia. Itulah sepenggal kisah perjalanan Sukri Sikki, penulis buku ini. Dalam tubuhnya mengalir darah Bugis Pattinjo atau Letta, etnis yang mendiami kawasan pegunungan di utara Kabupaten Pinrang.
Selain buku Melawan Takdir: Catatan Seorang Wartawan ini, tulisan Sukri Sikki juga bisa ditemukan dalam buku Real Life: Mereka Memberi Insipirasi (2012). Buku tersebut ditulis bersama rekan-rekan wartawan di Kaltim Post. Kemudian, buku Toletta: Kisah dari Pinrang Utara (2019) dan buku Konsep Tojolo (2020). Konten kedua buku tersebut berkaitan dengan sejarah dan budaya Bugis Pattinjo.

Buku Karya Sukri Sikki

Menampilkan semua 3 hasil

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang