AHMAD MUKRI AJI

Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, M.A.

Dosen/ Universitas Ibn Khaldun

About

Dr. KH. AHMAD MUKRI AJI, M.A., dilahirkan di Bogor pada tanggal 12 Maret 1957. Pendidikan ditempuh penulis mulai dari SDN Kampung Waru 1, Parung, Kabupaten Bogor tahun 1969 dan dalam waktu yang bersamaan mengenyam pendidikan di MI Nurul Hidayah. Selanjutnya, penulis melanjutkan pendidikan di SLTP PGAN Parung tahun 1973 dan SLTA PGAN Bogor tahun 1975. Penulis juga sempat menyantri di Pondok Pesantren Asy-Syuja’iyyah Bogor dan Pondok Pesantren Dar el-Ulum Bogor tahun 1975. Pada tahun 1978, penulis menyelesaikan pendidikan jenjang Sarjana Muda (BA) di Fakultas Syariah, IAIN Syarif Hidayatullah. Gelar Sarjana Syariah Jurusan Qadha (Peradilan Agama) juga diraih di tempat yang sama. Penulis sempat mengikuti PKU (Pendidikan Kader Ulama) MUI Pusat Angkatan I mewakili Provinsi DKI Jakarta tahun 1990. Program S-2 penulis selesaikan pada tahun 1993 di IAIN Syarif Hidayatullah dan menamatkan program S-3 di tempat yang sama pada tahun 2003, setelah IAIN Syarif Hidayatullah berganti nama menjadi UIN Syarif Hidayatullah.
Suami dari Hj. Siti Manis Falahiyyah (1964) dan ayah dari empat orang anak, yaitu Syarifah Gustiawati, S.H.I., M.E.I. (1983), Abdul Halim Mahmudi, S.H.I. (1986), Ahmad Sofwan Fauzi (1988), dan Ahmad Farhan Habib (1997) ini meniti karier sebagai pendidik di MI Nurul Hidayah, Parung, Kabupaten Bogor (1976-1980); Guru MTs Nurul Hidayah, Parung, Kabupaten Bogor (1978-1983); Kepala SMP YAPIA, Parung, Kabupaten Bogor (1983-1988); Wakil Kepala SMEA YAPAN Indonesia (1982-1987); Wakil Kepala SMEA YAPAN Indonesia (1983-1988); Guru Ponpes Dar el-Ulum Bogor (1983-1985); Penasihat Ponpes Dar el-Ulum I dan II Bogor (2000-sekarang); Dosen Fakultas Hukum Universitas Pakuan, Bogor (1983-1987); Sekretaris Jurusan Pidana Perdata Islam (1984-1987); Dosen Tetap Fakultas Syari’ah UIN Jakarta (1986-sekarang); Dosen Fakultas Agama Universitas Muhammadiyah Jakarta (1994-1996); Dosen Fakultas Syariah Universitas Ibn Khaldun, Bogor (1983-1997); Dosen Fakultas Studi Islam Universitas Djuanda, Bogor (1996-1999); Dosen Pendidikan Kader Ulama DKI Jakarta (1994-1997); Dosen Program Pascasarjana Magister Agama Islam Universitas Ibn Khaldun, Bogor (2001-sekarang) pada bidang studi Qawa’id al-Fiqhiyyah; dan Anggota DPRD Komisi D (Bidang Pembangunan) Kabupaten Bogor (1997-1999).
Di tengah kesibukannya di dunia akademisi, penulis yang terkenal dengan keramahan dan kesantunannya ini masih menyempatkan sebagian waktunya dalam kegiatan kemasyarakatan, seperti menjadi Anggota Komisi Fatwa MUI DKI Jakarta (1994-1999); Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Ulama MUI Kabupaten Bogor (1987-1992); Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Bogor (2000-2005); Ketua Umum MUI Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor (2001-2006); Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Bogor (1996-sekarang); Koordinator Forum Komunikasi Pondok Pesantren Provinsi Jawa Barat (1996-2003); Pembina dan Pimpinan Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Darun-Na’im Yapia, Parung, Kabupaten Bogor (1996-sekarang); Ketua Yayasan Masjid Agung “Riyadush-Shalihin” Parung, Kabupaten Bogor (1999-sekarang); Ketua I Pengurus Kalangan Muda dan Alumni Beasiswa Supersemar Pusat (1986-1990); Ketua I Bazis Kabupaten Bogor (1987-2000); Ketua Dewan Penasihat Bazis Kecamatan Parung (1999-2005); Ketua Dewan Penasihat IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kecamatan Parung (2000-2005); Ketua Umum MUI Kabupaten Bogor (2005-sekarang); dan Ketua Umum HISSI Bogor (2009).
Hasil karya yang menjadi buah pena penulis, di antaranya “Faktor Penyebab Ikhtilaf Fuqaha dalam Fiqh Islami” (Risalah Sarjana Muda, 1978), Ijtihad Umar bin Khatab dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Fiqh Pada Masa Sesudahnya di Indonesia (skripsi, 1982), “Pandangan al-Ghazali Tentang Maslahah al-Mursalah” (Jurnal Ahkam, 2002), “Kegiatan dan Pemikiran Politik Muhammad Abduh” (Jurnal Ahkam, 2001), “Pemberdayaan Pondok Pesantren Menjelang Abad XXI” (harian Sinar Pagi seri I, II, dan III, tahun 2000), “Implementasi Islam Sebagai Sumber Inspirasi dan Motivasi dalam Kehidupan” (makalah disampaikan pada Dialog Interaktif Keislaman di Kalangan Generasi Muda Kerja Sama KNPI-HMI Bogor, 27 April 2002), “Fungsi Etika Da’wah Bagi Para Muballig/Muballigah” (makalah disampaikan pada Forum Pelatihan Muballigh/ Muballigah Se-Kabupaten Bogor di Griya Shaba Wisma DPR RI, 11 Agustus 2002), “Do’a dan Implementasi Menurut Kalangan Fuqaha dan Mutakallimin” (makalah disampaikan pada Studium Generale pada Pendidikan Kader Ulama (PKU) DKI Jakarta, 2000), “Kaidah-Kaidah Tafsir al-Qur’an” (makalah disampaikan pada Diskusi Ramadan 1422 H Panitia Qiyamu Ramadhan Masjid Baitul Faizin, Pemda Kabupaten Bogor tahun 2000), dan pembahasan tentang At-Ta’lil dalam “Kaidah Perspektif Usul Fiqh” (makalah disampaikan pada acara Diskusi Bulanan Muzakarah Ulama MUI Kecamatan Parung tahun 2001).
Sedangkan, karya tulis ilmiah yang diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Pena Ilahi dalam bentuk buku, yaitu 1) Mengatasi Inflasi dalam Perspektif Hukum Ekonomi Islam, 2) Rasionalitas Ijtihad Ibn Rusyd (Kajian atas Fiqh Jinayat dalam Kitab “Bidayat al-Mujtahid wa Nihayat al-Muqtashid), 3) Kontekstualisasi Ijtihad dalam Diskursus Pemikiran Hukum Islam di Indonesia, 4) Teologi Doa Menurut Persepsi Fuqoha dan Mutakallimin, 5) Urgensi Maslahah Mursalah Sebagai Produk Hukum Islam, dan 6) Reaktualisasi Ijtihad (Upaya Menghidupkan Tradisi Berpikir Ulama).
Penulis yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai “Men and Women of The Year 2009” ini menaruh perhatian besar dalam masalah pendidikan dan keilmuan serta merindukan suatu saat dapat mendirikan perguruan tinggi pesantren. Kini yang ada dalam pikirannya adalah penggalian ilmu dan mengamalkannya dalam dakwah dan pengajaran.

Buku Karya Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, M.A.

Tampilkan hasil tunggal

Dapatkan informasi terbaru dari kami seputar promo spesial dan event yang akan datang

© 2021 All Right Reserved. Toko Buku Deepublish – CV. Budi Utama