Ardianto

Dr. Ardianto, S.Pd., M.Pd

Dosen/ IAIN Manado

About

Dr. Ardianto, S.Pd., M.Pd. lahir pada tanggal 18 Maret 1976 di Desa Ara, Bulukumba. Merupakan anak kelima dari enam bersaudara pasangan (Alm.) Tola Marala dan Hj. Sadarang Nyura’. Pendidikan SD ditamatkan di desa kelahirannya tahun 1988. Tahun 1991, ia menamatkan sekolah di SMP Negeri Ara. Tahun 1994, ia menamatkan sekolah di SMAN Negeri Bontobahari. Pada tahun yang sama, ia melanjutkan jenjang S-1 pada Pendidikan Bahasa Jerman di IKIP Manado dan diselesaikan tahun 1999. Tahun 2003, ia meraih gelar Magister Pendidikan bidang Bahasa Indonesia dari Universitas Negeri Manado (dahulu IKIP Manado). Tahun 2012, ia berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang Pendidikan Bahasa Indonesia dengan fokus bidang ilmu pragmatik.
Karya ilmiahnya berupa artikel hasil penelitian dan pemikiran konseptual dimuat di berbagai jurnal ilmiah dan prosiding. Ia juga telah menerbitkan beberapa buku, antara lain Pragmatik Klinis: Kajian tentang Penggunaan dan Gangguan Bahasa Secara Klinis (karya terjemahan bersama, Pustaka Pelajar, 2010), Stilistika Pragmatis (karya terjemahan bersama, Pustaka Pelajar, 2011), Bahasa Indonesia: Manajemen Bahasa dalam Penulisan Karya Ilmiah (UM Press, 2011), Sikap Bahasa: Kajian Sosiolinguistik (UM Press, 2012), Seni Berpikir Kreatif: Tingkatkan Kreativitas Berpikir Anda (karya bersama, STAIN Manado Press, 2013), Food Culture of Southeast Asia: Perspective of Social Science and Food Science (Kassel University Press, 2017), Khazanah Islam: Perjumpaan Kajian dengan Ilmu Sosial (buku bunga rampai, Deepublish, 2018), dan Pesan Moderasi Islam dalam Bingkai Multikulturalisme (buku bunga rampai, FUAD IAIN Manado, 2019). Selain menulis buku, ia juga menjadi editor dan penyelia bahasa beberapa buku dan mitra bebestari beberapa jurnal ilmiah. Ia juga aktif melaksanakan kegiatan penelitian dalam bidang pendidikan dan kebahasaan.
Dosen Tetap IAIN Manado ini menikah dengan Agustini Buchari, S.Pd., M.Pd., gadis asal Kampung Jawa Tondano di Minahasa (populer dengan sebutan Kampung Jaton), berasal dari keluarga Jawa-Minahasa yang cikal bakal keturunannya bermula dari pengasingan Kiyai Modjo dan pengikutnya oleh Belanda ke tanah Minahasa pada tahun 1883.

Buku Karya Dr. Ardianto, S.Pd., M.Pd

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang