Syarif H

Drs. K.H. D. Syarif Hidayatullah, M.A.

About

D. Syarif Hidayatullah Putra pasangan K.H.Moh.Ma’ruf dan Ny.Hj.Siti Rohami ini lahir di Kuningan Jawa Barat, pada 30 Juni 1955. Sejak kecil telah dikenalkan dengan dunia pendidikan dan dakwah oleh ayahnya, dari mulai mengajarinya baca al-Qur’an dan Kitab Kuning, lalu memberinya tugas untuk mengajari anak-anak di bawahnya, sampai memberikan banyak motivasi untuk semangat menuntut ilmu, hidup optimis dan bersinergis dengan semua orang, sementara itu Ibunya banyak memberikan bimbingan spiritual dan riyadloh.
Di dunia dakwah ia kerap dibawa oleh ayahnya sejak masih kecil sampai dewasa untuk mengikuti kegiatan berdakwah, berorganisasi dan bersilaturahmi ke tokoh-tokoh agama seperjuangan dengan sang ayah. Pengalaman ini sangat membekas di benaknya, dan turut membentuk karakternya, terlebih pernah mendapatkan pendidikan di PMDG yang menekankan pada pembentukan karakter.
Di antara pesan-pesan pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H.Ahmad Sahal dan K.H.Imam Zarkasyi, yang telah membentuk ghirahnya menjadi praktisi pendidikan dan dakwah adalah “Ngajarlah di mana saja kamu berada ! dan jadilah perekat umat di lingkungan mana pun kamu hidup!”, maka tak heran jika kemudian ia aktif dalam kegiatan-kegiatan pendidikan, dakwah dan organisasi keagamaan. Pernah menjadi Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Kuningan; Ketua Senat FITK IAIN SNJ Cirebon; Ketua DKM Masjid Agung Syiarul Islam Kab. Kuningan dan kini ia mendapat amanah sebagai Ketua Umum MUI Kabupaten Kuningan periode 2020–2025.
Pendidikannya diawali dari Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar, tamat tahun 1969. Setelah itu ia mengenyam pendidikan di KMI Pondok Modern Darussalam Gontor sampai dengan tahun 1975, lalu melanjutkan ke IAIN Cirebon sampai Sarjana Muda PAI tahun 1980, kemudian menyelesaikan S1 Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) di IAIN Sunan Gunung Jati Bandung pada tahun 1985, dan S2 PBA STAIN Malang pada tahun 2002.
Untuk menambah wawasan keilmuannya ia mengikuti berbagai kegiatan pendidikan tambahan, antara lain Dauroh Guru Bahasa Arab di LIPIA Jakarta pada tahun 1987, dan di sela-sela kesibukannya kala masih mahasiswa ia gemar berkunjung menimba ilmu dan pengalaman ke beberapa Pesantren ternama di Jawa Barat, antara lain Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, Pesantren Darussalam Ciamis, Pesantren al-Falah Cicalengka, Pesantren Ciwaringin dan Pesantren Buntet Cirebon.
Kegiatannya di dunia Pendidikan dan Dakwah: sejak tamat pendidikannya di KMI Gontor pada tahun 1975, ia menyelenggarakan pengajian dan pendidikan untuk anak-anak dan remaja di lingkungannya, dan mengajar di beberapa sekolah antara lain di MTsN Cigugur 1976–1979, MTsS Karangtawang 1978–1985, MA Hasan Maolani Kertaungaran 1978–1979, MAN Cirebon 1 1979–1980, MTs dan SMP Kifayatul Akhyar Bandung 1982, MAN Cigugur 1986–2005, lalu menjadi Kepala dan Guru MA Ma’arif NU Kadugede; Dosen STAI/UNISA al-Ihya Kuningan 1988–2010, Dosen STAIN/IAIN Syekh Nurjati Cirebon 2002–2020; menjadi anggota Senat Fakultas Tarbiyah IAIN SNJ Cirebon tahun 2011–2015; dan menjadi Ketua Senat FITK IAIN SNJ Cirebon pada periode 2015–2019; Instruktur Terjemah al-Qur’an pada LPIQ Masjid Istiqlal Jakarta Cabang Cirebon tahun 2007–2012; Pengisi Acara Ramadlan Menyapa di RCTV Stasiun Cirebon; Pengelola Taman Pendidikan Alquran dan Lembaga Diklat Terjemah Alquran Kuningan; Pengasuh Pondok Pesantren Nur Istiqomah Kuningan dan Pondok Pesantren An-Najah Cirebon; Khotib Jumat di Masjid Raya Bandung; Pengisi tetap Kuliah Subuh, Majelis Taklim dan Khotib di Masjid Agung Syiarul Islam Kuningan.
Dalam Kegiatan Organisasi: Sejak tahun 1980 ia aktif di Kepengurusan PCNU Kabupaten Kuningan, pernah menjabat Ketua 1 GP Ansor, Sekum LDNU, Sekum PCNU, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU, Ketua LP Ma’arif NU, dan sekarang Rois Syuriyah; Di Organisasi lainnya di antaranya Pengurus DMI Kabupaten Kuningan sebagai Ketua 1, Direktur LPPDPI BKPRMI Kabupaten Kuningan; Pengurus DKM Masjid Agung Kabupaten Kuningan sebagai Sekum 2004–2008, Wakil Ketua 2008–2012 dan Ketua umum 2012–2017 yang mengantarkan Masjid Agung Syiarul Islam menjadi Juara kedua tingkat Nasional sebagai masjid percontohan dalam kategori kemakmuran pada tahun 2017; Ia juga aktif sebagai Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan sebagai Sekum 2006–2015, Ketua 1 2015–2019, dan Ketum 2020–2025.
Dalam dunia tulis menulis, berawal dari menulis cerpen berbahasa Arab di Mading Shighar PMDG pada tahun 1973 dengan judul “al-Insan min al-Thirozi al-Qodiim”, lalu mendirikan Majalah Bahasa Arab al-Ahrom di PMDG pada tahun 1974–1975 bersama kawan-kawannya antara lain Maktum Jauhari (KH.Maktum Jauhari, Pengasuh Pesantren al-Amin Perenduan Madura) dan Didin Sirojudin AR (Dr. KH.Didin Sirojudin AR, Pengasuh Pesantren Kaligrafi, LEMKA, Sukabumi), di majalah ini ia menulis “Qothi’u al-Thoriq” dan “a al-Fiil amharu min al-Naml ?”.

Buku Karya Drs. K.H. D. Syarif Hidayatullah, M.A.

Tampilkan hasil tunggal

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang