Buku Pengelolaan Agroforestry

Rp 69.000

Pengarang Meity Melani Mokoginta
Institusi Universitas Dumoga Kotamobagu
Kategori Buku Ajar
Bidang Ilmu Kehutanan
ISBN 978-602-401-219-9
Ukuran 17.5×25 cm
Halaman
vii,38 hlm
Harga Rp 69.000
Ketersediaan Pesan Dulu
Category:

Description

Sinopsis Buku Pengelolaan Agroforestry

Buku Pengelolaan Agroforestry |

Dalam buku ini mengurai tentang bagaimana memanfaatkan lahan yang ada dengan memadukan teknik pertanian dan teknik kehutanan yang berada diseluruh Indonesia. Terdapat beberapa model pengelolaan lahan dengan mengunakan metode agroforestry yang diambil dari beberapa daerah pertanian di Indonesia. Agroforestry merupakan salah satu bentuk multiple cropping yang telah banyak dikembangkan, terutama di daerah-daerah up-land dan di sekitar kawasan hutan. Namun, tidak menutup kemungkinan bentuk tersebut juga dijumpai di daerah-daerah rendah (low land) maupun di daerah-daerah pertanian yang lain. Para ahli menyusun definisi dengan formulasi yang berbeda-beda mengenai “agroforestry” ini, sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing. Agroforestry sudah cukup lama dilaksanakan dalam berbagai bentuk, di antaranya adalah berupa “teknologi usahatani” yang dilaksanakan dengan menanam pohon bersama-sama dengan tanaman pertanian dan hewan ternak di atas sebidang lahan yang sama.

Sebagai suatu sistem penggunaan lahan, agroforestry menyiratkan pengertian bahwa pemanfaatan lahan harus dilakukan seoptimal mungkin dengan mengusahakan pelestariannya. Tekanan pada konservasi lingkungan fisik tersebut sesuai dengan sejarah awal mula munculnya konsep agroforestry, yang dirintis oleh tim dari Canadian InternationaI Development Centre. Dalam survainya di beberapa negara berkembang, tim tersebut menemukan praktek-praktek pengelolaan lahan yang salah, yang mengarah pada perusakan lingkungan. Dalam laporannya, mereka merekomendasikan perlunya pencegahan perusakan lingkungan secara sungguh-sungguh, dengan cara pengelolaan lahan yang dapat mengkonservasi lingkungan fisik secara efektif, tetapi sekaligus dapat memenuhi tuntutan keperluan pangan , papan dan sandang bagi manusia.

Pemikiran tentang pengkombinasian komponen kehutanan dengan pertanian sebenarnya bukan merupakan hal yang baru. Pohon-pohon telah dimanfaatkan dalam sistem pertanian sejak pertama kali aktivitas bercocok tanam dan memelihara ternak dikembangkan. Sekitar tahun 7000 SM terjadi perubahan budaya manusia dalam mempertahankan eksistensinya dari pola berburu dan mengumpulkan makanan ke bercocok tanam dan beternak. Sebagai bagian dari proses ini mereka menebang pohon, membakar serasah dan selanjutnya melakukan budidaya tanaman.

Buku Pengelolaan Agroforestry ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Pendidikan Deepublish. 

Additional information

Weight 0.1 kg
Tap untuk Chat Otomatis